Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kandungan Fitokimia Dan Aktivitas Antioksidan Cookies Berbasis Tepung Jewawut (Foxtail Millet)

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 10 No. 2 (2022)

DOI
10.30597/jgmi.v10i2.18980
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2022-01-04
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Pendahuluan: Stres oksidatif yang terjadi akibat ketidakseimbangan proses oksidatifdalam tubuh telah diketahui berhubungan dengan berbagai risiko gangguan kesehatan. Stresoksidatif dapat dicegah dengan konsumsi antioksidan. Salah satu pangan yang potensialsebagai sumber antioksidan alami adalah jewawut, tetapi pemanfaatan dan pengembanganjewawut di masyarakat masih kurang banyak dilakukan. Tujuan: Mengidentifikasi senyawafitokimia dan aktivitas antioksidan cookies berbasis tepung jewawut (Foxtail millet) sebagaipangan fungsional. Bahan dan Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observatif.Dalam penelitian ini digunakan satu formula produk, yaitu formula terpilih cookies berbasistepung jewawut yang sebelumnya telah diuji organoleptik (hedonik). Penelitian ini diawalidengan identifikasi kandungan fitokimia meliputi pemeriksaan alkaloid, fenolik, triterpenoid,steroid, flavonoid, dan tanin. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan denganmetode pengujian menggunakan 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Hasil: Ekstrak metanolcookies berbasis tepung jewawut mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik dan tanin.Sementara senyawa triterpenoid dan steroid tidak terdeteksi dalam ekstrak metanol cookiesberbasis tepung jewawut. Ekstrak metanol cookies berbasis tepung jewawut memilikiaktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 111,84 ppm. Kesimpulan: Cookies berbasistepung jewawut mengandung senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan tergolong sedang.Perlu dilakukan optimalisasi ekstraksi dengan menambah variasi pelarut dalam prosesekstraksi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 171 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurhaedar JafarAffiliation unknown29
Rahayu IndriasariAffiliation unknown13
Healthy HidayantyAffiliation unknown9
Veni HadjuAffiliation unknown7
Citrakesumasari .Affiliation unknown7
NurzakiahAffiliation unknown6
Yessy KurniatiAffiliation unknown6
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown5
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown5
Nurzakiah HasanAffiliation unknown5
Citra KesumasariAffiliation unknown5
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown4
Marini Amalia MansurAffiliation unknown4
Burhanuddin BaharAffiliation unknown4
Healthy HidayantiAffiliation unknown3
Laksmi TrisasmitaAffiliation unknown3
Marini Amalia MansurAffiliation unknown3
Anna KhuzaimahAffiliation unknown3
Djunaidi DachlanAffiliation unknown3
Muhammad RachmatAffiliation unknown3
ZakariaAffiliation unknown2
citrakesumasari citrakesumasariAffiliation unknown2
Rusdin MuhallingInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Abdul Karim GaffarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Hasra RyskaAffiliation unknown1
Ida LeidaAffiliation unknown1
Yusuf AmirAffiliation unknown1
Hermawati HermawatiAffiliation unknown1
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown1
Hardiyanti SubairAffiliation unknown1
Dian NovriantiAffiliation unknown1
Ranny Ayu Kurnia AjieAffiliation unknown1
Ridwan ThahaAffiliation unknown1
Andi Nur HudayahAffiliation unknown1
Syarifah NurhalimaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kandungan Fitokimia Dan Aktivitas Antioksidan Cookies Berbasis Tepung Jewawut (Foxtail Millet)  </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aini, Husnul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salam, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syam, Aminuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amir, Safrullah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Virani, Devintha</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendahuluan: Stres oksidatif yang terjadi akibat ketidakseimbangan proses oksidatifdalam tubuh telah diketahui berhubungan dengan berbagai risiko gangguan kesehatan. Stresoksidatif dapat dicegah dengan konsumsi antioksidan. Salah satu pangan yang potensialsebagai sumber antioksidan alami adalah jewawut, tetapi pemanfaatan dan pengembanganjewawut di masyarakat masih kurang banyak dilakukan. Tujuan: Mengidentifikasi senyawafitokimia dan aktivitas antioksidan cookies berbasis tepung jewawut (Foxtail millet) sebagaipangan fungsional. Bahan dan Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observatif.Dalam penelitian ini digunakan satu formula produk, yaitu formula terpilih cookies berbasistepung jewawut yang sebelumnya telah diuji organoleptik (hedonik). Penelitian ini diawalidengan identifikasi kandungan fitokimia meliputi pemeriksaan alkaloid, fenolik, triterpenoid,steroid, flavonoid, dan tanin. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan denganmetode pengujian menggunakan 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Hasil: Ekstrak metanolcookies berbasis tepung jewawut mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik dan tanin.Sementara senyawa triterpenoid dan steroid tidak terdeteksi dalam ekstrak metanol cookiesberbasis tepung jewawut. Ekstrak metanol cookies berbasis tepung jewawut memilikiaktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 111,84 ppm. Kesimpulan: Cookies berbasistepung jewawut mengandung senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan tergolong sedang.Perlu dilakukan optimalisasi ekstraksi dengan menambah variasi pelarut dalam prosesekstraksi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/18980</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v10i2.18980</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 10 No. 2 (2021): November 2021</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v10i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/18980/7703</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>