Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PELATIHAN KADER KESEHATAN DESA GUNA PEMBENTUKAN POS OBAT DESA SALENA

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 5 No. 4 (2021) · pp. 536–541

DOI
10.20956/pa.v5i4.11933
ISSN
2580-3786
Published
2021-08-10
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

One of the main issues that support the Vision of Long-Term National Development Plan 2005-2025 is independence through community-based health development. One of the achievements of this vision can be supported through the Active Alert Village program with indicators in the form of Community-based Health Efforts (UKBM). The Village Medicine Post is a form of UKBM that aims to meet emergency and temporary health needs in remote locations far from health service facilities. Salena Village is one of the areas in Palu City, which is located quite remote because it is at an altitude. This village does not yet have a Village Medicine Post and does not yet have trained health workers who have the ability to administer and use medicines. This is the basis for the implementation of community service which aims to improve the status of community independence in the health sector. The service was carried out by providing 2 training materials for health workers in the form of drug management and drug use, then evaluating knowledge and administering the initial medicines to be managed. Based on the evaluation, there were significant differences in knowledge among workers before and after training (p <0.05). This is in accordance with the output target set in the form of increased knowledge of workers in terms of first aid for several simple diseases. It is hoped that the trained health workers will be able to maximize the initial treatment for sick community members who need immediate help. --- Salah satu isu pokok yang menunjang Visi Pembangunan Nasional 2005-2025 adalah kemandirian melalui pembangunan kesehatan yang bersumber daya masyarakat. Pencapaian visi tersebut salah satunya dapat ditunjang melalui program Desa Siaga Aktif dengan indikator berupa Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM). Pos Obat Desa merupakan salah satu bentuk UKBM yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan darurat dan sementara pada lokasi terpencil yang jauh dari sarana pelayanan kesehatan. Desa Salena merupakan salah satu wilayah di Kota Palu yang lokasinya cukup terpencil karena berada di ketinggian. Desa ini belum memiliki Pos Obat Desa dan belum memiliki kader kesehatan terlatih yang memiliki kemampuan untuk mengelola dan menggunakan obat-obatan. Hal inilah yang menjadi dasar pelaksanaan pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan status kemandirian masyarakat di bidang kesehatan. Pengabdian dilakukan dengan memberi 2 materi pelatihan kepada kader kesehatan berupa manajemen pengelolaan obat dan penggunaan obat kemudian dilakukan evaluasi pengetahuan serta pemberian obat-obatan awal untuk dikelola. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada kader sebelum dan setelah pelatihan (p<0,05). Hal ini sudah sesuai dengan target luaran yang ditetapkan berupa peningkatan pengetahuan kader dalam hal pertolongan pertama untuk beberapa penyakit sederhana. Kader kesehatan yang sudah dilatih tersebut diharapkan mampu memaksimalkan penanganan awal pada anggota masyarakat yang sakit yang membutuhkan pertolongan segera.

Keywords

Collaboration network of the authors

12 authors · 30 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Syiah Kuala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad HasbiUniversitas Syiah Kuala1
Abdullah AbdullahAffiliation unknown1
Martira MaddeppungengAffiliation unknown1
Muhammad Nasrum MassiAffiliation unknown1
Ema AlasiryAffiliation unknown1
Suryani TawaliAffiliation unknown1
Yani Ringan RundeAffiliation unknown1
Andi Riza SafitriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PELATIHAN KADER KESEHATAN DESA GUNA PEMBENTUKAN POS OBAT DESA SALENA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nayoan, Christin Rony</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sofyan, Asrawati </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsi, Nur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tanra, Andi Alfia Muthmainnah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Worker</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">village medicine post</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">active alert village</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">One of the main issues that support the Vision of Long-Term National Development Plan 2005-2025 is independence through community-based health development. One of the achievements of this vision can be supported through the Active Alert Village program with indicators in the form of Community-based Health Efforts (UKBM). The Village Medicine Post is a form of UKBM that aims to meet emergency and temporary health needs in remote locations far from health service facilities. Salena Village is one of the areas in Palu City, which is located quite remote because it is at an altitude. This village does not yet have a Village Medicine Post and does not yet have trained health workers who have the ability to administer and use medicines. This is the basis for the implementation of community service which aims to improve the status of community independence in the health sector. The service was carried out by providing 2 training materials for health workers in the form of drug management and drug use, then evaluating knowledge and administering the initial medicines to be managed. Based on the evaluation, there were significant differences in knowledge among workers before and after training (p &amp;lt;0.05). This is in accordance with the output target set in the form of increased knowledge of workers in terms of first aid for several simple diseases. It is hoped that the trained health workers will be able to maximize the initial treatment for sick community members who need immediate help. --- Salah satu isu pokok yang menunjang Visi Pembangunan Nasional 2005-2025 adalah kemandirian melalui pembangunan kesehatan yang bersumber daya masyarakat. Pencapaian visi tersebut salah satunya dapat ditunjang melalui program Desa Siaga Aktif dengan indikator berupa Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM). Pos Obat Desa merupakan salah satu bentuk UKBM yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan darurat dan sementara pada lokasi terpencil yang jauh dari sarana pelayanan kesehatan. Desa Salena merupakan salah satu wilayah di Kota Palu yang lokasinya cukup terpencil karena berada di ketinggian. Desa ini belum memiliki Pos Obat Desa dan belum memiliki kader kesehatan terlatih yang memiliki kemampuan untuk mengelola dan menggunakan obat-obatan. Hal inilah yang menjadi dasar pelaksanaan pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan status kemandirian masyarakat di bidang kesehatan. Pengabdian dilakukan dengan memberi 2 materi pelatihan kepada kader kesehatan berupa manajemen pengelolaan obat dan penggunaan obat kemudian dilakukan evaluasi pengetahuan serta pemberian obat-obatan awal untuk dikelola. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada kader sebelum dan setelah pelatihan (p&amp;lt;0,05). Hal ini sudah sesuai dengan target luaran yang ditetapkan berupa peningkatan pengetahuan kader dalam hal pertolongan pertama untuk beberapa penyakit sederhana. Kader kesehatan yang sudah dilatih tersebut diharapkan mampu memaksimalkan penanganan awal pada anggota masyarakat yang sakit yang membutuhkan pertolongan segera.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/11933</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v5i4.11933</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021; 536-541</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v5i4</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/11933/7224</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v5i4.11933.g7224</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Christin Rony Nayoan, Asrawati  Sofyan, Nur Syamsi, Andi Alfia Muthmainnah Tanra</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>