Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENINGKATAN KAPABILITAS PEJABAT PENATAUSAHAAN KEUANGAN DAN BENDAHARA DALAM PENATAUSAHAAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN TRANSAKSI NON TUNAI

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 4 No. 3 (2020) · pp. 380–385

DOI
10.20956/pa.v4i3.8107
ISSN
2580-3786
Published
2020-12-27
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Abstract. The application of non-cash transactions aims to provide flexibility and convenience to Treasurers and recipients of services in the implementation of non-cash payment transactions while ensuring transparent and accountability elements, while Commitment Making Officers (PPK) can be used as controls so that non-cash transactions can be referred, is verified and analyzed which will have an impact on the issuance of SPM, and is used to prepare financial reports and audit purposes. The purpose of the implementation of community service activities is to increase the capability of financial administration officials so that the realization of accountability and transparency in financial management, this can only be achieved if various supporting factors have been fulfilled such as the preparation of regulations and policies, preparation of competent human resources and integrated information systems that are adequate. Community service activities are carried out using lecture and tutorial methods. The reality on the ground shows that the problem that arises in overcoming government regulations regarding non-cash transactions is the lack of understanding of the staff of the Bone district government finance regarding the rules relating to the management of non-cash cash. The results of this activity indicate an increase in the capability of the treasurer of expenditure to manage non-cash transactions properly, this is evident in the documents used in the implementation of non-cash transactions that are complete and able to show elements of transparency and accountability. Keywords: Non-cash transactions, administration, accountability. Abstrak. Penerapan transaksi non-tunai bertujuan agar dapat memberikan fleksibilitas dan kemudahan kepada Bendahara dan penerima jasa dalam pelaksanaan transaksi pembayaran non-tunai dengan tetap menjamin unsur transparan dan akuntabilitas, sedangkan bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dapat dijadikan kontrol sehingga transaksi non-tunai dapat dirujuk, diverfikasi dan dianalisis yang akan berdampak di terbitkannya SPM, serta digunakan untuk pembuatan laporan keuangan dan kepentingan pemeriksaan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan kapabilitas pejabat penatausahaan keuangan agar terwujudnya akuntabilitas dan transparasi pengelolaan keuangan, ini hanya dapat dicapai apabila berbagai faktor pendukung sudah terpenuhi seperti penyiapan regulasi dan kebijakan, penyiapan SDM yang berkompeten serta sistem informasi yang terintegrasi sudah memadai. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan tutorial. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa permasalahan yang muncul dalam mengatasi peraturan pemerintah tentang transaksi non-tunai adalah kurangnya pemahaman staf bagian keuangan pemerintah kabupaten Bone tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan pengelolaan kas non tunai. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kapabilitas bendahara pengeluaran untuk mengelola transaksi non tunai dengan baik, hal ini nampak pada dokumen-dokumen yang digunakan dalam pelaksanaan transaksi non tunai telah lengkap dan mampu menunjukkan unsur transparan dan akuntabilitas. Kata Kunci: Transaksi non tunai, penatausahaan, pertanggungjawaban keuangan

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 173 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo7
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo6
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo5
Abdul M. BalubiAffiliation unknown4
Irwan J. EffendyAffiliation unknown4
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo3
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo3
NUR ISNAINI ULFAUniversitas Halu Oleo3
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo3
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo3
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown3
MARIADI MARIADIUniversitas Halu Oleo2
SYAIR SYAIRUniversitas Halu Oleo2
Vit Neru SatrahUniversitas Halu Oleo2
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo2
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo2
Syarifuddin RasyidAffiliation unknown2
. SyamsuddinAffiliation unknown2
Rahmawati HSAffiliation unknown2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Asdianti AsdiantiUniversitas Halu Oleo1
Hasriani HasrianiAffiliation unknown1
Gusnawaty HSUniversitas Halu Oleo1
NURIADI NURIADIAffiliation unknown1
WAODE SITI ANIMA HISEINAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo1
Murni Sari RahayuUniversitas Halu Oleo1
Nurhidayah NurhidayahUniversitas Halu Oleo1
RISDAYANI RISDAYANIUniversitas Halu Oleo1
Handrawan HandrawanUniversitas Halu Oleo1
Sabrina HidayatUniversitas Halu Oleo1
Sitti Aida Adha TaridalaUniversitas Halu Oleo1
Usman RianseAffiliation unknown1
Evi SatispiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENINGKATAN KAPABILITAS  PEJABAT PENATAUSAHAAN KEUANGAN DAN BENDAHARA DALAM  PENATAUSAHAAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN TRANSAKSI NON TUNAI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Indrijawati, Aini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mediaty</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ibrahim, Muhammad Achyar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosnawintang</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Transaksi Non Tunai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Penatausahaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pertanggungjawaban Keuangan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstract. The application of non-cash transactions aims to provide flexibility and convenience to Treasurers and recipients of services in the implementation of non-cash payment transactions while ensuring transparent and accountability elements, while Commitment Making Officers (PPK) can be used as controls so that non-cash transactions can be referred , is verified and analyzed which will have an impact on the issuance of SPM, and is used to prepare financial reports and audit purposes. The purpose of the implementation of community service activities is to increase the capability of financial administration officials so that the realization of accountability and transparency in financial management, this can only be achieved if various supporting factors have been fulfilled such as the preparation of regulations and policies, preparation of competent human resources and integrated information systems that are adequate. Community service activities are carried out using lecture and tutorial methods. The reality on the ground shows that the problem that arises in overcoming government regulations regarding non-cash transactions is the lack of understanding of the staff of the Bone district government finance regarding the rules relating to the management of non-cash cash. The results of this activity indicate an increase in the capability of the treasurer of expenditure to manage non-cash transactions properly, this is evident in the documents used in the implementation of non-cash transactions that are complete and able to show elements of transparency and accountability.
Keywords: Non-cash transactions, administration, accountability.
 
Abstrak. Penerapan transaksi  non-tunai  bertujuan agar dapat memberikan fleksibilitas dan kemudahan kepada Bendahara dan penerima jasa dalam pelaksanaan transaksi pembayaran non-tunai dengan tetap menjamin unsur transparan dan akuntabilitas, sedangkan bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dapat dijadikan kontrol sehingga transaksi non-tunai dapat dirujuk, diverfikasi dan dianalisis yang akan berdampak di terbitkannya SPM, serta digunakan untuk pembuatan laporan keuangan dan kepentingan pemeriksaan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan kapabilitas pejabat penatausahaan keuangan agar terwujudnya akuntabilitas dan transparasi pengelolaan keuangan, ini hanya dapat dicapai apabila berbagai faktor pendukung sudah terpenuhi seperti penyiapan regulasi dan kebijakan, penyiapan SDM yang berkompeten serta sistem informasi yang terintegrasi sudah memadai. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan tutorial. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa permasalahan yang muncul dalam mengatasi peraturan pemerintah tentang transaksi non-tunai adalah kurangnya pemahaman staf bagian keuangan pemerintah kabupaten Bone tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan pengelolaan kas non tunai. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kapabilitas bendahara pengeluaran untuk mengelola transaksi non tunai dengan baik, hal ini nampak pada dokumen-dokumen yang digunakan dalam pelaksanaan transaksi non tunai telah lengkap dan mampu menunjukkan unsur transparan dan akuntabilitas.
Kata Kunci: Transaksi non tunai, penatausahaan, pertanggungjawaban keuangan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/8107</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v4i3.8107</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2020; 380-385</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v4i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/8107/6201</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v4i3.8107.g6201</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>