Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Pengembangan Desain UI Aplikasi Mobile dengan Teknologi Lora Untuk Monitoring Kesiapan Lahan Pertanian

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 13 No. 2 (2026) · pp. 447–458

DOI
10.25126/jtiik.132
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2026-04-30
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor pertanian semakin berkembang, terutama dalam upaya meningkatkan efisiensi dan ketepatan pengambilan keputusan berbasis data. Pertanian modern menuntut sistem monitoring yang efisien, real-time, dan hemat energi guna meningkatkan produktivitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain antarmuka pengguna (User Interface/UI) dari aplikasi mobile berbasis teknologi LoRa (Long Range) yang digunakan untuk monitoring kondisi kesiapan lahan pertanian. Sistem ini dirancang agar mampu menyajikan data sensor secara real-time, seperti tingkat kelembaban tanah, suhu, dan ketinggian air, dengan antarmuka yang intuitif dan responsif bagi pengguna di lapangan. Proses pengembangan menggunakan pendekatan DevOps guna memastikan integrasi berkelanjutan antara tim pengembang dan operasional, serta mempercepat siklus iterasi perangkat lunak. Tahapan penelitian mencakup analisis kebutuhan pengguna, perancangan UI menggunakan prinsip user-centered design, serta integrasi prototipe dengan perangkat LoRa untuk pengujian fungsionalitas. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing untuk mengevaluasi fungsi utama aplikasi, seperti registrasi dan login, pemilihan sensor, pengaturan notifikasi, manajemen lahan, hingga kalibrasi sensor. Setiap fitur diuji berdasarkan masukan (input) dan keluaran (output) yang dihasilkan, sehingga dapat dipastikan kesesuaian rancangan UI dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DevOps mendukung efisiensi dalam siklus pengembangan UI, sementara teknologi LoRa memberikan keandalan transmisi data dengan jangkauan luas dan konsumsi daya rendah. Desain UI yang dihasilkan memiliki tampilan responsif, intuitif, serta telah tervalidasi secara fungsional, sehingga sesuai dengan kebutuhan petani dalam melakukan pemantauan lahan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan solusi IoT pertanian yang terjangkau, adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia, dan dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Abstract The utilization of Internet of Things (IoT) technology in the agricultural sector is rapidly evolving, particularly in efforts to enhance efficiency and data-driven decision-making. Modern agriculture requires an efficient, real-time, and energy-saving monitoring system to improve land productivity. This study aims to develop the user interface (UI) design of a mobile application based on LoRa (Long Range) technology for monitoring agricultural land readiness. The system is designed to present real-time sensor data, such as soil moisture, temperature, and water level, through an intuitive and responsive interface for field users. The development process adopts the DevOps approach to ensure continuous integration between development and operations teams while accelerating the software iteration cycle. The research stages include user needs analysis, UI design using user-centered design principles, and prototype integration with LoRa devices for functionality testing. Testing was carried out using the Black-Box Testing method to evaluate the main application features, including registration and login, sensor selection, notification settings, land management, and sensor calibration. Each feature was tested based on the input provided and the output produced to ensure the UI design aligns with user requirements. The results show that DevOps supports efficiency in the UI development cycle, while LoRa technology provides reliable data transmission with wide coverage and low power consumption. The resulting UI design is responsive, intuitive, and has been functionally validated, making it suitable for farmers in monitoring land conditions. This research contributes to the development of affordable and adaptable agricultural IoT solutions for Indonesia’s diverse geographical conditions and supports data-driven decision-making.

English

Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor pertanian semakin berkembang, terutama dalam upaya meningkatkan efisiensi dan ketepatan pengambilan keputusan berbasis data. Pertanian modern menuntut sistem monitoring yang efisien, real-time, dan hemat energi guna meningkatkan produktivitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain antarmuka pengguna (User Interface/UI) dari aplikasi mobile berbasis teknologi LoRa (Long Range) yang digunakan untuk monitoring kondisi kesiapan lahan pertanian. Sistem ini dirancang agar mampu menyajikan data sensor secara real-time, seperti tingkat kelembaban tanah, suhu, dan ketinggian air, dengan antarmuka yang intuitif dan responsif bagi pengguna di lapangan. Proses pengembangan menggunakan pendekatan DevOps guna memastikan integrasi berkelanjutan antara tim pengembang dan operasional, serta mempercepat siklus iterasi perangkat lunak. Tahapan penelitian mencakup analisis kebutuhan pengguna, perancangan UI menggunakan prinsip user-centered design, serta integrasi prototipe dengan perangkat LoRa untuk pengujian fungsionalitas. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing untuk mengevaluasi fungsi utama aplikasi, seperti registrasi dan login, pemilihan sensor, pengaturan notifikasi, manajemen lahan, hingga kalibrasi sensor. Setiap fitur diuji berdasarkan masukan (input) dan keluaran (output) yang dihasilkan, sehingga dapat dipastikan kesesuaian rancangan UI dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DevOps mendukung efisiensi dalam siklus pengembangan UI, sementara teknologi LoRa memberikan keandalan transmisi data dengan jangkauan luas dan konsumsi daya rendah. Desain UI yang dihasilkan memiliki tampilan responsif, intuitif, serta telah tervalidasi secara fungsional, sehingga sesuai dengan kebutuhan petani dalam melakukan pemantauan lahan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan solusi IoT pertanian yang terjangkau, adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia, dan dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Abstract The utilization of Internet of Things (IoT) technology in the agricultural sector is rapidly evolving, particularly in efforts to enhance efficiency and data-driven decision-making. Modern agriculture requires an efficient, real-time, and energy-saving monitoring system to improve land productivity. This study aims to develop the user interface (UI) design of a mobile application based on LoRa (Long Range) technology for monitoring agricultural land readiness. The system is designed to present real-time sensor data, such as soil moisture, temperature, and water level, through an intuitive and responsive interface for field users. The development process adopts the DevOps approach to ensure continuous integration between development and operations teams while accelerating the software iteration cycle. The research stages include user needs analysis, UI design using user-centered design principles, and prototype integration with LoRa devices for functionality testing. Testing was carried out using the Black-Box Testing method to evaluate the main application features, including registration and login, sensor selection, notification settings, land management, and sensor calibration. Each feature was tested based on the input provided and the output produced to ensure the UI design aligns with user requirements. The results show that DevOps supports efficiency in the UI development cycle, while LoRa technology provides reliable data transmission with wide coverage and low power consumption. The resulting UI design is responsive, intuitive, and has been functionally validated, making it suitable for farmers in monitoring land conditions. This research contributes to the development of affordable and adaptable agricultural IoT solutions for Indonesia’s diverse geographical conditions and supports data-driven decision-making.

Keywords

Collaboration network of the authors

4 authors · 6 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Putra Bangsa
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Pengembangan Desain UI Aplikasi Mobile dengan Teknologi Lora Untuk Monitoring Kesiapan Lahan Pertanian</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Pengembangan Desain UI Aplikasi Mobile dengan Teknologi Lora Untuk Monitoring Kesiapan Lahan Pertanian</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Annisa, Lolanda Hamim</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Abid, Awaludin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Annisa, Lolanda Hamim</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abid, Awaludin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">LoRa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">DevOps</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">UI Desain</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Mobile Application</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Land Monitoring</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">IoT</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">LoRa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">DevOps</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Desain Antarmuka</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Aplikasi Mobile</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Monitoring Lahan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">IoT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor pertanian semakin berkembang, terutama dalam upaya meningkatkan efisiensi dan ketepatan pengambilan keputusan berbasis data. Pertanian modern menuntut sistem monitoring yang efisien, real-time, dan hemat energi guna meningkatkan produktivitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain antarmuka pengguna (User Interface/UI) dari aplikasi mobile berbasis teknologi LoRa (Long Range) yang digunakan untuk monitoring kondisi kesiapan lahan pertanian. Sistem ini dirancang agar mampu menyajikan data sensor secara real-time, seperti tingkat kelembaban tanah, suhu, dan ketinggian air, dengan antarmuka yang intuitif dan responsif bagi pengguna di lapangan. Proses pengembangan menggunakan pendekatan DevOps guna memastikan integrasi berkelanjutan antara tim pengembang dan operasional, serta mempercepat siklus iterasi perangkat lunak. Tahapan penelitian mencakup analisis kebutuhan pengguna, perancangan UI menggunakan prinsip user-centered design, serta integrasi prototipe dengan perangkat LoRa untuk pengujian fungsionalitas. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing untuk mengevaluasi fungsi utama aplikasi, seperti registrasi dan login, pemilihan sensor, pengaturan notifikasi, manajemen lahan, hingga kalibrasi sensor. Setiap fitur diuji berdasarkan masukan (input) dan keluaran (output) yang dihasilkan, sehingga dapat dipastikan kesesuaian rancangan UI dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DevOps mendukung efisiensi dalam siklus pengembangan UI, sementara teknologi LoRa memberikan keandalan transmisi data dengan jangkauan luas dan konsumsi daya rendah. Desain UI yang dihasilkan memiliki tampilan responsif, intuitif, serta telah tervalidasi secara fungsional, sehingga sesuai dengan kebutuhan petani dalam melakukan pemantauan lahan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan solusi IoT pertanian yang terjangkau, adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia, dan dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
 
Abstract
The utilization of Internet of Things (IoT) technology in the agricultural sector is rapidly evolving, particularly in efforts to enhance efficiency and data-driven decision-making. Modern agriculture requires an efficient, real-time, and energy-saving monitoring system to improve land productivity. This study aims to develop the user interface (UI) design of a mobile application based on LoRa (Long Range) technology for monitoring agricultural land readiness. The system is designed to present real-time sensor data, such as soil moisture, temperature, and water level, through an intuitive and responsive interface for field users. The development process adopts the DevOps approach to ensure continuous integration between development and operations teams while accelerating the software iteration cycle. The research stages include user needs analysis, UI design using user-centered design principles, and prototype integration with LoRa devices for functionality testing. Testing was carried out using the Black-Box Testing method to evaluate the main application features, including registration and login, sensor selection, notification settings, land management, and sensor calibration. Each feature was tested based on the input provided and the output produced to ensure the UI design aligns with user requirements. The results show that DevOps supports efficiency in the UI development cycle, while LoRa technology provides reliable data transmission with wide coverage and low power consumption. The resulting UI design is responsive, intuitive, and has been functionally validated, making it suitable for farmers in monitoring land conditions. This research contributes to the development of affordable and adaptable agricultural IoT solutions for Indonesia’s diverse geographical conditions and supports data-driven decision-making.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor pertanian semakin berkembang, terutama dalam upaya meningkatkan efisiensi dan ketepatan pengambilan keputusan berbasis data. Pertanian modern menuntut sistem monitoring yang efisien, real-time, dan hemat energi guna meningkatkan produktivitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain antarmuka pengguna (User Interface/UI) dari aplikasi mobile berbasis teknologi LoRa (Long Range) yang digunakan untuk monitoring kondisi kesiapan lahan pertanian. Sistem ini dirancang agar mampu menyajikan data sensor secara real-time, seperti tingkat kelembaban tanah, suhu, dan ketinggian air, dengan antarmuka yang intuitif dan responsif bagi pengguna di lapangan. Proses pengembangan menggunakan pendekatan DevOps guna memastikan integrasi berkelanjutan antara tim pengembang dan operasional, serta mempercepat siklus iterasi perangkat lunak. Tahapan penelitian mencakup analisis kebutuhan pengguna, perancangan UI menggunakan prinsip user-centered design, serta integrasi prototipe dengan perangkat LoRa untuk pengujian fungsionalitas. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing untuk mengevaluasi fungsi utama aplikasi, seperti registrasi dan login, pemilihan sensor, pengaturan notifikasi, manajemen lahan, hingga kalibrasi sensor. Setiap fitur diuji berdasarkan masukan (input) dan keluaran (output) yang dihasilkan, sehingga dapat dipastikan kesesuaian rancangan UI dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan DevOps mendukung efisiensi dalam siklus pengembangan UI, sementara teknologi LoRa memberikan keandalan transmisi data dengan jangkauan luas dan konsumsi daya rendah. Desain UI yang dihasilkan memiliki tampilan responsif, intuitif, serta telah tervalidasi secara fungsional, sehingga sesuai dengan kebutuhan petani dalam melakukan pemantauan lahan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan solusi IoT pertanian yang terjangkau, adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia, dan dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
 
Abstract
The utilization of Internet of Things (IoT) technology in the agricultural sector is rapidly evolving, particularly in efforts to enhance efficiency and data-driven decision-making. Modern agriculture requires an efficient, real-time, and energy-saving monitoring system to improve land productivity. This study aims to develop the user interface (UI) design of a mobile application based on LoRa (Long Range) technology for monitoring agricultural land readiness. The system is designed to present real-time sensor data, such as soil moisture, temperature, and water level, through an intuitive and responsive interface for field users. The development process adopts the DevOps approach to ensure continuous integration between development and operations teams while accelerating the software iteration cycle. The research stages include user needs analysis, UI design using user-centered design principles, and prototype integration with LoRa devices for functionality testing. Testing was carried out using the Black-Box Testing method to evaluate the main application features, including registration and login, sensor selection, notification settings, land management, and sensor calibration. Each feature was tested based on the input provided and the output produced to ensure the UI design aligns with user requirements. The results show that DevOps supports efficiency in the UI development cycle, while LoRa technology provides reliable data transmission with wide coverage and low power consumption. The resulting UI design is responsive, intuitive, and has been functionally validated, making it suitable for farmers in monitoring land conditions. This research contributes to the development of affordable and adaptable agricultural IoT solutions for Indonesia’s diverse geographical conditions and supports data-driven decision-making.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/11148</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.132</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 13 No 2: April 2026; 447-458</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 13 No. 2: April 2026; 447-458</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.132</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/11148/1580</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Lolanda Hamim Annisa, Awaludin Abid</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>