Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KADAR GULA DARAH PADA POLISI YANG MENGALAMI GIZI LEBIH DI POLRESTA SIDENRENG RAPPANG

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 10 No. 1 (2022)

DOI
10.30597/jgmi.v10i1.20353
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2022-03-25
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yangditandai peningkatan glukosa darah. Faktor diabetes melitus diantaranya adalahketurunan/genetik, obesitas, perubahan gaya hidup, kurangnya aktivitas fisik, dan stress. Stresmenyebabkan produksi berlebih pada kortisol. Kortisol adalah suatu hormon yang melawanefek insulin dan menyebabkan kadar gula darah tinggi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada polisi yang mengalami gizilebih di polresta Sidenreng Rappang. Bahan dan Metode: Jenis penelitian yang digunakanadalah observasional analitik dan desain cross sectional. Untuk mendapatkan sampel gizilebih dilakukan skrinning BB dan TB. Skrinning awal berdasarkan IMT dan didapatkanpopulasi 100 orang dan sampel 50 orang. Data kadar gula darah dilakukan dengan caramengambil darah dari ujung jari menggunakan strip gula darah dan membaca hasilmenggunakan gluko meter digital (Accu-Check). Hasil: Dari sampel 50 orang polisididapatkan hasil bahwa jenis kelamin laki-laki lebih banyak mengalami gula darah tinggidengan usia dewasa tua (40-55 tahun). Orang yang mengalami hiperglikemia rata-rata kadargula darah normal sebesar 95,84 mg/dL dengan standar deviasi 11,857 mg/dL, sedangkanrata-rata kadar gula darah tinggi sebesar 151,06 mg/dL dengan standar deviasi 47,433 mg/dL.Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat stres pada seseorang maka semakin tinggi kadar guladarah sehingga memiliki hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah pada polisiyang mengalami gizi lebih. Perlu untuk diadakan tes pemeriksaan gula darah rutin minimal 1tahun sekali dan lebih mengontrol berat badan, perilaku makan, rajin berolahraga danmenghindari stres.

Collaboration network of the authors

40 authors · 190 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Healthy HidayantyAffiliation unknown18
Safrullah AmirAffiliation unknown18
Devintha ViraniAffiliation unknown14
Veni HadjuAffiliation unknown13
Healthy HidayantiAffiliation unknown10
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown10
Marini Amalia MansurAffiliation unknown8
Citrakesumasari .Affiliation unknown8
Burhanuddin BaharAffiliation unknown7
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown6
Yessy KurniatiAffiliation unknown6
NurzakiahAffiliation unknown5
Laksmi TrisasmitaAffiliation unknown5
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown5
sabaria battungAffiliation unknown4
citrakesumasari citrakesumasariAffiliation unknown4
Marini AmaliaAffiliation unknown4
ZakariaAffiliation unknown4
Sabaria MantiAffiliation unknown3
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown3
Marini Amalia MansurAffiliation unknown3
Anna KhuzaimahAffiliation unknown3
Citra KesumasariAffiliation unknown3
Syamsiar RussengAffiliation unknown2
Abdul Razak ThahaAffiliation unknown2
Nurzakiah HasanAffiliation unknown2
Syarifah NurhalimaAffiliation unknown2
Djunaidi DachlanAffiliation unknown2
Muhammad RachmatAffiliation unknown2
Marini Amaliah MansurAffiliation unknown2
Rusdin MuhallingInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Abdul Karim GaffarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
St. Mutiatu RahmahAffiliation unknown1
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown1
Fitriani Rahmatismi BlongkodAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KADAR GULA DARAH PADA POLISI YANG MENGALAMI GIZI LEBIH DI POLRESTA SIDENRENG RAPPANG </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">-, adilah Fitri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jafar, Nurhaedar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Indriasari, Rahayu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syam, Aminuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salam, Abdul </dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yangditandai peningkatan glukosa darah. Faktor diabetes melitus diantaranya adalahketurunan/genetik, obesitas, perubahan gaya hidup, kurangnya aktivitas fisik, dan stress. Stresmenyebabkan produksi berlebih pada kortisol. Kortisol adalah suatu hormon yang melawanefek insulin dan menyebabkan kadar gula darah tinggi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada polisi yang mengalami gizilebih di polresta Sidenreng Rappang. Bahan dan Metode: Jenis penelitian yang digunakanadalah observasional analitik dan desain cross sectional. Untuk mendapatkan sampel gizilebih dilakukan skrinning BB dan TB. Skrinning awal berdasarkan IMT dan didapatkanpopulasi 100 orang dan sampel 50 orang. Data kadar gula darah dilakukan dengan caramengambil darah dari ujung jari menggunakan strip gula darah dan membaca hasilmenggunakan gluko meter digital (Accu-Check). Hasil: Dari sampel 50 orang polisididapatkan hasil bahwa jenis kelamin laki-laki lebih banyak mengalami gula darah tinggidengan usia dewasa tua (40-55 tahun). Orang yang mengalami hiperglikemia rata-rata kadargula darah normal sebesar 95,84 mg/dL dengan standar deviasi 11,857 mg/dL, sedangkanrata-rata kadar gula darah tinggi sebesar 151,06 mg/dL dengan standar deviasi 47,433 mg/dL.Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat stres pada seseorang maka semakin tinggi kadar guladarah sehingga memiliki hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah pada polisiyang mengalami gizi lebih. Perlu untuk diadakan tes pemeriksaan gula darah rutin minimal 1tahun sekali dan lebih mengontrol berat badan, perilaku makan, rajin berolahraga danmenghindari stres.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/20353</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v10i1.20353</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v10i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/20353/7992</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>