Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENGARUH MEDIA STOP TB BOARD GAME DALAM PENCEGAHAN TB PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN TAMAMAUNG

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 6 No. 3 (2025) · pp. 316–330

DOI
10.30597/hjph.v6i3.46096
ISSN
2721-2408
Published
2025-10-11
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang menyerang anak dengan imunitas rendah dan masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia yang mencatat 1,08 juta kasus dan 125 ribu kematian pada tahun 2023. Provinsi Sulawesi Selatan menyumbang 23 ribu kasus, dengan Kota Makassar sebagai wilayah tertinggi (6.677 kasus). Kasus TB anak meningkat signifikan menjadi 659 kasus (9,9% dari total kasus TB), Puskesmas Tamamaung mencatat kasus TB anak terbanyak pada tahun 2023 (20 kasus) dan disusul Paccerakkang (19 kasus). Kondisi ini menunjukkan urgensi intervensi edukatif yang menarik di sekolah dasar. STOP TB Board game merupakan adaptasi dari permainan start-finish yang dimodifikasi untuk edukasi pencegahan TB pada anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh STOP TB Board game dan ular tangga terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB pada anak sekolah dasar. Metode: Penelitian kuasi-eksperimental dilakukan pada 172 siswa sekolah dasar di Kota Makassar dengan desain non-randomized control group pre-test post-test. Kelompok eksperimen menggunakan STOP TB Board game, sedangkan kelompok kontrol menggunakan media ular tangga. Intervensi dilakukan satu kali selama 20–30 menit. Hasil: Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan (p<0,001) pada pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB setelah intervensi menggunakan STOP TB Board game dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan media ular tangga. Kesimpulan: STOP TB Board game terbukti lebih efektif dibanding ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB pada anak sekolah dasar. Instansi terkait, seperti puskesmas, dinas kesehatan, dan LSM, disarankan mengintegrasikan media ini ke dalam program UKS atau TB Goes to School sebagai strategi edukasi yang menarik dan berkelanjutan di sekolah.

Keywords

Collaboration network of the authors

18 authors · 27 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi HarniatiAffiliation unknown1
Hasnawati AmqamAffiliation unknown1
Aswar Zulkifli SyamAffiliation unknown1
Muhammad Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Lalu M SalehAffiliation unknown1
Anggih Trii CahyadiAffiliation unknown1
Jumriani JumrianiAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Yosinta YosintaAffiliation unknown1
Muh RachmatAffiliation unknown1
Ulfa Athiyah SabrulAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad RahmanAffiliation unknown1
Karmilasari KarmilasariAffiliation unknown1
Muh. Arsyad RahmanAffiliation unknown1
Sudirman NasirAffiliation unknown1
Andi Nurul FitriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH MEDIA STOP TB BOARD GAME DALAM PENCEGAHAN TB PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN TAMAMAUNG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Arfajah, Aisyah Azzahrah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suriah, Suriah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Edukasi kesehatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en"> tuberkulosis;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">siswa sekolah dasar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">  board game</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">  ular tangga</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang menyerang anak dengan imunitas rendah dan masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia yang mencatat 1,08 juta kasus dan 125 ribu kematian pada tahun 2023. Provinsi Sulawesi Selatan menyumbang 23 ribu kasus, dengan Kota Makassar sebagai wilayah tertinggi (6.677 kasus). Kasus TB anak meningkat signifikan menjadi 659 kasus (9,9% dari total kasus TB), Puskesmas Tamamaung mencatat kasus TB anak terbanyak pada tahun 2023 (20 kasus) dan disusul Paccerakkang (19 kasus). Kondisi ini menunjukkan urgensi intervensi edukatif yang menarik di sekolah dasar. STOP TB Board game merupakan adaptasi dari permainan start-finish yang dimodifikasi untuk edukasi pencegahan TB pada anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh STOP TB Board game dan ular tangga terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB pada anak sekolah dasar. Metode:  Penelitian kuasi-eksperimental dilakukan pada 172 siswa sekolah dasar di Kota Makassar dengan desain non-randomized control group pre-test post-test. Kelompok eksperimen menggunakan STOP TB Board game, sedangkan kelompok kontrol menggunakan media ular tangga. Intervensi dilakukan satu kali selama 20–30 menit. Hasil: Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan (p&amp;lt;0,001) pada pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB setelah intervensi menggunakan STOP TB Board game dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan media ular tangga. Kesimpulan: STOP TB Board game terbukti lebih efektif dibanding ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan TB pada anak sekolah dasar. Instansi terkait, seperti puskesmas, dinas kesehatan, dan LSM, disarankan mengintegrasikan media ini ke dalam program UKS atau TB Goes to School sebagai strategi edukasi yang menarik dan berkelanjutan di sekolah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/46096</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v6i3.46096</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 6 No. 3: OCTOBER 2025; 316-330</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v6i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/46096/13502</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>