Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

GAMBARAN KEBIASAAN SARAPAN DAN DURASI TIDUR PADA REMAJA GIZI LEBIH DI SMP MUHAMMADIYAH LIMBUNG

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 12 No. 2 (2023)

DOI
10.30597/jgmi.v12i2.27574
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2023-11-24
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Pendahuluan: Salah satu masalah gizi yang sering terjadi di lingkungan remaja adalah fenomena gizi lebih (overweight dan obesitas). Salah satu faktor yang dapat menyebabkan gizi lebih pada remaja adalah kebiasaan melewatkan sarapan dan durasi tidur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan sarapan dan durasi tidur pada remaja status gizi lebih di SMP Muhammadiyah Limbung Kabupaten Gowa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deksripstif. Sampel penelitian merupakan remaja usia 13-15 tahun kelas VII dan VIII yang mengalami gizi lebih. Penentuan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 79 orang. Kebiasaan sarapan dan kualitas sarapan diperoleh melalui kuesioner wawancara dan recall 24 jam, serta durasi tidur diperoleh melalui kuesioner Sleep Timing Questionnaire (STQ). Hasil: Sebagian besar responden memiliki kebiasaan jarang sarapan <4 kali/minggu (64,5%) dan masih memiliki kualitas sarapan yang kurang yaitu <15% dari AKG (50,6%). Durasi tidur sebagian besar remaja masih kurang yaitu <8 jam/hari baik weekdays (58,2) maupun weekend (51,9%). Kesimpulan: Sebagian besar remaja gizi lebih di SMP Muhammadiyah Limbung memiliki kebiasaan jarang sarapan dan kualitas sarapan yang masih kurang. Durasi tidur sebagian besar remaja masih kurang yaitu <8 jam/hari baik weekdays maupun weekend.

Collaboration network of the authors

40 authors · 167 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Safrullah AmirAffiliation unknown14
Rahayu IndriasariAffiliation unknown13
Aminuddin SyamAffiliation unknown12
Healthy HidayantyAffiliation unknown12
Veni HadjuAffiliation unknown8
Healthy HidayantiAffiliation unknown7
Burhanuddin BaharAffiliation unknown6
Devintha ViraniAffiliation unknown6
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown6
Marini Amalia MansurAffiliation unknown6
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown6
NurzakiahAffiliation unknown5
Citrakesumasari .Affiliation unknown5
sabaria battungAffiliation unknown4
ZakariaAffiliation unknown4
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown3
Syamsiar RussengAffiliation unknown2
citrakesumasari citrakesumasariAffiliation unknown2
Sabaria MantiAffiliation unknown2
Anna KhuzaimahAffiliation unknown2
Nurzakiah HasanAffiliation unknown2
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown2
Syarifah NurhalimaAffiliation unknown2
Yessy KurniatiAffiliation unknown2
Rusdin MuhallingInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Abdul Karim GaffarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
St. Mutiatu RahmahAffiliation unknown1
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown1
Fitriani Rahmatismi BlongkodAffiliation unknown1
Gemely DelfaniAffiliation unknown1
Hermawati HermawatiAffiliation unknown1
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown1
Hardiyanti SubairAffiliation unknown1
Dian NovriantiAffiliation unknown1
Ranny Ayu Kurnia AjieAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">GAMBARAN KEBIASAAN SARAPAN DAN DURASI TIDUR PADA REMAJA GIZI LEBIH DI SMP MUHAMMADIYAH LIMBUNG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fadhilah, Nahda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salam, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Trisasmita, Laksmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amalia, Marini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jafar, Nurhaedar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendahuluan: Salah satu masalah gizi yang sering terjadi di lingkungan remaja adalah fenomena gizi lebih (overweight dan obesitas). Salah satu faktor yang dapat menyebabkan gizi lebih pada remaja adalah kebiasaan melewatkan sarapan dan durasi tidur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan sarapan dan durasi tidur pada remaja status gizi lebih di SMP Muhammadiyah Limbung Kabupaten Gowa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deksripstif. Sampel penelitian merupakan remaja usia 13-15 tahun kelas VII dan VIII yang mengalami gizi lebih. Penentuan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 79 orang. Kebiasaan sarapan dan kualitas sarapan diperoleh melalui kuesioner wawancara dan recall 24 jam, serta durasi tidur diperoleh melalui kuesioner Sleep Timing Questionnaire (STQ). Hasil: Sebagian besar responden memiliki kebiasaan jarang sarapan &amp;lt;4 kali/minggu (64,5%) dan masih memiliki kualitas sarapan yang kurang yaitu &amp;lt;15% dari AKG (50,6%).&amp;nbsp; Durasi tidur sebagian besar remaja masih kurang yaitu &amp;lt;8 jam/hari baik weekdays (58,2) maupun weekend (51,9%). Kesimpulan: Sebagian besar remaja gizi lebih di SMP Muhammadiyah Limbung memiliki kebiasaan jarang sarapan dan kualitas sarapan yang masih kurang. Durasi tidur sebagian besar remaja masih kurang yaitu &amp;lt;8 jam/hari baik weekdays maupun weekend.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/27574</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v12i2.27574</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Gizi Masyarakat Indoneisa</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v12i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/27574/10786</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>