Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kejadian Wasting, Status Morbiditas, dan Status Imunisasi Dasar pada Balita di Kabupaten Banggai: INCIDENT OF WASTING, MORBIDITY STATUS, AND BASIC IMMUNIZATION STATUS OF TODDLERS IN BANGGAI REGENCY

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 13 No. 2 (2024)

DOI
10.30597/jgmi.v13i2.36021
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2024-11-25
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Pendahuluan: Wasting merupakan bentuk malnutrisi akut yang ditandai dengan nilai z-score < -2 SD berdasarkan berat badan menurut tinggi badan. Wasting mempunyai hubungan timbal balik dengan morbiditas pada anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian wasting, status morbiditas, dan status imunisasi dasar pada anak usia 12-59 bulan di Kabupaten Banggai. Bahan dan Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Toili 1 dan Puskesmas Sinorang, yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2023. Jumlah sampel yaitu 172 orang dari populasi balita dengan riwayat wasting dan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengambilan data menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri (BB dan TB/PB). Data dianalisis secara deskriptif dalam program SPSS. Hasil: Prevalensi wasting, balita dengan status imunisasi dasar tidak lengkap, balita yang mengalami sakit dalam 2 minggu terakhir masing – masing 25%; 56,4%; 27,9%. Kemudian pada balita wasting, lebih banyak berusia 24-35 bulan (39,5%), berjenis kelamin laki-laki (67,4%), status imunisasi dasar lengkap (29,3%), dan yang mengalami sakit (27,9%). Kesimpulan: Terdapat angka kejadian wasting yang tinggi, status morbiditas untuk kejadian ISPA tinggi, dan banyaknya anak dengan status imunisasi dasar tidak lengkap di Kabupaten Banggai.

Collaboration network of the authors

40 authors · 156 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurhaedar JafarAffiliation unknown19
Rahayu IndriasariAffiliation unknown13
Safrullah AmirAffiliation unknown8
Veni HadjuAffiliation unknown8
Aminuddin SyamAffiliation unknown7
Devintha ViraniAffiliation unknown7
Laksmi TrisasmitaAffiliation unknown4
Nurzakiah HasanAffiliation unknown4
Healthy HidayantiAffiliation unknown3
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown3
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown3
ZakariaAffiliation unknown3
Marini Amalia MansurAffiliation unknown3
Muhammad RachmatAffiliation unknown3
Citrakesumasari .Affiliation unknown3
Darmayanti WaluyoAffiliation unknown2
NurzakiahAffiliation unknown2
Burhanuddin BaharAffiliation unknown2
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown2
Marini AmaliaAffiliation unknown2
Rusdin MuhallingInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Abdul Karim GaffarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ulfa KurniatiAffiliation unknown1
Muhammad Zhohirul HaqAffiliation unknown1
YunitaAffiliation unknown1
Arifin SewengAffiliation unknown1
Harlinah HarlinahAffiliation unknown1
Hermawati HermawatiAffiliation unknown1
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown1
Hardiyanti SubairAffiliation unknown1
Dian NovriantiAffiliation unknown1
Ranny Ayu Kurnia AjieAffiliation unknown1
Ridwan ThahaAffiliation unknown1
Andi Nur HudayahAffiliation unknown1
zuhelviany zuhelvianyAffiliation unknown1
Syarifah NurhalimaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kejadian Wasting, Status Morbiditas, dan Status Imunisasi Dasar pada Balita di Kabupaten Banggai: INCIDENT OF WASTING, MORBIDITY STATUS, AND BASIC IMMUNIZATION STATUS OF TODDLERS IN BANGGAI REGENCY</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Zahrotul Hasanah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salam, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayanty, Healthy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Khuzaimah, Anna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendahuluan: Wasting&amp;nbsp;merupakan bentuk malnutrisi akut yang ditandai dengan nilai z-score&amp;nbsp;&amp;lt;&amp;nbsp;-2 SD berdasarkan berat badan menurut tinggi badan. Wasting&amp;nbsp;mempunyai hubungan timbal balik dengan morbiditas pada anak.&amp;nbsp;Tujuan:&amp;nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian wasting, status morbiditas, dan status imunisasi dasar pada anak usia 12-59 bulan di Kabupaten Banggai. Bahan dan Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Toili 1 dan Puskesmas Sinorang, yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2023. Jumlah sampel yaitu 172 orang dari populasi balita dengan riwayat wasting&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengambilan data menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri (BB&amp;nbsp;dan TB/PB). Data dianalisis secara deskriptif&amp;nbsp;dalam program SPSS. Hasil: Prevalensi wasting, balita dengan status imunisasi&amp;nbsp;dasar&amp;nbsp;tidak lengkap, balita yang mengalami sakit dalam&amp;nbsp;2 minggu terakhir masing – masing 25%;&amp;nbsp;56,4%; 27,9%. &amp;nbsp;Kemudian pada balita wasting, lebih banyak berusia 24-35 bulan (39,5%), berjenis kelamin laki-laki (67,4%), status imunisasi dasar lengkap&amp;nbsp;(29,3%), dan yang mengalami sakit (27,9%). Kesimpulan: Terdapat angka kejadian wasting&amp;nbsp;yang tinggi, status morbiditas untuk kejadian ISPA tinggi, dan banyaknya anak dengan status imunisasi dasar tidak lengkap di Kabupaten Banggai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/36021</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v13i2.36021</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v13i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/36021/12165</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>