Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

TRANSFER ILMU PENGETAHUAN PEMANFAATAN LIMBAH KAYU PINUS MENJADI PRODUK HAND SANITIZER BERBAHAN DASAR CUKA KAYU DI KAWASAN HUTAN PINUS BATULAPISI KABUPATEN GOWA

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 6 No. 3 (2022) · pp. 637–645

DOI
10.20956/pa.v6i3.18102
ISSN
2580-3786
Published
2022-07-06
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Hand sanitizer is a product that is currently needed by the community, especially during the pandemic. Since the number of Covid-19 cases in South Sulawesi Province has increased, hand sanitizers have become one of the items sought by the public, making them rare and expensive. Therefore, the service activities carried out by Fahutan students provide education on manufacturing hand sanitizers. Hand sanitizer from wood vinegar is a primary ingredient by utilizing harvesting waste. Pine tree waste in the Batulapisi Environment, Malino, Gowa Regency has not been handled and appropriately utilized by the surrounding community. Pine tree waste is only left scattered, so this service activity is expected to provide added value for the surrounding community. The implementation method carried out in this activity is in the form of knowledge transfer and training on making hand sanitizer from pine tree harvesting waste using the PDCA (Plan-Do-Check-Action) method. The results obtained through this method are expected that the community can make their hand sanitizer and can increase the added value of pine tree harvesting waste that has not been maximized. --- Cairan pembersih tangan (hand sanitizer) merupakan produk yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya selama masa pandemi. Semenjak kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan jumlah yang semakin meningkat, hand sanitizer menjadi langka dan mahal karena termasuk barang yang banyak dicari oleh masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa fahutan adalah memberikan edukasi pembuatan hand sanitizer. Hand sanitizer tersebut berbahan dasar cuka kayu dengan memanfaatkan limbah pemanenan. Limbah pohon pinus di Lingkungan Batulapisi, Malino, Kabupaten Gowa belum ditangani dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar. Limbah pohon pinus hanya dibiarkan berserakan, sehingga kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini yang berupa transfer ilmu pengetahuan dan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari limbah pemanenan pohon pinus menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Action). Hasil yang diperoleh melalui metode ini diharapkan masyarakat mampu membuat hand sanitizer secara mandiri dan dapat meningkatkan nilai tambah dari limbah pemanenan pohon pinus yang penggunaannya belum dimaksimalkan.

Keywords

Collaboration network of the authors

20 authors · 40 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Halu Oleo
  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
S SuhasmanAffiliation unknown2
Muhammad Hasdin HasInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Fatirawahidah FatirawahidahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Syamsu SyamsuInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Liwaul LiwaulUniversitas Halu Oleo1
Sahrun SahrunAffiliation unknown1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
Karma IbrahimAffiliation unknown1
S HajrianiAffiliation unknown1
ASRD LestariAffiliation unknown1
Nurfianah MustaminAffiliation unknown1
Heru ArisandiAffiliation unknown1
A AgussalimAffiliation unknown1
Agussalim AgussalimUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur1
Suhasman SuhasmanAffiliation unknown1
Budirman BachtiarAffiliation unknown1
Ira TaskirawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">TRANSFER ILMU PENGETAHUAN PEMANFAATAN LIMBAH KAYU PINUS MENJADI PRODUK HAND SANITIZER BERBAHAN DASAR CUKA KAYU DI KAWASAN HUTAN PINUS BATULAPISI KABUPATEN GOWA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yunianti, Andi Detti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Faradhillah, Rika</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Husna, Asmaul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Wood vinegar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">hand sanitizer</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">harvesting waste</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Hand sanitizer is a product that is currently needed by the community, especially during the pandemic. Since the number of Covid-19 cases in South Sulawesi Province has increased, hand sanitizers have become one of the items sought by the public, making them rare and expensive. Therefore, the service activities carried out by Fahutan students provide education on manufacturing hand sanitizers. Hand sanitizer from wood vinegar is a primary ingredient by utilizing harvesting waste. Pine tree waste in the Batulapisi Environment, Malino, Gowa Regency has not been handled and appropriately utilized by the surrounding community. Pine tree waste is only left scattered, so this service activity is expected to provide added value for the surrounding community. The implementation method carried out in this activity is in the form of knowledge transfer and training on making hand sanitizer from pine tree harvesting waste using the PDCA (Plan-Do-Check-Action) method. The results obtained through this method are expected that the community can make their hand sanitizer and can increase the added value of pine tree harvesting waste that has not been maximized. ---  Cairan pembersih tangan (hand sanitizer) merupakan produk yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya selama masa pandemi. Semenjak kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan jumlah yang semakin meningkat, hand sanitizer menjadi langka dan mahal karena termasuk barang yang banyak dicari oleh masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa fahutan adalah memberikan edukasi pembuatan hand sanitizer. Hand sanitizer tersebut berbahan dasar cuka kayu dengan memanfaatkan limbah pemanenan. Limbah pohon pinus di Lingkungan Batulapisi, Malino, Kabupaten Gowa belum ditangani dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar. Limbah pohon pinus hanya dibiarkan berserakan, sehingga kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini yang berupa transfer ilmu pengetahuan dan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari limbah pemanenan pohon pinus menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Action). Hasil yang diperoleh melalui metode ini diharapkan masyarakat mampu membuat hand sanitizer secara mandiri dan dapat meningkatkan nilai tambah dari limbah pemanenan pohon pinus yang penggunaannya belum dimaksimalkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18102</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v6i3.18102</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022; 637-645</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v6i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18102/8399</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v6i3.18102.g8399</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Andi Detti Yunianti, Rika Faradhillah, Asmaul Husna</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>