Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Indeks Glikemik dan Komposisi Gizi Kue Putu Nasi Aking Sebagai Pangan Pencegah DMT2: ANALYSIS OF GLYCEMIC INDEX AND NUTRITIONAL COMPOSITION OF PUTU CAKE MADE FROM RECYCLED DRIED RICE AS AN ALTERNATIVE FOOD TO PREVENT TYPE 2 DIABETES

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 14 No. 1 (2025)

DOI
10.30597/jgmi.v14i1.43756
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2025-05-31
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Salah satu langkah pencegahan DMT2 adalah mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik (glycemic index). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar indeks glikemik dan komposisi zat gizi kue putu berbahan dasar nasi aking sebagai alternatif pangan lokal untuk mencegah DMT2. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan uji organoleptik yang menggunakan 11 orang panelis semi terlatih. Analisis indeks glikemik dengan cara mengambil gula darah pada menit ke 0, 30, 60, 90, dan 120. Serta analisis proksimat yang meliputi kadar karbohidrat (Luff-Schoorl), protein (Kjeldahl), lemak (Soxhlet), kadar air, abu, dan serat (gravimetri). Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa kue putu dengan 70% tepung nasi aking & 30% kelapa parut memiliki nilai penerimaan tertinggi pada parameter tekstur, tampilan, dan aroma. Hasil analisis laboratorium pada kue putu berbahan dasar nasi aking (25 g) menunjukkan kandungan karbohidrat 14,7 g, protein 1,6 g, lemak 2,7 g, kadar air 4,8 mg, kadar abu 0,1 mg, kadar serat kasar 3,5 mg, serta indeks glikemik sebesar 32,3. Kue putu berbahan dasar nasi aking memiliki indeks glikemik rendah dengan kadar zat gizi yang baik dan berpotensi sebagai alternatif pangan bagi penderita atau individu dengan risiko DMT2. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pengaruh konsumsi jangka panjang terhadap kadar gula darah.

Collaboration network of the authors

40 authors · 167 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Healthy HidayantyAffiliation unknown8
Nurhaedar JafarAffiliation unknown7
Abdul SalamInstitut Agama Islam Negeri Kendari7
Veni HadjuAffiliation unknown5
Aminuddin SyamAffiliation unknown4
Safrullah AmirAffiliation unknown4
Healthy HidayantiAffiliation unknown3
Citrakesumasari .Affiliation unknown3
Abdul Razak ThahaAffiliation unknown2
Devintha ViraniAffiliation unknown2
Marini Amalia MansurAffiliation unknown2
Burhanuddin BaharAffiliation unknown2
citrakesumasari citrakesumasariAffiliation unknown2
Indra Fajarwati IbnuAffiliation unknown2
Nurzakiah HasanAffiliation unknown2
Ulfa KurniatiAffiliation unknown1
Muhammad Zhohirul HaqAffiliation unknown1
YunitaAffiliation unknown1
Harlinah HarlinahAffiliation unknown1
Anggun Dwi HardiAffiliation unknown1
Dwi SulastriAffiliation unknown1
Hasnah AssriyahAffiliation unknown1
Nurhaeddar JafarAffiliation unknown1
Ita Sajek PrayektiAffiliation unknown1
Abdul Razak ThahaAffiliation unknown1
Citrakesumasari YaksanAffiliation unknown1
Aulia MaghfirahAffiliation unknown1
Sabaria MantiAffiliation unknown1
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown1
Andi AisyahAffiliation unknown1
Elma AmpangaloAffiliation unknown1
Putri Rahmawati NentoAffiliation unknown1
Sahanti RiskiytantiAffiliation unknown1
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown1
A. Nurul Maulida TenriraweAffiliation unknown1
Marini Amaliah MansurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Indeks Glikemik dan Komposisi Gizi Kue Putu Nasi Aking Sebagai Pangan Pencegah DMT2: ANALYSIS OF GLYCEMIC INDEX AND NUTRITIONAL COMPOSITION OF PUTU CAKE MADE FROM RECYCLED DRIED RICE AS AN ALTERNATIVE  FOOD TO PREVENT TYPE 2 DIABETES</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Usman, Faisayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Indriasari, Rahayu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Khuzaimah, Anna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Najamuddin, Ulfah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Salah satu langkah pencegahan DMT2 adalah mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik (glycemic index). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar indeks glikemik dan komposisi zat gizi kue putu berbahan dasar nasi aking sebagai alternatif pangan lokal untuk mencegah DMT2. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan uji organoleptik yang menggunakan 11 orang panelis semi terlatih. Analisis indeks glikemik dengan cara mengambil gula darah pada menit ke 0, 30, 60, 90, dan 120. Serta analisis proksimat yang meliputi kadar karbohidrat (Luff-Schoorl), protein (Kjeldahl), lemak (Soxhlet), kadar air, abu, dan serat (gravimetri). Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa kue putu dengan 70% tepung nasi aking &amp;amp; 30% kelapa parut memiliki nilai penerimaan tertinggi pada parameter tekstur, tampilan, dan aroma. Hasil analisis laboratorium pada kue putu berbahan dasar nasi aking (25 g) menunjukkan kandungan karbohidrat 14,7 g, protein 1,6 g, lemak 2,7 g, kadar air 4,8 mg, kadar abu 0,1 mg, kadar serat kasar 3,5 mg, serta indeks glikemik sebesar 32,3. Kue putu berbahan dasar nasi aking memiliki indeks glikemik rendah dengan kadar zat gizi yang baik dan berpotensi sebagai alternatif pangan bagi penderita atau individu dengan risiko DMT2. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pengaruh konsumsi jangka panjang terhadap kadar gula darah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/43756</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v14i1.43756</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v14i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/43756/12876</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>