Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 7 No. 2 (2026) · pp. 138–149

DOI
10.30597/hjph.v7i2.49474
ISSN
2721-2408
Published
2026-06-12
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Penderita diabetes melitus (DM) tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk komplikasi kardiovaskular, terutama penyakit jantung koroner (PJK), yang merupakan faktor penyebab morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi. Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain case control yang dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo pada November 2025 - Januari 2026. Sampel penelitian sebanyak 128 responden terdiri atas 64 kelompok kasus dan 64 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan rekam medis, kemudian diolah menggunakan software statistik Jamovi serta dianalisis secara univariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, lama menderita Diabetes Melitus (DM), dan hereditas Penyakit Jantung Koroner (PJK) berhubungan bermakna dengan kejadian PJK pada penderita DKM tipe 2. Hereditas PJK merupakan faktor risiko paling dominan, dengan peluang 15,3 kali lebih besar mengalami PJK pada penderita DM tipe 2 yang memiliki riwayat keluarga PJK. Sementara itu, hipertensi, riwayat merokok, indeks massa tubuh, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Faktor risiko kejadian PJK pada penderita DM tipe 2 meliputi usia ≥55 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan hereditas penyakit jantung koroner. Hereditas PJK merupakan faktor risiko paling dominan dengan peluang 15,3 kali lebih besar mengalami PJK pada penderita DM tipe 2 dengan riwayat keluarga PJK. Temuan ini menunjukkan pentingnya deteksi dini dan pengendalian faktor risiko kardiovaskular pada penderita DM tipe 2 dengan riwayat keluarga jantung.

Keywords

Collaboration network of the authors

14 authors · 21 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rismayanti RismayantiUniversitas Halu Oleo3
Sri HartinaAffiliation unknown1
Muh. Arman NyombaAffiliation unknown1
Lilmawati LilmawatiAffiliation unknown1
Putri Apriyanti IlmanAffiliation unknown1
Andi Selvi Yusnita SariAffiliation unknown1
Indra DwinataAffiliation unknown1
Gabryella Laura MonganAffiliation unknown1
Anastasya Elma PanggoAffiliation unknown1
Ryza Jazid Baharuddin NurAffiliation unknown1
Arsunan ArsinAffiliation unknown1
Zakya Nur HalizhahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Alifah, Nahda Fatin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahiduddin, Wahiduddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Diabetes melitus tipe 2</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">penyakit jantung koroner (PJK)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">faktor risiko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">studi case control</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">odds ratio</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Penderita diabetes melitus (DM) tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk komplikasi kardiovaskular, terutama penyakit jantung koroner (PJK), yang merupakan faktor penyebab morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi.  Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain case control yang dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo pada November 2025 - Januari 2026. Sampel penelitian sebanyak 128 responden terdiri atas 64 kelompok kasus dan 64 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan rekam medis, kemudian diolah menggunakan software statistik Jamovi serta dianalisis secara univariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, lama menderita Diabetes Melitus (DM), dan hereditas Penyakit Jantung Koroner (PJK) berhubungan bermakna dengan kejadian PJK pada penderita DKM tipe 2. Hereditas PJK merupakan faktor risiko paling dominan, dengan peluang 15,3 kali lebih besar mengalami PJK pada penderita DM tipe 2 yang memiliki riwayat keluarga PJK. Sementara itu, hipertensi, riwayat merokok, indeks massa tubuh, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Faktor risiko kejadian PJK pada penderita DM tipe 2 meliputi usia ≥55 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan hereditas penyakit jantung koroner. Hereditas PJK merupakan faktor risiko paling dominan dengan peluang 15,3 kali lebih besar mengalami PJK pada penderita DM tipe 2 dengan riwayat keluarga PJK. Temuan ini menunjukkan pentingnya deteksi dini dan pengendalian faktor risiko kardiovaskular pada penderita DM tipe 2 dengan riwayat keluarga jantung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2026-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/49474</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v7i2.49474</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 7 No. 2: JUNE 2026; 138-149</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v7i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/49474/14518</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>