Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MSDs PADA PETANI RUMPUT LAUT KABUPATEN MAROS

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 7 No. 2 (2026) · pp. 160–173

DOI
10.30597/hjph.v7i2.49374
ISSN
2721-2408
Published
2026-06-18
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan otot, tulang, sendi, jaringan ikat yang ditandai dengan nyeri dan keterbatasan mobilitas. Studi global tahun 2019 di 192 negara memperkirakan faktor ergonomi kerja menyebabkan sekitar 126,1 juta kasus nyeri punggung bawah dan 15,1 juta tahun hidup dengan disabilitas pada usia kerja.Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada petani rumput laut di Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah 151 petani rumput laut di Kabupaten Maros yang telah mendapat fasilitas meja dan kursi ergonomis dari pemerintah daerah. Sampel diambil menggunakan proportionate random sampling, Kemudian perhitungan besar sampel dengan rumus Lemeshow sehingga diperoleh 112 responden. Data dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) secara univariat, bivariat, serta menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,7% responden mengalami keluhan MSDs ringan. Keluhan MSDs berhubungan dengan beberapa faktor, yaitu usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja, IMT, dan postur kerja. Namun, kepatuhan penggunaan APD tidak berhubungan dengan keluhan MSDs. Faktor yang paling berpengaruh adalah postur kerja, dengan nilai OR = 3,508, yang berarti pekerja dengan postur kerja berisiko memiliki kemungkinan sekitar 3,5 kali lebih besar mengalami keluhan MSDs. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja, IMT, dan postur kerja dengan keluhan MSDs. Postur kerja merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi keluhan MSDs. Oleh karena itu, petani rumput laut disarankan menerapkan postur kerja yang ergonomis pada setiap tahapan pekerjaan, memanfaatkan meja dan kursi ergonomis yang tersedia, menghindari pengangkatan beban berlebihan, melakukan peregangan dan istirahat secara berkala, serta mengatur lama kerja untuk mengurangi risiko keluhan MSDs.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Atjo WahyuAffiliation unknown5
Furqaan NaiemAffiliation unknown2
Iin Karmila YusriAffiliation unknown2
M Furqaan NaiemAffiliation unknown2
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara1
Fahria Nadiryati SadimantaraUniversitas Halu Oleo1
M. Nur FaiziAffiliation unknown1
Hari PutraAffiliation unknown1
Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Furqaan NaeimAffiliation unknown1
Andi HardiantiAffiliation unknown1
Rifa'ah MahmudahAffiliation unknown1
Andi IndahwatyAffiliation unknown1
Lalu M SalehAffiliation unknown1
Indra DwinataAffiliation unknown1
Fajaruddin NatsirAffiliation unknown1
Nurul MuflishaAffiliation unknown1
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown1
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown1
Nurul Mawaddah SyafitriAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Lalu MuhammadAffiliation unknown1
Dian Fitri Ayu RamadhaniAffiliation unknown1
Andi Rezki NadillahAffiliation unknown1
Indah Aqvirah Dewi Ramadhani EdiwanAffiliation unknown1
Syamsiar RussengAffiliation unknown1
Andi WahyuniAffiliation unknown1
Masyitha MuisAffiliation unknown1
Ria Rezki SudarminAffiliation unknown1
A. Syalsa Rizkyah Imasya PutriAffiliation unknown1
Masyita MuisAffiliation unknown1
Aisyah Sandra A. RahmanAffiliation unknown1
Sheren Maria Birgita DanurAffiliation unknown1
Fachriani BaharuddinAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
Tiara Maharani Nur Hiliyatin Nisaa AbastianAffiliation unknown1
Ouedraogo AssaneAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en"> FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MSDs PADA PETANI RUMPUT LAUT KABUPATEN MAROS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Adam, Adam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Thamrin, Yahya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Musculoskeletal disorders</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">petani</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">rumput laut</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan otot, tulang, sendi, jaringan ikat yang ditandai dengan nyeri dan keterbatasan mobilitas. Studi global tahun 2019 di 192 negara memperkirakan faktor ergonomi kerja menyebabkan sekitar 126,1 juta kasus nyeri punggung bawah dan 15,1 juta tahun hidup dengan disabilitas pada usia kerja.Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada petani rumput laut di Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah 151 petani rumput laut di Kabupaten Maros yang telah mendapat fasilitas meja dan kursi ergonomis dari pemerintah daerah. Sampel diambil menggunakan proportionate random sampling, Kemudian perhitungan besar sampel dengan rumus Lemeshow sehingga diperoleh 112 responden. Data dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) secara univariat, bivariat, serta menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,7% responden mengalami keluhan MSDs ringan. Keluhan MSDs berhubungan dengan beberapa faktor, yaitu usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja, IMT, dan postur kerja. Namun, kepatuhan penggunaan APD tidak berhubungan dengan keluhan MSDs. Faktor yang paling berpengaruh adalah postur kerja, dengan nilai OR = 3,508, yang berarti pekerja dengan postur kerja berisiko memiliki kemungkinan sekitar 3,5 kali lebih besar mengalami keluhan MSDs. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja, IMT, dan postur kerja dengan keluhan MSDs. Postur kerja merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi keluhan MSDs. Oleh karena itu, petani rumput laut disarankan menerapkan postur kerja yang ergonomis pada setiap tahapan pekerjaan, memanfaatkan meja dan kursi ergonomis yang tersedia, menghindari pengangkatan beban berlebihan, melakukan peregangan dan istirahat secara berkala, serta mengatur lama kerja untuk mengurangi risiko keluhan MSDs.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2026-06-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/49374</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v7i2.49374</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 7 No. 2: JUNE 2026; 160-173</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v7i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/49374/14546</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>