Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KORELASI DATA GEOLISTRIK DAN ELECTRICAL LOGGING UNTUK ANALISIS KETEBALAN LAPISAN BATUAN PIROKLASTIK DI DESA WATANG PULU, KECAMATAN SUPPA, KABUPATEN PINRANG

JURNAL GEOCELEBES · Vol. 4 No. 2 (2020) · pp. 134–143

DOI
10.20956/geocelebes.v4i2.11324
ISSN
2579-5546, 2579-5821
Published
2020-10-16
Publisher
Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar
Language
en

Abstract

Penyebaran batuan gunungapi Parepare yang begitu luas di beberapa daerah termasuk Pinrang. Hasil overlay peta geologi dan lokasi penelitian, daerah tersebut tersusun dari Formasi Batuan Gunungapi Parepare (Tppv). Namun masih sangat kurang referensi atau penelitian tentang sebaran batuan gunungapi Parepare secara vertikal. Pengukuran geolistrik tahanan jenis (resistivitas) dan pengukuran electrical logging (log SP dan resistivitas) merupakan gabungan metode geofisika yang bisa digunakan untuk melihat secara detail kondisi penyebaran vertikal litologi batuan. Dengan melakukan korelasi data geolistrik dan electrical logging maka akan mempermudah untuk menginterpretasi ketebalan lapisan batuan piroklastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis litologi bawah permukaan dan menganalisis ketebalan lapisan batuan piroklastik Formasi Batuan Gunungapi Parepare menggunakan korelasi data geolistrik dan electrical logging. Metode yang digunakan adalah pengukuran geolistrik metode vertical electrical sounding (VES) konfigurasi Schlumberger sebanyak 1 lintasan dan electrical logging dengan kedalaman sumur 70 m. Dari hasil pengukuran geolistrik diperoleh nilai resistivitas 193 Ωm - 927 Ωm ddengan kedalaman 55,1 m dan hasil pengukuran electrical logging short resistivitas yaitu 214 Ωm - 495 Ωm, nilai long resistivitas yaitu 281 Ωm - 725 Ωm sedangkan nilai self potential (SP) terendah dan tertinggi yaitu 89 mV dan 210 mV. Berdasarkan hasil korelasi data geolistrik dan electrical logging diinterpretasikan litologi pada lokasi penelitian terdapat 3 lapisan yaitu lanau pasiran (kedalaman 0 – 2.6 m), lempung pasiran (kedalaman 2,6 – 7,8 m) dan breksi vulkanik (kedalaman 7,8 – 70 m) dan ketebalan batuan piroklastik pada lokasi penelitian yang merupakan batuan breksi volkanik yaitu 62,2 m.

Collaboration network of the authors

28 authors · 50 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Mataram
  • Universitas Balikpapan
  • Tadulako University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ratna HusainAffiliation unknown2
Sri IndriatiAffiliation unknown2
Agung Budi MuljonoUniversity of Mataram1
I Made GinarsaUniversity of Mataram1
I Made Ari NrarthaUniversity of Mataram1
Sabar NababanUniversity of Mataram1
La RiandaAffiliation unknown1
Dhian HerdhiansyahAffiliation unknown1
Muhammad Faturrachman SY.Affiliation unknown1
Regina AprialniAffiliation unknown1
Lutfi Fadhel MubaraqAffiliation unknown1
Suryanto ArifinAffiliation unknown1
Nurmiati NurmatiAffiliation unknown1
Mansyur RadjabAffiliation unknown1
Nurfadilla NurfadillaAffiliation unknown1
Ibriza SabrinaAffiliation unknown1
Kezia PatasikAffiliation unknown1
Erin Savitri GawingAffiliation unknown1
Andi Imelda MalikAffiliation unknown1
Kirey Aulia PuteriAffiliation unknown1
Firman FirmanUniversitas Balikpapan1
Wahyu HidayatTadulako University1
Muhammad Fawzy Ismullah MassinaiAffiliation unknown1
Nurhikmah SupardiAffiliation unknown1
Meltini PakidingAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KORELASI DATA GEOLISTRIK DAN ELECTRICAL LOGGING UNTUK ANALISIS KETEBALAN LAPISAN BATUAN PIROKLASTIK DI DESA WATANG PULU, KECAMATAN SUPPA, KABUPATEN PINRANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Bundang, Syarifullah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Azikin, Busthan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sultan, Sultan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Bundang, Syarifullah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penyebaran batuan gunungapi Parepare yang begitu luas di beberapa daerah termasuk Pinrang. Hasil overlay peta geologi dan lokasi penelitian, daerah tersebut tersusun dari Formasi Batuan Gunungapi Parepare (Tppv). Namun masih sangat kurang referensi atau penelitian tentang sebaran batuan gunungapi Parepare secara vertikal. Pengukuran geolistrik tahanan jenis (resistivitas) dan pengukuran electrical logging (log SP dan resistivitas) merupakan gabungan metode geofisika yang bisa digunakan untuk melihat secara detail kondisi penyebaran vertikal litologi batuan. Dengan melakukan korelasi data geolistrik dan electrical logging maka akan mempermudah untuk menginterpretasi ketebalan lapisan batuan piroklastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis litologi bawah permukaan dan menganalisis ketebalan lapisan batuan piroklastik Formasi Batuan Gunungapi Parepare menggunakan korelasi data geolistrik dan electrical logging. Metode yang digunakan adalah pengukuran geolistrik metode vertical electrical sounding (VES) konfigurasi Schlumberger sebanyak 1 lintasan dan electrical logging dengan kedalaman sumur 70 m. Dari hasil pengukuran geolistrik diperoleh nilai resistivitas 193 Ωm - 927 Ωm ddengan kedalaman 55,1 m dan hasil pengukuran electrical logging short resistivitas yaitu 214 Ωm - 495 Ωm, nilai long resistivitas yaitu 281 Ωm - 725 Ωm sedangkan nilai self potential (SP) terendah dan tertinggi yaitu 89 mV dan 210 mV. Berdasarkan hasil korelasi data geolistrik dan electrical logging diinterpretasikan litologi pada lokasi penelitian terdapat 3 lapisan yaitu lanau pasiran (kedalaman 0 – 2.6 m), lempung pasiran (kedalaman 2,6 – 7,8 m) dan breksi vulkanik (kedalaman 7,8 – 70 m) dan ketebalan batuan piroklastik pada lokasi penelitian yang merupakan batuan breksi volkanik yaitu 62,2 m.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/11324</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/geocelebes.v4i2.11324</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JURNAL GEOCELEBES; Vol. 4 No. 2: October 2020; 134–143</dc:source>
	<dc:source>2579-5546</dc:source>
	<dc:source>2579-5821</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/11324/5962</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 JURNAL GEOCELEBES</dc:rights>
</oai_dc:dc>