Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMANFAATAN INDIGO SEBAGAI PEWARNA ALAMI RAMAH LINGKUNGAN BAGI PENGRAJIN BATIK ZIE

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 3 No. 2 (2019) · hlm. 133–143

DOI
10.20956/pa.v3i2.6454
ISSN
2580-3786
Terbit
2019-10-14
Penerbit
LP2M Universitas Hasanuddin
Bahasa
en

Abstrak

Utilization of Indigo as Eco-Friendly Natural Dyes for Zie Batik CraftsmenAbstract. Batik is a cultural identity of Indonesian society which currently developing dynamically. The use of natural dyes by utilizing plants is being developed by several batik artisans. This service activity aims to facilitate partners to be able to utilize indigo as natural dyes of environmentally friendly batik and be able to compete in the international market. The activities are conducted with Batik Zie as partners in Kampung Malon, Gunungpati District, Semarang, by facilitating partners to negotiate and collaborate with suppliers of natural dye raw materials, conduct training and mentoring indigo pasta making. Besides that, it also promotes products through exhibitions and documentation of activities. While the use of Indigofera Tinctoria L extract, Crusia Strobilantes could produce light blue, turquoise blue and dark blue. The collaboration with UKM ISUGA makes the availability of indigo pasta as a natural dye became well maintained. While indigo has a role in staining light blue to dark blue natural dyes. Utilization of natural dyes is eco-friendly and does not harm/pollute the environment. Partner participation in 3 exhibitions, makes the batik products could compete in the international market.Keywords: Natural dye, batik, indigo, eco-friendlyAbstrak. Batik merupakan identitas budaya masyarakat Indonesia saat ini berkembang secara dinamis. Penggunaan pewarna alami dengan memanfaatkan tanaman sedang dikembangkan oleh beberapa pengrajin batik. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi mitra agar mampu memanfaatkan indigo sebagai pewarna alami batik ramah lingkungan dan mampu bersaing di pasar internasional. Kegiatan dilakukan dengan Mitra Batik Zie yang berada di Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati, Semarang, dengan memfasilitasi mitra untuk negosiasi dan kerjasama dengan suplier penyedia bahan baku pewarna alami, melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan pasta indigo. Di samping itu juga mempromosikan produk melalui pameran serta melakukan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan ekstraksi indigo (Indigofera tinctoria L, strobilantes crusia) dapat menghasilkan warna biru muda, biru kehijauan serta biru tua. Adanya kerjasama dengan UKM ISUGA, menjadikan ketersediaan pasta indigo sebagai pewarna alami selalu terjaga. Sedangkan indigo mempunyai peran dalam pewarnaan biru muda hingga biru tua. Penggunaan pewarna alami tersebut bersifat ramah lingkungan dan tidak mencemari lingkungan. Keikutsertaan mitra dalam 3 pameran, menjadikan produk batik mitra turut bersaing di pasar internasional.Kata kunci. Pewarna alami, batik, indigo, ramah lingkungan

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 96 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang5
Sri NgabektiState University of Semarang4
Inaya Sari MelatiState University of Semarang4
Andin IrsadiState University of Semarang3
Khaerunisak KhaerunisakAfiliasi tidak diketahui2
Kartono KartonoState University of Semarang2
Ahmad Yusril FahmiAfiliasi tidak diketahui2
R Benny RiyantoAfiliasi tidak diketahui2
Isti HidayahAfiliasi tidak diketahui2
Danang Dwi SaputroAfiliasi tidak diketahui2
Dhita Pracisca MutiatariAfiliasi tidak diketahui2
Nur Kusuma DewiAfiliasi tidak diketahui2
Dhita Prasisca MutiatariState University of Semarang1
Satya Budi NugrahaState University of Semarang1
Saringatun MudrikahState University of Semarang1
Lola Kurnia PitalokaState University of Semarang1
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang1
Nur Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Ira NoviantiAfiliasi tidak diketahui1
PartayaAfiliasi tidak diketahui1
Febrian Achmad NurudinAfiliasi tidak diketahui1
Siti Harnina BintariAfiliasi tidak diketahui1
Fitria Ayu TirtaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Tyas Agung PribadiAfiliasi tidak diketahui1
Hengky PurwantoAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Afif HakimAfiliasi tidak diketahui1
Octarina Tri HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Hasti Apri SanjivanieAfiliasi tidak diketahui1
Ning SetiatiAfiliasi tidak diketahui1
Anis SusiloAfiliasi tidak diketahui1
RR. Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Fidia FibrianaState University of Semarang1
Nurdian SusilowatiAfiliasi tidak diketahui1
Sunyoto SunyotoAfiliasi tidak diketahui1
Dewi LarasatiAfiliasi tidak diketahui1
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui1
Lina HerlinaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, pertama di-harvest 3 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMANFAATAN INDIGO SEBAGAI PEWARNA ALAMI RAMAH LINGKUNGAN BAGI PENGRAJIN BATIK ZIE</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Martuti, Nana Kariada</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayah, Isti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Margunani, Margunani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Natural dye</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">batik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">indigo</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">eco-friendly</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Utilization of Indigo as Eco-Friendly Natural Dyes for Zie Batik CraftsmenAbstract. Batik is a cultural identity of Indonesian society which currently developing dynamically. The use of natural dyes by utilizing plants is being developed by several batik artisans. This service activity aims to facilitate partners to be able to utilize indigo as natural dyes of environmentally friendly batik and be able to compete in the international market. The activities are conducted with Batik Zie as partners in Kampung Malon, Gunungpati District, Semarang, by facilitating partners to negotiate and collaborate with suppliers of natural dye raw materials, conduct training and mentoring indigo pasta making. Besides that, it also promotes products through exhibitions and documentation of activities. While the use of Indigofera Tinctoria L extract, Crusia Strobilantes could produce light blue, turquoise blue and dark blue. The collaboration with UKM ISUGA makes the availability of indigo pasta as a natural dye became well maintained. While indigo has a role in staining light blue to dark blue natural dyes. Utilization of natural dyes is eco-friendly and does not harm/pollute the environment. Partner participation in 3 exhibitions, makes the batik products could compete in the international market.Keywords: Natural dye, batik, indigo, eco-friendlyAbstrak. Batik merupakan identitas budaya masyarakat Indonesia saat ini berkembang secara dinamis. Penggunaan pewarna alami dengan memanfaatkan tanaman sedang dikembangkan oleh beberapa pengrajin batik. Kegiatan ini bertujuan untuk  memfasilitasi mitra agar mampu memanfaatkan indigo sebagai pewarna alami batik ramah lingkungan dan mampu bersaing di pasar internasional. Kegiatan dilakukan dengan Mitra Batik Zie yang berada di Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati, Semarang, dengan memfasilitasi mitra untuk negosiasi dan kerjasama dengan suplier penyedia bahan baku pewarna alami, melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan pasta indigo. Di samping itu juga mempromosikan produk melalui pameran serta melakukan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan ekstraksi indigo (Indigofera tinctoria L, strobilantes crusia) dapat menghasilkan warna biru muda, biru kehijauan serta biru tua. Adanya kerjasama dengan UKM ISUGA, menjadikan ketersediaan pasta indigo sebagai pewarna alami selalu terjaga. Sedangkan indigo mempunyai peran dalam pewarnaan biru muda hingga biru tua. Penggunaan pewarna alami tersebut bersifat ramah lingkungan dan tidak mencemari lingkungan. Keikutsertaan mitra dalam 3  pameran, menjadikan produk batik mitra turut bersaing di pasar internasional.Kata kunci. Pewarna alami, batik, indigo, ramah lingkungan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/6454</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v3i2.6454</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2019; 133-143</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v3i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/6454/4225</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v3i2.6454.g4225</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>