Open access Jurnal
IMPLEMENTASI PROGRAM DIVISI KONSELING DAN PSIKOTERAPI PUSAT LAYANAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS HASANUDDIN BERDASARKAN MODEL CIPOO
Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 7 No. 3 (2026) · pp. 327–338
- ISSN
- 2721-2408
- Published
- 2026-10-22
- Publisher
- Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Language
- en
Abstract
Latar Belakang: Pusat Layanan Psikologi Universitas Hasanuddin menyediakan layanan konseling dan psikoterapi bagi sivitas akademika, tetapi pemanfaatan layanan masih menghadapi sejumlah kendala. Tujuan: Menganalisis implementasi program berdasarkan model Context, Input, Process, Output, dan Outcome (CIPOO). Metode: Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dilaksanakan pada Februari–April 2026. Delapan informan dipilih secara purposive, terdiri atas pengelola, tenaga pelaksana, serta mahasiswa yang pernah dan belum mengakses layanan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan komponen CIPOO. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik serta member checking. Hasil: Kebutuhan layanan didukung kebijakan institusi, tetapi sosialisasi belum optimal. Input meliputi enam ruang konseling, SOP, pendanaan, dan tenaga pelaksana, meskipun jumlah psikolog masih terbatas. Proses layanan mencakup pendaftaran, skrining, konseling atau psikoterapi, dan rujukan sesuai kebutuhan. Output menunjukkan 78, 88, dan 83 pengguna layanan pada 2023–2025, disertai respons positif terhadap pelayanan, meskipun terdapat pembatalan dan ketidakhadiran. Pada aspek outcome, informan melaporkan merasa lebih tenang dan mampu mengelola masalah serta emosi. Kesimpulan: Program telah berjalan dengan dukungan sumber daya dan prosedur yang tersedia, tetapi masih memerlukan penguatan tenaga psikolog, sosialisasi, dan akses layanan. Manfaat psikologis yang dilaporkan merupakan pengalaman subjektif informan.
Keywords
Collaboration network of the authors
20 authors · 34 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Muh Yusri Abadi | Affiliation unknown | 2 |
| Sukri Palutturi | Affiliation unknown | 1 |
| Alfiah Ramadhani Amran | Affiliation unknown | 1 |
| Husnul Afifah AR | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Muhaimin | Affiliation unknown | 1 |
| Indar Indar | Affiliation unknown | 1 |
| Dian Saputra Marzuki | Affiliation unknown | 1 |
| tri junianti rimba marampa | Affiliation unknown | 1 |
| Nurul Feby Mellina | Affiliation unknown | 1 |
| Sudirman Nasir | Affiliation unknown | 1 |
| Febriyanti Zefanya Maengkom | Affiliation unknown | 1 |
| Darmawansyah Darmawansyah | Affiliation unknown | 1 |
| Nurun Nisaa | Affiliation unknown | 1 |
| Nasrullah Nasrullah | Affiliation unknown | 1 |
| Jumriani Ansar | Affiliation unknown | 1 |
| Rosa Devitha Ayu | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.