Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HE DEVELOPMENT OF INTEGRAGTED HEALTHCARE CENTRE OF PRECONCEPTION AS A CORE OF THE FIRST 1000 DAYS OF LIFE IN BANGGAI REGENCY

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 9 No. 2 (2022)

DOI
10.30597/jgmi.v9i2.20497
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2022-05-17
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan Kesehatan ibu sebelum hamil seperti pelayanan prakonsepsimemegang peranan penting dalam menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan kelak sertadapat berperan dalam penurunkan angka kematian ibu. Di kabupaten Banggai, pada tahun2015 Angka kematian ibu (AKI) 267/100.000), angka kematian bayi 7/1000 kelahiran hidup,dan ini tergolong tinggi. Begitu juga dengan prevalensi stunting juga menunjukkan angka35,4%. Untuk itu diperlukan upaya inovatif yang dapat menurunkan AKI serta stunting.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pelaksanaan posyandu prakonsepsi diKabupaten Banggai dan dampaknya terhadap penurunan AKI, BBLR, dan anemia.Bahan danMetode: Proses pembentukan posyandu prakonsepsi dimulai dengan mengadakan SeminarNasional Penyelamatan 1000 Hari Pertama Kehidupan, penandatanganan MOU denganberbagai stakeholders, Sosialisasi Tingkat Kecamatan, penunjukan Desa Percontohan,Pencanangan Pelaksanaan Seluruh Puskesmas dan penerbitkan buku Pegangan PelayananKesehatan Wanita Prakonsepsi.Hasil: Keterlibatan dan komitmen para stakeholders cukuptinggi,peningkatan capaian yang positif terhadap beberapa indikator kesehatan yang berkaitandengan hasil dari posyandu prakonsepsi, serta penyebarluasan informasi tentang posyanduprakonsepsi lewat publikasi ilmiah, congress international maupun seminar nasional, sertarencana replikasi posyandu prakonsepsi ini ke kabupaten lain di Indonesia. Kesimpulan:Implementasi posyandu prakonsepsi terbukti memberikan kontribusi positif dalampeningkatan derajat kesehatan. Kata Kunci: Posyandu, Prakonsepsi, 1000 HPK

Collaboration network of the authors

29 authors · 110 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Raharja
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahayu IndriasariAffiliation unknown3
Aminuddin SyamAffiliation unknown2
Healthy HidayantyAffiliation unknown2
Devintha ViraniAffiliation unknown2
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown2
Khirana Salsabila P. Al-firdausyahAffiliation unknown2
Abdul SalamInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Dian NovriantiAffiliation unknown1
Ranny Ayu Kurnia AjieAffiliation unknown1
Nurhaedar JafarAffiliation unknown1
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown1
ain widya surgawiAffiliation unknown1
Healthy HidayantiAffiliation unknown1
Hasnah AssriyahAffiliation unknown1
Nurhaeddar JafarAffiliation unknown1
Veni HadjuAffiliation unknown1
Andi AisyahAffiliation unknown1
Nur AzizahUniversitas Raharja1
Djunaidi DachlanAffiliation unknown1
Marini Amalia MansurAffiliation unknown1
IrmayantiAffiliation unknown1
Kiki FazirahAffiliation unknown1
Ahmad Fadilah FadilAffiliation unknown1
Marini Amaliah MansurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">HE DEVELOPMENT OF INTEGRAGTED HEALTHCARE CENTRE OF PRECONCEPTION  AS A CORE OF THE FIRST 1000 DAYS OF LIFE IN BANGGAI REGENCY </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Thaha, Abdul Razak</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Battung, Sabaria Manti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yahya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Novrian Syahruddin, akmal</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Harapin, Hardiyanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendahuluan: Peningkatan Kesehatan ibu sebelum hamil seperti pelayanan prakonsepsimemegang peranan penting dalam menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan kelak sertadapat berperan dalam penurunkan angka kematian ibu. Di kabupaten Banggai, pada tahun2015 Angka kematian ibu (AKI) 267/100.000), angka kematian bayi 7/1000 kelahiran hidup,dan ini tergolong tinggi. Begitu juga dengan prevalensi stunting juga menunjukkan angka35,4%. Untuk itu diperlukan upaya inovatif yang dapat menurunkan AKI serta stunting.Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pelaksanaan posyandu prakonsepsi diKabupaten Banggai dan dampaknya terhadap penurunan AKI, BBLR, dan anemia.Bahan danMetode: Proses pembentukan posyandu prakonsepsi dimulai dengan mengadakan SeminarNasional Penyelamatan 1000 Hari Pertama Kehidupan, penandatanganan MOU denganberbagai stakeholders, Sosialisasi Tingkat Kecamatan, penunjukan Desa Percontohan,Pencanangan Pelaksanaan Seluruh Puskesmas dan penerbitkan buku Pegangan PelayananKesehatan Wanita Prakonsepsi.Hasil: Keterlibatan dan komitmen para stakeholders cukuptinggi,peningkatan capaian yang positif terhadap beberapa indikator kesehatan yang berkaitandengan hasil dari posyandu prakonsepsi, serta penyebarluasan informasi tentang posyanduprakonsepsi lewat publikasi ilmiah, congress international maupun seminar nasional, sertarencana replikasi posyandu prakonsepsi ini ke kabupaten lain di Indonesia. Kesimpulan:Implementasi posyandu prakonsepsi terbukti memberikan kontribusi positif dalampeningkatan derajat kesehatan.
Kata Kunci: Posyandu, Prakonsepsi, 1000 HPK</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2022-05-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/20497</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v9i2.20497</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 9 No. 2 (2020): Vol. 9, No.2, November 2020 </dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v9i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/20497/8186</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>