Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

IDENTIFIKASI BATUAN BAWAH PERMUKAAN DAERAH LONGSOR KELURAHAN KAMBO KOTA PALOPO MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE

JURNAL GEOCELEBES · Vol. 3 No. 2 (2019) · pp. 66–74

DOI
10.20956/geocelebes.v3i2.7095
ISSN
2579-5546, 2579-5821
Published
2019-10-19
Publisher
Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar
Language
en

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi batuan bawah permukaan daerah longsor di Kelurahan Kambo berdasarkan data resistivitasnya. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa tahapan penelitian yaitu pembuatan peta kemiringan lereng menggunakan citra SRTM, Survey lapangan untuk pemetaan daerah titik longsor dan survey geolistrik konfigurasi dipole-dipole untuk mengetahui batuan bawah permukaan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa lokasi penelitian memiliki kemiringan lereng landai-curam. Di beberapa titik terdapat longsoran berupa longsor rayapan dan translasi. Batuan bawah permukaan terdiri dari batuan nilai resistivitas 9,5 – 105 Ohm.m berada pada permukaan hingga kedalaman 10 m. Lapisan ini merupakan lapisan batuan berupa lempung hasil pelapukan batuan basal, kenampakan lapangan berwarna cokelat. Lapisan di bawahnya merupakan lapisan batuan yang lebih keras yang memiliki nilai tahanan jenis 105 – 2571 Ohm.m. Batas antara kedua lapisan ini merupakan bidang gelincir longsor dengan nilai resistivitas 233 Ohm.m.

Collaboration network of the authors

11 authors · 28 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muslim Indonesia
  • State University of Gorontalo
  • Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamaluddin JamaluddinAffiliation unknown2
Emi Prasetyawati UmarAffiliation unknown2
Alfian NawirUniversitas Muslim Indonesia1
Ivan TaslimUniversitas Muhammadiyah Gorontalo1
Intan Noviantari ManyoeState University of Gorontalo1
Muhardi MustafaAffiliation unknown1
Muhammad Adam MarnasAffiliation unknown1
Iin Karmila PutriAffiliation unknown1
Rahma Hi. ManruluAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IDENTIFIKASI BATUAN BAWAH PERMUKAAN DAERAH LONGSOR KELURAHAN KAMBO KOTA PALOPO MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK  KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurfalaq, Aryadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jumardi, Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi batuan bawah permukaan daerah longsor di Kelurahan Kambo berdasarkan data resistivitasnya. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa tahapan penelitian yaitu pembuatan peta kemiringan lereng menggunakan citra SRTM, Survey lapangan untuk pemetaan daerah titik longsor dan survey geolistrik konfigurasi dipole-dipole untuk mengetahui batuan bawah permukaan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa lokasi penelitian memiliki kemiringan lereng landai-curam. Di beberapa titik terdapat longsoran berupa longsor rayapan dan translasi. Batuan bawah permukaan terdiri dari batuan nilai resistivitas 9,5 &amp;ndash; 105 Ohm.m berada pada permukaan hingga kedalaman 10 m. Lapisan ini merupakan lapisan batuan berupa lempung hasil pelapukan batuan basal, kenampakan lapangan berwarna cokelat. Lapisan di bawahnya merupakan lapisan batuan yang lebih keras yang memiliki nilai tahanan jenis 105 &amp;ndash; 2571 Ohm.m. Batas antara kedua lapisan ini merupakan bidang gelincir longsor dengan nilai resistivitas 233 Ohm.m.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/7095</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/geocelebes.v3i2.7095</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JURNAL GEOCELEBES; Vol. 3 No. 2: October 2019; 66-74</dc:source>
	<dc:source>2579-5546</dc:source>
	<dc:source>2579-5821</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/7095/4488</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 JURNAL GEOCELEBES</dc:rights>
</oai_dc:dc>