Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

MOTIVASI, DUKUNGAN KELUARGA DAN PERCEIVED STIGMA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TB

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 6 No. 3 (2025) · pp. 331–345

DOI
10.30597/hjph.v6i3.45363
ISSN
2721-2408
Published
2025-10-11
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan pengobatan tuberkulosis (TB) sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Secara nasional, proporsi penderita TB paru yang tidak rutin minum obat mencapai 62,5%. Ketidakpatuhan tersebut dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan meningkatkan risiko penularan pada orang lain. Tujuan: Mengetahui hubungan motivasi, dukungan keluarga, dan perceived stigma dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Puskesmas Tamalate Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 128 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tamalate pada bulan Februari hingga April 2025. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat, bivariat dengan uji chi square, stratifikasi menggunakan uji mantel-maenszel, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa motivasi (p=0,00), dukungan keluarga (p=0,002), dan perceived stigma (p=0,00) berhubungan dengan kepatuhan minum obat. Namun, analisis multivariat menunjukkan hanya motivasi, perceived stigma, dan efek samping obat yang berhubungan signifikan, sedangkan dukungan keluarga tidak berhubungan setelah dikontrol oleh variabel independen. Efek samping obat merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kepatuhan (OR=12,30). Kesimpulan: Motivasi dan perceived stigma memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru. Tenaga kesehatan perlu memperkuat edukasi dan dukungan psikososial bagi pasien serta meningkatkan manajemen efek samping obat untuk mendorong kepatuhan pengobatan.

Keywords

Collaboration network of the authors

21 authors · 42 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rismayanti RismayantiUniversitas Halu Oleo2
A. Arsunan ArsinAffiliation unknown2
Yahya ThamrinAffiliation unknown1
Furqaan NaiemAffiliation unknown1
Lalu M SalehAffiliation unknown1
Fajaruddin NatsirAffiliation unknown1
Nurul MuflishaAffiliation unknown1
FirmanUniversitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong1
Ridwan AmiruddinAffiliation unknown1
M Mario HikmatAffiliation unknown1
Ida Leida M ThahaAffiliation unknown1
Nurkhalisah HarisAffiliation unknown1
Fitrie Ramadhani ReskiAffiliation unknown1
Kirana Syafa RamadhaniAffiliation unknown1
RismayantiAffiliation unknown1
Ruri Khallaj Al-FarabiAffiliation unknown1
Auliah KhoirunnisaAffiliation unknown1
Wahiduddin WahiduddinAffiliation unknown1
Gabryella Laura MonganAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MOTIVASI, DUKUNGAN KELUARGA DAN PERCEIVED STIGMA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TB</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aryunita, Aryunita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dwinata, Indra</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Motivasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Dukungan keluarga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Perceived Stigma</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kepatuhan Minum Obat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tuberkulosis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Keberhasilan pengobatan tuberkulosis (TB) sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Secara nasional, proporsi penderita TB paru yang tidak rutin minum obat mencapai 62,5%. Ketidakpatuhan tersebut dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan meningkatkan risiko penularan pada orang lain. Tujuan: Mengetahui hubungan motivasi, dukungan keluarga, dan perceived stigma dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Puskesmas Tamalate Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 128 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tamalate pada bulan Februari hingga April 2025. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat, bivariat dengan uji chi square, stratifikasi menggunakan uji mantel-maenszel, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa motivasi (p=0,00), dukungan keluarga (p=0,002), dan perceived stigma (p=0,00) berhubungan dengan kepatuhan minum obat. Namun, analisis multivariat menunjukkan hanya motivasi, perceived stigma, dan efek samping obat yang berhubungan signifikan, sedangkan dukungan keluarga tidak berhubungan setelah dikontrol oleh variabel independen. Efek samping obat merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kepatuhan (OR=12,30). Kesimpulan: Motivasi dan perceived stigma memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru. Tenaga kesehatan perlu memperkuat edukasi dan dukungan psikososial bagi pasien serta meningkatkan manajemen efek samping obat untuk mendorong kepatuhan pengobatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/45363</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v6i3.45363</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 6 No. 3: OCTOBER 2025; 331-345</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v6i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/45363/13501</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>