Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN ZAT GIZI MIKRO DENGAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA 1 PUSKESMAS KABERE KECAMATAN CENDANA KABUPATEN ENREKANG

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 8 No. 2 (2019)

DOI
10.30597/jgmi.v8i2.8512
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2019-12-04
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang muncul sebagai salah satumasalah kesehatan di Indonesia. Global Nutrition Report tahun 2014 menunjukkanIndonesia termaksuk dalam 17 negara, di antara 117 negara, yang mempunyai tiga masalahgizi yaitu stunting, wasting dan overweight pada anak. Berdasarkan Hasil Riset KesehatanDasar pada tahun 2018 Sulawesi Selatan berada pada peringkat ke 6 provensi denganprevalensi tinggi dengan presentase 35%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan asupan zat gizi makro dan mikro pada anak usia 24-59 bulan diwilayah kerja Puskesmas Kabere Kabupaten Enrekang. Metode: Jenis penelitian yangdigunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah balita usia 24-59 bulan. Didapatkan sebanyak 105 sampel. Teknik sampling dalampenelitian ini adalah cara probability sampling menggunakan teknik purposive sampling.Asupan zat gizi makro dan mikro di ukur dengan cara wawancara langsung kepada orangtua. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa balita 24-59 bulan diwilayah kerja PuskesmasKabere Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang yang mengalami stunting sebanyak 46,7%dan yang normal sebanyak 53,3%. Dalam penelitian ini, didapatkan hasil berdasarkan uji statistikChi-Square bahwa terdapat hubungan yang sgnifikan antara asupan zat gizi makro (Karbohidrat,Protein, Lemak) (p 0.005). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara asupan zatgizi makro serta zat besi dan zink dengan stunting.

Collaboration network of the authors

28 authors · 112 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurhaedar JafarAffiliation unknown5
Citrakesumasari .Affiliation unknown3
Safrullah AmirAffiliation unknown2
Sabrina YasinAffiliation unknown1
Citra KesumasariAffiliation unknown1
Anna KhuzaimahAffiliation unknown1
Harlinah HarlinahAffiliation unknown1
ezha widnatusifahAffiliation unknown1
sabaria battungAffiliation unknown1
Marini AmaliaAffiliation unknown1
Aminuddin SyamAffiliation unknown1
Devintha ViraniAffiliation unknown1
DWI YUNIATY ISMAILAffiliation unknown1
Hardianti .Affiliation unknown1
Marini Amalia MansurAffiliation unknown1
Sabaria MantiAffiliation unknown1
Veni HadjuAffiliation unknown1
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown1
HarianiAffiliation unknown1
Marini Amaliah MansurAffiliation unknown1
Risnah BAffiliation unknown1
Healthy HidayantyAffiliation unknown1
Kurnia RabbiAffiliation unknown1
Rahayu IndriasariAffiliation unknown1
Michael SatriaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN ZAT GIZI MIKRO DENGAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA  1 PUSKESMAS KABERE KECAMATAN CENDANA KABUPATEN ENREKANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">rahmadani, Nur Amaliah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bahar, Burhanuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dachlan, Djunaedi M</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendahuluan: Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang muncul sebagai salah satumasalah kesehatan di Indonesia. Global Nutrition Report tahun 2014 menunjukkanIndonesia termaksuk dalam 17 negara, di antara 117 negara, yang mempunyai tiga masalahgizi yaitu stunting, wasting dan overweight pada anak. Berdasarkan Hasil Riset KesehatanDasar pada tahun 2018 Sulawesi Selatan berada pada peringkat ke 6 provensi denganprevalensi tinggi dengan presentase 35%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan  untukmengetahui hubungan asupan zat gizi makro dan mikro pada anak usia 24-59 bulan diwilayah kerja Puskesmas Kabere Kabupaten Enrekang. Metode: Jenis penelitian yangdigunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian  ini adalah balita usia 24-59 bulan. Didapatkan sebanyak 105 sampel. Teknik sampling dalampenelitian ini adalah cara probability sampling menggunakan teknik purposive sampling.Asupan zat gizi makro dan mikro di ukur dengan cara wawancara langsung kepada orangtua. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa balita 24-59 bulan diwilayah kerja PuskesmasKabere Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang yang mengalami stunting sebanyak 46,7%dan yang normal sebanyak 53,3%. Dalam penelitian ini, didapatkan hasil berdasarkan uji statistikChi-Square bahwa terdapat hubungan yang sgnifikan antara asupan zat gizi makro (Karbohidrat,Protein, Lemak) (p&amp;lt;0,005) dengan stunting, terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besidan zink (p&amp;lt;0.005), Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium denganvitamin D dengan stunting(p&amp;gt;0.005). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara asupan zatgizi makro serta zat besi dan zink dengan stunting.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/90-97</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v8i2.8512</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia: The Journal of Indonesian Community Nutrition Volume.8 No. 2 2019</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/90-97/4415</dc:relation>
</oai_dc:dc>