Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

GAMBARAN ASUPAN DAN STATUS GIZI PADA PASIEN RAWAT INAP PENYAKIT TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LABUANG BAJI MAKASSAR TAHUN 2018

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 8 No. 2 (2019)

DOI
10.30597/jgmi.v8i2.8511
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2019-12-04
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi akibat kuman Mycobacterium yang bersifat sistematis (menyeluruh). Kuman Mycobacterium ini berbentuk batang, mempunyai sifat khusus yaitu tahan asam pada pewarnaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan dan status gizi pasien rawat inap penyakit tuberkulosis di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2018. Metode: Penelitian ini mengambil data sebanyak 67 rekam medis pasien rawat inap penyakit tuberkulosis. Pendataan rekam medis dimulai dari pencatatan karakteristik pasien hingga asupan dan status gizinya. Data sekunder dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Jumlah pasien tuberkulosis terbanyak terdapat pada kelompok usia dewasa akhir 33 pasien (49,3%), jenis kelamin laki-laki 39 pasien (58,2%), status pendidikan SD 21 pasien (31,3%), status pekerjaan tidak bekerja 30 pasien (44,8%), dan pasien keluar rumah sakit dengan keadaan membaik 67 pasien (100%). Pada asupan energi dan zat gizi makro terbanyak pada asupan sedang (80%-99%) 41 pasien (61,2%), pasien yang mengonsumsi suplemen terbanyak yaitu vitamin C dan vitamin K 6 pasien (9%). Konsistensi makanan yaitu konsistensi lunak 34 pasien (50,7%), dan jalur pemberian makanan terbanyak yaitu peroral 67 pasien (100%). Pada status gizi terbanyak yaitu pasien berstatus gizi kurang 36 pasien (53,7%). Penyakit penyerta terbanyak yaitu DM Tipe II 12 pasien (17,9%). Lama perawatan terbanyak pada durasi 7 hari 12 pasien (17,9%) dan durasi terlama adalah 21 hari 1 pasien (1,5%). Kesimpulan: Proporsi asupan terbanyak yaitu asupan sedang (80%-99%) 41 pasien (61,2%), asupan kurang (70%-80%) 23 pasien (34,3%­). Status gizi pasien tuberkulosis terbanyak status gizi kurang 36 pasien (53,7%).

Collaboration network of the authors

40 authors · 177 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aminuddin SyamAffiliation unknown7
Abdul SalamInstitut Agama Islam Negeri Kendari7
Rahayu IndriasariAffiliation unknown5
Burhanuddin BaharAffiliation unknown4
Veni HadjuAffiliation unknown4
Healthy HidayantyAffiliation unknown3
Nurhaedar JafarAffiliation unknown3
Citra KesumasariAffiliation unknown2
Yessy KurniatiAffiliation unknown2
Marini Amalia MansurAffiliation unknown2
DWI YUNIATY ISMAILAffiliation unknown2
Safrullah AmirAffiliation unknown2
Riska Maya SariAffiliation unknown2
Sih Wening ShivanelaAffiliation unknown1
Djunaidi DachlanAffiliation unknown1
Wahyuni Nurqadriyani Bustan UniAffiliation unknown1
Muhammad RachmatAffiliation unknown1
Nur Aizah GianAffiliation unknown1
Husnul AiniAffiliation unknown1
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown1
HarianiAffiliation unknown1
Putri Rahmawati NentoAffiliation unknown1
Sahanti RiskiytantiAffiliation unknown1
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown1
Abdul Razak ThahaAffiliation unknown1
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown1
Khirana Salsabila P. Al-firdausyahAffiliation unknown1
Safirah Mujahidah SyamsariAffiliation unknown1
NurzakiahAffiliation unknown1
Sri RahmayantiAffiliation unknown1
Nurahedar JafarAffiliation unknown1
Kurnia RabbiAffiliation unknown1
Mega Mas PutriAffiliation unknown1
Djunaidi Machdar DachlanAffiliation unknown1
Nur RahmaAffiliation unknown1
Laksmi TrisasmitaAffiliation unknown1
Ester G. A. HartionoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">GAMBARAN ASUPAN DAN STATUS GIZI PADA PASIEN RAWAT INAP PENYAKIT TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LABUANG BAJI MAKASSAR TAHUN 2018</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Diniari, Nalurinita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Virani, Devintha</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">., Citrakesumasari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">ABSTRAKPendahuluan: Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi akibat kuman Mycobacterium yang bersifat sistematis (menyeluruh). Kuman Mycobacterium ini berbentuk batang, mempunyai sifat khusus yaitu tahan asam pada pewarnaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan dan status gizi pasien rawat inap penyakit tuberkulosis di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2018. Metode: Penelitian ini mengambil data sebanyak 67 rekam medis pasien rawat inap penyakit tuberkulosis. Pendataan rekam medis dimulai dari pencatatan karakteristik pasien hingga asupan dan status gizinya. Data sekunder dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Jumlah pasien tuberkulosis terbanyak terdapat pada kelompok usia dewasa akhir 33 pasien (49,3%), jenis kelamin laki-laki 39 pasien (58,2%), status pendidikan SD 21 pasien (31,3%), status pekerjaan tidak bekerja 30 pasien (44,8%), dan pasien keluar rumah sakit dengan keadaan membaik 67 pasien (100%). Pada asupan energi dan zat gizi makro terbanyak pada asupan sedang (80%-99%) 41 pasien (61,2%), pasien yang mengonsumsi suplemen terbanyak yaitu vitamin C dan vitamin K 6 pasien (9%). Konsistensi makanan yaitu konsistensi lunak 34 pasien (50,7%), dan jalur pemberian makanan terbanyak yaitu peroral 67 pasien (100%). Pada status gizi terbanyak yaitu pasien berstatus gizi kurang 36 pasien (53,7%). Penyakit penyerta terbanyak yaitu DM Tipe II 12 pasien (17,9%). Lama perawatan terbanyak pada durasi 7 hari 12 pasien (17,9%) dan durasi terlama adalah 21 hari 1 pasien (1,5%). Kesimpulan: Proporsi asupan terbanyak yaitu asupan sedang (80%-99%) 41 pasien (61,2%), asupan kurang (70%-80%) 23 pasien (34,3%­). Status gizi pasien tuberkulosis terbanyak status gizi kurang 36 pasien (53,7%). </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/79-89</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v8i2.8511</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia: The Journal of Indonesian Community Nutrition Volume.8 No. 2 2019</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/79-89/4414</dc:relation>
</oai_dc:dc>