Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemanfaatan Frekuensi Alamiah Tanah Menggunakan Pengukuran Mikrotremor Tiga Komponen dalam Mendeteksi Kedalaman Batuan Dasar

JURNAL GEOCELEBES · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 159–168

DOI
10.20956/geocelebes.v5i2.14996
ISSN
2579-5546, 2579-5821
Published
2021-10-15
Publisher
Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar
Language
en

Abstract

Suatu wilayah yang memiliki kondisi geologi yang sama dapat memberikan respon yang berbeda terhadap efek getaran tanah, bergantung pada karakteristik batuan penyusun formasi di wilayah itu. Fenomena ini disebut site effect. Spektra ambient noise yang diperoleh dari pengukuran mikrotremor dapat digunakan untuk menentukan respon suatu site khususnya frekuensi dominan lapisan sedimen. Respon frekuensi ini berhubungan dengan ketebalan lapisan sedimen. Berdasarkan formasi geologinya, Kota Palu tersusun atas endapan aluvium berumur holosen yang menjadi sedimen penyusun paling muda di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh estimasi ketebalan lapisan sedimen di tiga titik pengukuran mikrotremor dari nilai spektrum horizontal to vertical () yang merempresentasi frekuensi dominan (f0) serta kecepatan gelombang geser (Vs) lapisan sedimen. Hasil yang diperoleh memperlihatkan nilai frekuensi dominan tanah f0 <2.5 Hz, hasil inversi kurva HVSR memperlihatkan variasi ketebalan sedimen (Vs < 750 m/s) antara 152 – 186 m yang mengindikasikan lapisan sedimen penyusunnya masuk dalam kategori tebal, sedangkan variasi nilai Vs30 berada antara rentang 291 – 381 m/s. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar acuan untuk tujuan geoteknik, seperti desain bangunan tahan gempabumi berdasarkan respon frekuensi dominan tanah serta kecepatan gelombang gesernya.

Keywords

Collaboration network of the authors

17 authors · 44 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Maria MariaAffiliation unknown1
Hasanuddin HasanuddinAffiliation unknown1
Wira SunaryaAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Jamaluddin JamaluddinAffiliation unknown1
Muhammad Fawzy Ismullah MassinaiAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Arum WahyuniAffiliation unknown1
Jumatriani JumatrianiAffiliation unknown1
St. SyakirahAffiliation unknown1
Illa IllaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pemanfaatan Frekuensi Alamiah Tanah Menggunakan Pengukuran Mikrotremor Tiga Komponen dalam Mendeteksi Kedalaman Batuan Dasar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsuddin, Erfan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Astuti, Aulia Puji</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sofian, Sofian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aziz, Dede Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Habibullah, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Linggi, Sindy Yustin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">HVSR</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mikrotremor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">site effect</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Suatu wilayah yang memiliki kondisi geologi yang sama dapat memberikan respon yang berbeda terhadap efek getaran tanah, bergantung pada karakteristik batuan penyusun formasi di wilayah itu. Fenomena ini disebut site effect. Spektra ambient noise yang diperoleh dari pengukuran mikrotremor dapat digunakan untuk menentukan respon suatu site khususnya frekuensi dominan lapisan sedimen. Respon frekuensi ini berhubungan dengan ketebalan lapisan sedimen. Berdasarkan formasi geologinya, Kota Palu tersusun atas endapan aluvium berumur holosen yang menjadi sedimen penyusun paling muda di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh estimasi ketebalan lapisan sedimen di tiga titik pengukuran mikrotremor dari nilai spektrum horizontal to vertical () yang merempresentasi frekuensi dominan (f0) serta kecepatan gelombang geser (Vs) lapisan sedimen. Hasil yang diperoleh memperlihatkan nilai frekuensi dominan tanah f0 &amp;lt;2.5 Hz, hasil inversi kurva HVSR memperlihatkan variasi ketebalan sedimen (Vs &amp;lt; 750 m/s) antara 152 – 186 m yang mengindikasikan lapisan sedimen penyusunnya masuk dalam kategori tebal, sedangkan variasi nilai Vs30 berada antara rentang 291 – 381 m/s. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar acuan untuk tujuan geoteknik, seperti desain bangunan tahan gempabumi berdasarkan respon frekuensi dominan tanah serta kecepatan gelombang gesernya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2021-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/14996</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/geocelebes.v5i2.14996</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JURNAL GEOCELEBES; Vol. 5 No. 2: October 2021; 159-168</dc:source>
	<dc:source>2579-5546</dc:source>
	<dc:source>2579-5821</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/geocelebes/article/view/14996/7441</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 JURNAL GEOCELEBES</dc:rights>
</oai_dc:dc>