Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HUBUNGAN PENERAPAN SBAR DENGAN KUALITAS PELAKSANAAN HANDOVER PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA MAKASSAR

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 6 No. 2 (2025) · pp. 153–168

DOI
10.30597/hjph.v6i2.43867
ISSN
2721-2408
Published
2025-06-30
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Handover merupakan bentuk komunikasi efektif (SKP 2) yang dilakukan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan, namun insiden keselamatan pasien masih terjadi di RSUD Kota Makassar selama 2022–2024. Oleh karena itu, komunikasi SBAR digunakan sebagai metode yang efektif untuk memastikan informasi handover disampaikan secara akurat, jelas, dan terorganisir. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara penerapan SBAR dengan kualitas pelaksanaan handover perawat di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Makassar dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 125 perawat. Analisis berupa analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penerapan metode SBAR dan kualitas pelaksanaan handover perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Makassar, dengan nilai p = 0,000 (< α = 0,05) dan koefisien korelasi 0,745 yang mengindikasikan hubungan kuat dan positif. Sehingga semakin baik penerapan SBAR, semakin baik pula kualitas pelaksanaan handover perawat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat antara penerapan SBAR dan kualitas pelaksanaan handover perawat, dengan dimensi background dan efesiensi sebagai aspek terendah pada masing-masing variabel. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan supervisi oleh kepala ruangan serta penyusunan SOP handover berbasis SBAR di instalasi rawat inap.

Keywords

Collaboration network of the authors

14 authors · 19 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mauritz SilalahiAffiliation unknown1
Ridwan AmiruddinAffiliation unknown1
Uleng UtariAffiliation unknown1
Nurshanty S AndiAffiliation unknown1
Muhammad AbduhAffiliation unknown1
Rahman KadirAffiliation unknown1
Masyitha MuisAffiliation unknown1
Dewi MulfiyantiAffiliation unknown1
Sukri PalutturiAffiliation unknown1
Marsella Wahyuni OliiAffiliation unknown1
Nurmala SariAffiliation unknown1
Lois Setiawaty BunginAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN PENERAPAN SBAR DENGAN KUALITAS PELAKSANAAN HANDOVER PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sari, Tri Anita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rivai, Fridawaty</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">SBAR</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Handover Perawat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Keselamatan Pasien</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Handover merupakan bentuk komunikasi efektif (SKP 2) yang dilakukan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan, namun insiden keselamatan pasien masih terjadi di RSUD Kota Makassar selama 2022–2024. Oleh karena itu, komunikasi SBAR digunakan sebagai metode yang efektif untuk memastikan informasi handover disampaikan secara akurat, jelas, dan terorganisir. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara penerapan SBAR dengan kualitas pelaksanaan handover perawat di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Makassar dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 125 perawat. Analisis berupa analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penerapan metode SBAR dan kualitas pelaksanaan handover perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Makassar, dengan nilai p = 0,000 (&amp;lt; α = 0,05) dan koefisien korelasi 0,745 yang mengindikasikan hubungan kuat dan positif. Sehingga semakin baik penerapan SBAR, semakin baik pula kualitas pelaksanaan handover perawat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat antara penerapan SBAR dan kualitas pelaksanaan handover perawat, dengan dimensi background dan efesiensi sebagai aspek terendah pada masing-masing variabel. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan supervisi oleh kepala ruangan serta penyusunan SOP handover berbasis SBAR di instalasi rawat inap.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/43867</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v6i2.43867</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 6 No. 2: JUNE 2025; 153-168</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v6i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/43867/13418</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>