Akses terbuka Jurnal
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA DAN DIVERSIFIKASI LIMBAH TERNAK ULAT HONGKONG DI SEMARANG
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 5 No. 2 (2021) · hlm. 168–175
- ISSN
- 2580-3786
- Terbit
- 2021-03-17
- Penerbit
- LP2M Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Abstract. Ulat Hongkong (mealworm) is the main food for insectivorous birds, which are generally chirping birds. Currently, the need for mealworms for bird feed in Semarang City supplied from the outside region, such as Magelang, Malang, Surabaya, and Pasuruan. Mealworm breeders in Semarang are still in a small number with a limited amount of production. Besides, sewage from mealworm is still not widely used. The Community Partnership Program (community service activities) aims to provide training for mealworm farmers in the city of Semarang to increase cultivation productivity and process its livestock waste into fertilizer. The implementation process of the community service activity carried out by providing training, assisting, and facilitating for breeder partner. Furthermore, analyzing the results of laboratory tests of fertilizer, which processed from mealworm livestock waste for further packaging and marketing. This community service activity's results are the increase of the mealworm production and the new skills of partners in processing sewage waste into organic fertilizer to provide increased income for the partners. Abstrak. Ulat hongkong merupakan makanan utama bagi burung pemakan serangga yang umumnya burung-burung kicau. Saat ini kebutuhan ulat hongkong untuk pakan burung di Kota Semarang banyak disuplai dari luar kota, seperti Magelang, Malang, Surabaya dan Pasuruan. Peternak ulat hongkong di Semarang masih sedikit dengan jumlah produksi yang masih terbatas. Selain itu, limbah kotoran dari ternak ulat hongkong ini juga masih belum banyak dimanfaatkan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada peternak ulat hongkong di Kota Semarang untuk meningkatkan produktivitas budidaya dan mengolah limbah ternak ulat hongkong tersebut menjadi pupuk. Proses pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan, pendampingan dan fasilitasi untuk mitra peternak. Selanjutnya menganalisis hasil uji lab dari pupuk olahan limbah ternak tersebut untuk dikemas dan dipasarkan lebih lanjut. Hasil dari kegiatan pengabdian ini terwujud dari peningkatan produksi ulat hongkong dan keterampilan baru mitra dalam pengolahan limbah kotoran menjadi pupuk organik Puhong sehingga dapat memberikan peningkatan penghasilan bagi mitra pengabdian.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 136 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- University of Brawijaya
- Omdurman Islamic University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 6 |
| Puji Hardati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Dhita Prasisca Mutiatari | State University of Semarang | 3 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 3 |
| Inaya Sari Melati | State University of Semarang | 2 |
| Dhita Pracisca Mutiatari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Danang Dwi Saputro | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fulia Aji Gustaman | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andin Irsadi | State University of Semarang | 2 |
| Andi Irwan Benardi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wahyu Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Isti Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| RR. Sri Ratna Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lelu Dina Apristiai | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dadan Budiansyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Antari Ayuning Arsi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dadan Budiansyah Budiansyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Fiska Falisah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nasir Nayam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdul Jabbar | University of Brawijaya | 1 |
| Amar Sharaf Eldin Khair | Omdurman Islamic University | 1 |
| Nur Kusuma Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dadang Somantri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sriyanto Sriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni'maturrodhiyah Ni'maturrodhiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aprillia Findayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Roisyah Budiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arifah Nor Rohmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Venny Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widya Purwaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Iis Purwaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Saptono Putro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kukuh Imam Cahyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Rizqi Nuruddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hariyanto Hariyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Pitayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.