Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH DINAMIKA OSEANOGRAFI TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE DI DESA PAGATAN BESAR

JURNAL GEOCELEBES · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 35–45

DOI
10.20956/geocelebes.v5i1.11975
ISSN
2579-5546, 2579-5821
Published
2021-04-29
Publisher
Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar
Language
en

Abstract

Ekosistem mangrove di pesisir Desa Pagatan Besar telah berkembang menjadi kawasan ekowisata mangrove yang membentang sepanjang 1 km di Pesisir Barat Desa Pagatan Besar. Desa Pagatan Besar dengan berbagai dinamika biofisiknya mempunyai potensi terjadinya perubahan bentang alam, yang umumnya dipengaruhi oleh gelombang dari Laut Jawa. Penelitian ini secara umum bertujuan (1) menganalisis riwayat gelombang maksimum 21 tahun, (2) menganalisis arus rata-rata selama 4 tahun terakhir, (3) mengamati pengaruh dinamika oseanografi terhadap perubahan garis pantai dan tutupan mangrove. Metode penelitian meliputi penelusuran literatur, pengumpulan data, pengolahan dan analisis data. Data gelombang diperoleh dari peramalan gelombang menggunakan data angin dari situs ECMWF dianalisis dengan plot series dan wave rose. Data arus diolah dengan metode least square pada software WTWC MATLAB untuk mengetahui pola distribusi arus total, pasang surut, dan residu setiap komponen arus. Analisis terhadap perubahan garis pantai dan tutupan mangrove menggunakan tumpang susun citra satelit Landsat tahun 1999, 2009 dan 2019. Hasil penelitian ini adalah (1) gelombang maksimum selama 21 tahun dominan terjadi pada Musim Barat (Desember – Februari) dengan ketinggian rata-rata 1,515 meter. Gelombang maksimum tertinggi terjadi pada tahun 2001 yaitu 2,03 meter, (2) Rata-rata kecepatan arus total pada Musim Barat mencapai 14,91 cm/s, arus pasut sebesar 13,88 cm/s dan arus residu sebesar 6,17 cm/s, dengan pola dominan ke arah timur laut dan tenggara, (3) Terjadi perubahan garis pantai (sedimentasi dan abrasi) serta penurunan luasan mangrove sebesar 4,68 Ha selama periode 1999 – 2009.

Keywords

Collaboration network of the authors

21 authors · 54 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suparman SuparmanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Kartomo KartomoAffiliation unknown2
Muhammad Obi KasminAffiliation unknown2
Masitah masitahAffiliation unknown2
Adrianus AdrianusAffiliation unknown1
Yosehi MekiuwAffiliation unknown1
Abdul RizalAffiliation unknown1
Nurliah NurliahAffiliation unknown1
Muhtar AminAffiliation unknown1
Syahrir SyahrirUniversitas Sulawesi Tenggara1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1
Juhuria JuhuriaAffiliation unknown1
Wahyu AgungAffiliation unknown1
Arwis SyamAffiliation unknown1
Hasbiadi HasbiadiAffiliation unknown1
Campina Illa PrihantiniAffiliation unknown1
Kabul BudimanAffiliation unknown1
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH DINAMIKA OSEANOGRAFI TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE DI DESA PAGATAN BESAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dewi, Ira Puspita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nursalam, Nursalam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widyanata, Dimas</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">arus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">garis pantai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">gelombang maksimum </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mangrove</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">oseanografi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Ekosistem mangrove di pesisir Desa Pagatan Besar telah berkembang menjadi kawasan ekowisata mangrove yang membentang sepanjang 1 km di Pesisir Barat Desa Pagatan Besar. Desa Pagatan Besar dengan berbagai dinamika biofisiknya mempunyai potensi terjadinya perubahan bentang alam, yang umumnya dipengaruhi oleh gelombang dari Laut Jawa. Penelitian ini secara umum bertujuan (1) menganalisis riwayat gelombang maksimum 21 tahun, (2) menganalisis arus rata-rata selama 4 tahun terakhir, (3) mengamati pengaruh dinamika oseanografi terhadap perubahan garis pantai dan tutupan mangrove. Metode penelitian meliputi penelusuran literatur, pengumpulan data, pengolahan dan analisis data. Data gelombang diperoleh dari peramalan gelombang menggunakan data angin dari situs ECMWF dianalisis dengan plot series dan wave rose. Data arus diolah dengan metode least square pada software WTWC MATLAB untuk mengetahui pola distribusi arus total, pasang surut, dan residu setiap komponen arus. Analisis terhadap perubahan garis pantai dan tutupan mangrove menggunakan tumpang susun citra satelit Landsat tahun 1999, 2009 dan 2019. Hasil penelitian ini adalah (1) gelombang maksimum selama 21 tahun dominan terjadi pada Musim Barat (Desember – Februari) dengan ketinggian rata-rata 1,515 meter. Gelombang maksimum tertinggi terjadi pada tahun 2001 yaitu 2,03 meter, (2) Rata-rata kecepatan arus total pada Musim Barat mencapai 14,91 cm/s, arus pasut sebesar 13,88 cm/s dan arus residu sebesar 6,17 cm/s, dengan pola dominan ke arah timur laut dan tenggara, (3) Terjadi perubahan garis pantai (sedimentasi dan abrasi) serta penurunan luasan mangrove sebesar 4,68 Ha selama periode 1999 – 2009.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2021-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/11975</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/geocelebes.v5i1.11975</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JURNAL GEOCELEBES; Vol. 5 No. 1: April 2021; 35-45</dc:source>
	<dc:source>2579-5546</dc:source>
	<dc:source>2579-5821</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/11975/6692</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 JURNAL GEOCELEBES</dc:rights>
</oai_dc:dc>