Latar Belakang: Stres merupakan permasalahan kesehatan mental yang banyak dialami mahasiswa, terutama akibat tuntutan akademik dan faktor psikososial selama masa perkuliahan. Tingginya tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat menunjukkan perlunya analisis faktor faktor yang berhubungan dengan kondisi tersebut. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres pada mahasiswa Program Studi S-1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 253 mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan Perceived Stress Scale (PSS), Medical Student Stressor Questionnaire (MSSQ), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Brief COPE, serta kuesioner pendapatan keluarga. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori stres sedang (80,2%). Beban akademik dan dukungan sosial berhubungan secara signifikan dengan tingkat stres mahasiswa. Sebaliknya, pendapatan keluarga dan strategi koping tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tingkat stres. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor beban akademik & dukungan sosial dengan tingkat stress mahasiswa FKM Unhas. Tidak terdapat hubungan antara faktor pendapatan keluarga dan stategi koping dengan tingkat stress mahasiswa FKM Unhas.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.