Open access Jurnal
ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN DAN PENYIMPANAN GARAM BERYODIUM DI KELURAHAN BONTORANNU: STUDI KASUS DI KELURAHAN BONTORANNU KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 14 No. 2 (2025)
- ISSN
- 2686-1909, 2302-8807
- Published
- 2025-11-26
- Publisher
- Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Language
- en
Abstract
Pendahuluan: Asupan yodium yang cukup melalui konsumsi garam beryodium penting untuk mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), namun distribusi dan konsumsinya di Indonesia masih menjadi tantangan, termasuk di daerah penghasil garam seperti Kelurahan Bontorannu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku masyarakat dalam pemilihan dan penyimpanan garam serta dampaknya terhadap ketersediaan dan mutu garam beryodium di rumah tangga. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 100 rumah tangga yang dipilih secara simple random sampling dari total populasi 1.367 rumah tangga. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, observasi langsung praktik penyimpanan, dan yodina test terhadap garam rumah tangga. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact test. Hasil: Sebanyak 63% memiliki pengetahuan kurang, 71% bersikap negatif terhadap garam beryodium, 71% menganggap harganya mahal, dan 59% merasa sulit memperolehnya. Hanya 28% rumah tangga memiliki garam beryodium. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, harga, aksesibilitas, serta kebiasaan memeriksa label dengan ketersediaan garam beryodium (p < 0,05). Hanya 21% rumah tangga menyimpan garam secara ideal, dan terdapat hubungan signifikan antara praktik penyimpanan dengan mutu garam beryodium (p=0,000), dimana mutu garam yang baik seluruhnya berasal dari rumah tangga dengan penyimpanan ideal. Kesimpulan: Perilaku masyarakat dalam memilih dan menyimpan garam berpengaruh terhadap ketersediaan dan mutu garam beryodium. Perlu edukasi berkelanjutan serta peningkatan akses dan keterjangkauan garam beryodium bagi masyarakat. Kata kunci: Garam Beryodium, Penyimpanan Garam, Mutu Garam, Ketersediaan Garam
Collaboration network of the authors
40 authors · 165 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Nurhaedar Jafar | Affiliation unknown | 22 |
| Aminuddin Syam | Affiliation unknown | 8 |
| Rahayu Indriasari | Affiliation unknown | 7 |
| Healthy Hidayanty | Affiliation unknown | 6 |
| Devintha Virani | Affiliation unknown | 6 |
| Nurzakiah | Affiliation unknown | 6 |
| Veni Hadju | Affiliation unknown | 5 |
| Nurzakiah Hasan | Affiliation unknown | 5 |
| Healthy Hidayanti | Affiliation unknown | 3 |
| Djunaidi M Dachlan | Affiliation unknown | 3 |
| Laksmi Trisasmita | Affiliation unknown | 3 |
| Marini Amalia Mansur | Affiliation unknown | 3 |
| Citrakesumasari . | Affiliation unknown | 3 |
| Anna Khuzaimah | Affiliation unknown | 3 |
| Saifuddin Sirajuddin | Affiliation unknown | 2 |
| Zakaria | Affiliation unknown | 2 |
| Burhanuddin Bahar | Affiliation unknown | 2 |
| Husnul Aini | Affiliation unknown | 2 |
| Yustika Ramadhani | Affiliation unknown | 2 |
| Rusdin Muhalling | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Abdul Karim Gaffar | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Hermawati Hermawati | Affiliation unknown | 1 |
| Sabaria Manti Battung | Affiliation unknown | 1 |
| Hardiyanti Subair | Affiliation unknown | 1 |
| Sabaria Manti Battung | Affiliation unknown | 1 |
| Dian Novrianti | Affiliation unknown | 1 |
| Ranny Ayu Kurnia Ajie | Affiliation unknown | 1 |
| Ridwan Thaha | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Nur Hudayah | Affiliation unknown | 1 |
| zuhelviany zuhelviany | Affiliation unknown | 1 |
| Syarifah Nurhalima | Affiliation unknown | 1 |
| Hendrawan Tumakaka | Affiliation unknown | 1 |
| Sih Wening Shivanela | Affiliation unknown | 1 |
| Djunaidi Dachlan | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyuni Nurqadriyani Bustan Uni | Affiliation unknown | 1 |
| Elma Ampangalo | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.