Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

INTERPRETASI STRUKTUR PERLAPISAN TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS

JURNAL GEOCELEBES · Vol. 3 No. 2 (2019) · pp. 111–115

DOI
10.20956/geocelebes.v3i2.7117
ISSN
2579-5546, 2579-5821
Published
2019-10-31
Publisher
Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar
Language
en

Abstract

Metode geolistrik resistivitas merupakan salah satu metode geofisika dengan uji tidak merusak (non-destructive test) sifat fisik asli tanah atau batuan. Penginjeksian arus listrik pada permukaan tanah merupakan ciri dari metode ini, yang kemudian diikuti dengan pembacaan beda potensial melalui sepasang elektroda lainnya. Konfigurasi elektroda arus dan potensial dikondisikan berdasarkan konfigurasi Werner-Schlumberger. Akuisisi data diperoleh dari 3 lokasi yang berbeda untuk memperoleh pemahaman tentang struktur bawah permukaan yang lebih baik. Interpretasi terhadap material lapisan tanah dilakukan dengan memanfaatkan penampang resistivitas setelah dilakukan pengolahan data menggunakan software Res2dinv. Hasil yang diperoleh adalah variasi nilai resistivitas dan interpretasi lapisan tanah untuk masing masing lokasi pengambilan data.

Collaboration network of the authors

17 authors · 44 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Maria MariaAffiliation unknown1
Hasanuddin HasanuddinAffiliation unknown1
Wira SunaryaAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Jamaluddin JamaluddinAffiliation unknown1
Muhammad Fawzy Ismullah MassinaiAffiliation unknown1
Aulia Puji AstutiAffiliation unknown1
Sofian SofianAffiliation unknown1
Dede Muhaimin AzizAffiliation unknown1
Muhammad HabibullahAffiliation unknown1
Sindy Yustin LinggiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">INTERPRETASI STRUKTUR PERLAPISAN TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsuddin, Erfan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsuddin, Syamsuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni, Arum</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jumatriani, Jumatriani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syakirah, St.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Illa, Illa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Metode geolistrik resistivitas merupakan salah satu metode geofisika dengan uji tidak merusak (non-destructive test) sifat fisik asli tanah atau batuan. Penginjeksian arus listrik pada permukaan tanah merupakan ciri dari metode ini, yang kemudian diikuti dengan pembacaan beda potensial melalui sepasang elektroda lainnya. Konfigurasi elektroda arus dan potensial dikondisikan berdasarkan konfigurasi Werner-Schlumberger. Akuisisi data diperoleh dari 3 lokasi yang berbeda untuk memperoleh pemahaman tentang struktur bawah permukaan yang lebih baik. Interpretasi terhadap material lapisan tanah dilakukan dengan memanfaatkan penampang resistivitas setelah dilakukan pengolahan data menggunakan software Res2dinv. Hasil yang diperoleh adalah variasi nilai resistivitas dan interpretasi lapisan tanah untuk masing masing lokasi pengambilan data.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/7117</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/geocelebes.v3i2.7117</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JURNAL GEOCELEBES; Vol. 3 No. 2: October 2019; 111-115</dc:source>
	<dc:source>2579-5546</dc:source>
	<dc:source>2579-5821</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/7117/4625</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 JURNAL GEOCELEBES</dc:rights>
</oai_dc:dc>