Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

WORKSHOP PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DAERAH: PENDEKATAN ALTERNATIF PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 110–114

DOI
10.20956/pa.v5i1.2862
ISSN
2580-3786
Published
2021-01-14
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Abstract: Planning and budgeting is a strategic first step in realizing regional financial management that is oriented towards improving the welfare of the community. To make it happen, we need human resources who have the ability and skills to analyze regional strategic problems and put them into a design program and activities accompanied by funding capabilities. This study aims to improve the knowledge and skills of regional financial managers, especially in the areas of regional planning and budgeting. This activity is carried out in the form of a workshop so that each participant can immediately gain knowledge and skills as well as approaches in solving every case faced. Planning and budgeting workshops for Regional Work Units within the scope of the Pangkajene and Islands Regency governments are a solution that is considered effective in resolving these problems. The workshop was attended by 60 State Civil Servants who have the main tasks and functions of planning and budgeting in each regional apparatus organization. Activities will be carried out using a Participative approach and accompanied by a discussion of real cases that have occurred in each SKPD. The results of the study indicate that some of the problems faced by the Pangkajene and Islands Regency governments are 1) planning resources are still limited, 2) most of the Musrenbang processes are still in the form of compiling a shopping list of activities. 3) the RPJPD to RPJMD and RPJMD to RKPD breakdowns often do not match. Abstrak: Perencanaan dan penganggaran merupakan langkah awal yang sifatnya strategis dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkannya diperlukan sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam menganalisis permasalahan strategis daerah dan menuangkannya dalam sebuah rancangan program dan kegiatan yang disertai dengan kemampuan pendanaan. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola keuangan daerah khususnya dalam bidang perencanaan dan penganggaran daerah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk workshop agar setiap peserta dapat langsung memperoleh pengetahuan dan keterampilan serta pendekatan-pendekatan dalam penyelesaian setiap kasus yang dihadapi. Workshop perencanaan dan penganggaran bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam lingkup pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menjadi solusi yang dianggap efektif untuk menyelesaikan permasalahan dimaksud. Workshop diikuti oleh 60 Aparatur Sipil Negara yang memiliki tupoksi dalam bidang perencanaan dan penganggaran di masing-masing organisasi perangkat daerah. Kegiatan akan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif (Participative approach) dan disertai dengan pembahasan kasus-kasus riil yang terjadi di masing-masing SKPD. Hasil studi menunjukkan bahwa beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan adalah 1) masih terbatasnya sumberdaya perencana, 2) proses Musrenbang kebanyakan masih bersifat menyusun daftar belanja (shopping list) kegiatan. 3) breakdown RPJPD ke RPJMD dan RPJMD ke RKPD seringkali tidak nyambung (match).

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 71 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Tadulako University
  • Riau University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad RifaiAffiliation unknown4
SYAMSU ALAMAffiliation unknown2
Rahmawati HSAffiliation unknown2
Muhammad AliTadulako University2
Arfa ApriliantiAffiliation unknown1
Fauzi R. RahimAffiliation unknown1
Nuraeni KadirAffiliation unknown1
Muhammad Rezha ZadaAffiliation unknown1
Nia Nanda Nugrayani SetiyonoAffiliation unknown1
. KarmilaAffiliation unknown1
SumardiAffiliation unknown1
AR HidayatAffiliation unknown1
Abdul Rahman KadirAffiliation unknown1
Fahruni KhaerunnisaAffiliation unknown1
Suci Puji LestariAffiliation unknown1
Maat PonoAffiliation unknown1
Rakhman LabaAffiliation unknown1
ZulfikarAffiliation unknown1
Muh. AkmalAffiliation unknown1
Tina Andrieta PorayouwAffiliation unknown1
Rahman LabaAffiliation unknown1
Nur Fathirah HusainAffiliation unknown1
Idayanti NursyamsiAffiliation unknown1
Indah Permata SariRiau University1
Abdul Rahman RazakAffiliation unknown1
Tia AuliaAffiliation unknown1
HariarmisAffiliation unknown1
Andi DaniaAffiliation unknown1
Ochtman ValdimasAffiliation unknown1
Indraswati T.A. RevianeAffiliation unknown1
Muh Zul Fathurahman MalikAffiliation unknown1
Tariza Desty RamadhanaAffiliation unknown1
Ahmad Farid BandangAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">WORKSHOP PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DAERAH: PENDEKATAN ALTERNATIF PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nohong, Mursalim </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sanusi, Abdullah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurqamar, Insany Fitri </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Alimuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kusumawati, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sabir</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Planning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">budgeting </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">workshop</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">performance-based budgeting</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstract: Planning and budgeting is a strategic first step in realizing regional financial management that is oriented towards improving the welfare of the community. To make it happen, we need human resources who have the ability and skills to analyze regional strategic problems and put them into a design program and activities accompanied by funding capabilities. This study aims to improve the knowledge and skills of regional financial managers, especially in the areas of regional planning and budgeting. This activity is carried out in the form of a workshop so that each participant can immediately gain knowledge and skills as well as approaches in solving every case faced. Planning and budgeting workshops for Regional Work Units within the scope of the Pangkajene and Islands Regency governments are a solution that is considered effective in resolving these problems. The workshop was attended by 60 State Civil Servants who have the main tasks and functions of planning and budgeting in each regional apparatus organization. Activities will be carried out using a Participative approach and accompanied by a discussion of real cases that have occurred in each SKPD. The results of the study indicate that some of the problems faced by the Pangkajene and Islands Regency governments are 1) planning resources are still limited, 2) most of the Musrenbang processes are still in the form of compiling a shopping list of activities. 3) the RPJPD to RPJMD and RPJMD to RKPD breakdowns often do not match.
 
 
 
 
 
Abstrak: Perencanaan dan penganggaran merupakan langkah awal yang sifatnya strategis dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkannya diperlukan sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam menganalisis permasalahan strategis daerah dan menuangkannya dalam sebuah rancangan program dan kegiatan yang disertai dengan kemampuan pendanaan. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola keuangan daerah khususnya dalam bidang perencanaan dan penganggaran daerah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk workshop agar setiap peserta dapat langsung memperoleh pengetahuan dan keterampilan serta pendekatan-pendekatan dalam penyelesaian setiap kasus yang dihadapi. Workshop perencanaan dan penganggaran bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam lingkup pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menjadi solusi yang dianggap efektif untuk menyelesaikan permasalahan dimaksud. Workshop diikuti oleh 60 Aparatur Sipil Negara yang memiliki tupoksi dalam bidang perencanaan dan penganggaran di masing-masing organisasi perangkat daerah. Kegiatan akan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif (Participative approach) dan disertai dengan pembahasan kasus-kasus riil yang terjadi di masing-masing SKPD. Hasil studi menunjukkan bahwa beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan adalah 1) masih terbatasnya sumberdaya perencana, 2) proses Musrenbang kebanyakan masih bersifat menyusun daftar belanja (shopping list) kegiatan. 3) breakdown RPJPD ke RPJMD dan RPJMD ke RKPD seringkali tidak nyambung (match).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2021-01-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/2862</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v5i1.2862</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021; 110-114</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v5i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/2862/6329</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v5i1.2862.g6329</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>