Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTERISTIK ENDAPAN SINTER TRAVERTIN PANAS BUMI BARASANGA KABUPATEN KONAWE UTARA, SULAWESI TENGGARA

JURNAL GEOCELEBES · Vol. 2 No. 2 (2018) · pp. 64–69

DOI
10.20956/geocelebes.v2i2.4830
ISSN
2579-5546, 2579-5821
Published
2018-10-22
Publisher
Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar
Language
en

Abstract

Daerah Barasanga menunjukkan manifestasi panasbumi berupa mataair panas dan endapan travertin. Travertin merupakan batuan karbonat yang terbentuk di darat akibat pelepasan CO2 dari air jenuh kalsium karbonat. Travertin memiliki banyak aplikasi namun di Indonesia belum banyak dipelajari. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi lapangan secara langsung, kemudian data yang telah diambil dari lapangan dianalisis menggunakan analisis petrografi. Air hidrothermal naik ke permukaan melalui rekahan yang dibentuk sesar, dan melewati batuan samping berupa marls dan batugamping tersebut. Ketika mencapai ke permukaan, CO2 lepas dan tingkat kelarutan semakin rendah sehingga pengendapan travertin terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe dan jenis travertin pada mataair panas di daerah penelitian termasuk ke dalam jenis Incoherent Travertines.

Collaboration network of the authors

40 authors · 87 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Maria MariaAffiliation unknown5
Aryadi NurfalaqAffiliation unknown4
Muhammad Fawzy Ismullah MassinaiAffiliation unknown2
Hamriani RykaAffiliation unknown2
Septian Tri NugrahaAffiliation unknown2
Alfian NawirUniversitas Muslim Indonesia2
Muhardi MustafaAffiliation unknown2
Muhammad Adam MarnasAffiliation unknown2
La SensuUniversitas Halu Oleo1
Deity YuningsihUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Sabaruddin SinapoyUniversitas Halu Oleo1
Indria HafizahAffiliation unknown1
Juminten SaiminAffiliation unknown1
Satrio WicaksonoAffiliation unknown1
Ashaeryanto AshaeryantoAffiliation unknown1
Amiruddin EsoUniversitas Halu Oleo1
Nur JanaAffiliation unknown1
Arimaswati ArimaswatiAffiliation unknown1
Andy Rafdi Al BagizAffiliation unknown1
Irawaty IrawatyUniversitas Halu Oleo1
Fercee PrimulaAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti MusninaAffiliation unknown1
Yonelian YuyunAffiliation unknown1
M. Sulaiman ZubairAffiliation unknown1
Ritha PratiwiAffiliation unknown1
Budi BudiAffiliation unknown1
Darman DarmanUniversitas Muhammadiyah Kendari1
Irwan GaniAffiliation unknown1
Suyuti SuyutiAffiliation unknown1
Muh JafarAffiliation unknown1
Musriady MusriadyAffiliation unknown1
Ahmad Rif'an Khoirul LisanAffiliation unknown1
Romuald SohoresAffiliation unknown1
Erfan SyamsuddinAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
Sabrianto AswadAffiliation unknown1
La Ode ArminAffiliation unknown1
Rohima Sera AfifahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KARAKTERISTIK ENDAPAN SINTER TRAVERTIN PANAS BUMI BARASANGA KABUPATEN KONAWE UTARA, SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Umar, Emi Prasetyawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jamaluddin, Jamaluddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Daerah Barasanga menunjukkan manifestasi panasbumi berupa mataair panas dan endapan travertin. Travertin merupakan batuan karbonat yang terbentuk di darat akibat pelepasan CO2 dari air jenuh kalsium karbonat. Travertin memiliki banyak aplikasi namun di Indonesia belum banyak dipelajari. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi lapangan secara langsung, kemudian data yang telah diambil dari lapangan dianalisis menggunakan analisis petrografi. Air hidrothermal naik ke permukaan melalui rekahan yang dibentuk sesar, dan melewati batuan samping berupa marls dan batugamping tersebut. Ketika mencapai ke permukaan, CO2 lepas dan tingkat kelarutan semakin rendah sehingga pengendapan travertin terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe dan jenis travertin pada mataair panas di daerah penelitian termasuk ke dalam jenis Incoherent Travertines.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2018-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/4830</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/geocelebes.v2i2.4830</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JURNAL GEOCELEBES; Vol. 2 No. 2: Oktober 2018; 64-69</dc:source>
	<dc:source>2579-5546</dc:source>
	<dc:source>2579-5821</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/4830/2837</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 JURNAL GEOCELEBES</dc:rights>
</oai_dc:dc>