Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

EDUKASI, DETEKSI RISIKO JATUH, DAN LATIHAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA DI KABUPATEN TAKALAR

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 6 No. 4 (2022) · pp. 835–842

DOI
10.20956/pa.v6i4.18643
ISSN
2580-3786
Published
2022-09-24
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Elderly is a period of life that is distinguished by anatomical and physiological changes in the body. Changes in the neuromuscular system, for example, might lead to decreased muscle strength and balance issues. This functional decline causes the elderly to fall easily. Fall risk in the elderly is impacted by both inherent and extrinsic variables. However, the elderly are unaware of the existence of factors that raise the chance of falling, leading them to believe that falling is a normal part of aging. The elderly who have a history of falling also tend to immobilize and avoid activities for fear of falling which actually makes the risk of falling even higher. To improve the elderly's quality of life, measures must be made to prevent falls in the old. The goal of this activity is to educate the elderly on the risk factors for falls that may be avoided, as well as exercises that can be used to prevent falls. The method employed consists of fall risk assessment, education on fall risk factors, and the practice of balance exercises. The results of the fall risk examination show that as many as 72,7% of the elderly have a risk of falling and 86,4% have weak muscle strength. The counseling materials explain the inner and extrinsic causes that contribute to falls, as well as the steps that can be taken to avoid them. One of them is through balance exercises in which all individuals participate. This action has resulted in an increase in understanding about fall prevention efforts. --- Lanjut usia (lansia) adalah tahap lanjut dari proses kehidupan manusia yang dicirikan dengan berbagai perubahan anatomis dan fisiologis pada tubuh. Salah satunya adalah perubahan sistem neuromuskular yang berdampak pada penurunan kekuatan otot dan gangguan keseimbangan. Penurunan fungsi ini mengakibatkan lansia menjadi mudah terjatuh. Risiko jatuh pada lansia dipengaruhi oleh berbagai faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Namun, keberadaan faktor-faktor yang meningkatkan risiko jatuh ini tidak disadari oleh lansia sehingga lansia cenderung menganggap jatuh merupakan hal yang normal terjadi karena penuaan. Lansia yang telah memiliki riwayat jatuh pun cenderung melakukan imobilisasi dan menghindari beraktivitas dikarenakan takut terjatuh yang justru membuat risiko jatuh semakin tinggi. Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup lansia, maka diperlukan upaya untuk mencegah kejadian jatuh pada lansia. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada lansia mengenai faktor-faktor risiko jatuh yang dapat dihindari serta bentuk-bentuk latihan yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kejadian jatuh. Metode yang diaplikasikan berupa deteksi risiko jatuh, penyuluhan faktor-faktor risiko dan pendampingan latihan keseimbangan. Hasil deteksi risiko jatuh menunjutkkan bahwa sebanyak 72,7% lansia memiliki risiko jatuh dan 86,4% memiliki kekuatan otot genggam yang lemah. Materi penyuluhan berisi pemaparan faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik penyebab jatuh, serta upaya yang dapat dilakukan untuk menghindarinya salah satunya melalui latihan keseimbangan bersama yang melibatkan seluruh peserta kegiatan. Hasil kegiatan pengabmas ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan yang berkaitan dengan upaya pencegahan jatuh.

Keywords

Collaboration network of the authors

18 authors · 111 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Rabdan Academy
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irianto IriantoRabdan Academy1
Melda PutriAffiliation unknown1
Dian Amaliah NawirAffiliation unknown1
Hamisah HamisahAffiliation unknown1
Andi Rahmaniar Suciani PujiningrumAffiliation unknown1
Immanuel MaulangAffiliation unknown1
Yery MustariAffiliation unknown1
Agung Satrya MahardikaAffiliation unknown1
Christine Milenia SariraAffiliation unknown1
Fahira Azzahra NoorainiAffiliation unknown1
Suciawati SuciawatiAffiliation unknown1
JusmiaAffiliation unknown1
Andi Tzamrah Istiqani SyamAffiliation unknown1
Andre Frinanda Sa'bantoroAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">EDUKASI, DETEKSI RISIKO JATUH, DAN LATIHAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA DI KABUPATEN TAKALAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fadhia Adliah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rini, Ita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aulia, Nikita Tri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahman, Ainun Djalila Nur </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Elderly</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">fall risk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">balance exercise</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Elderly is a period of life that is distinguished by anatomical and physiological changes in the body. Changes in the neuromuscular system, for example, might lead to decreased muscle strength and balance issues. This functional decline causes the elderly to fall easily. Fall risk in the elderly is impacted by both inherent and extrinsic variables. However, the elderly are unaware of the existence of factors that raise the chance of falling, leading them to believe that falling is a normal part of aging. The elderly who have a history of falling also tend to immobilize and avoid activities for fear of falling which actually makes the risk of falling even higher. To improve the elderly's quality of life, measures must be made to prevent falls in the old. The goal of this activity is to educate the elderly on the risk factors for falls that may be avoided, as well as exercises that can be used to prevent falls. The method employed consists of fall risk assessment, education on fall risk factors, and the practice of balance exercises. The results of the fall risk examination show that as many as 72,7% of the elderly have a risk of falling and 86,4% have weak muscle strength. The counseling materials explain the inner and extrinsic causes that contribute to falls, as well as the steps that can be taken to avoid them. One of them is through balance exercises in which all individuals participate. This action has resulted in an increase in understanding about fall prevention efforts. --- Lanjut usia (lansia) adalah tahap lanjut dari proses kehidupan manusia yang dicirikan dengan berbagai perubahan anatomis dan fisiologis pada tubuh. Salah satunya adalah perubahan sistem neuromuskular yang berdampak pada penurunan kekuatan otot dan gangguan keseimbangan. Penurunan fungsi ini mengakibatkan lansia menjadi mudah terjatuh. Risiko jatuh pada lansia dipengaruhi oleh berbagai faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Namun, keberadaan faktor-faktor yang meningkatkan risiko jatuh ini tidak disadari oleh lansia sehingga lansia cenderung menganggap jatuh merupakan hal yang normal terjadi karena penuaan. Lansia yang telah memiliki riwayat jatuh pun cenderung melakukan imobilisasi dan menghindari beraktivitas dikarenakan takut terjatuh yang justru membuat risiko jatuh semakin tinggi. Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup lansia, maka diperlukan upaya untuk mencegah kejadian jatuh pada lansia. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada lansia mengenai faktor-faktor risiko jatuh yang dapat dihindari serta bentuk-bentuk latihan yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kejadian jatuh. Metode yang diaplikasikan berupa deteksi risiko jatuh, penyuluhan faktor-faktor risiko dan pendampingan latihan keseimbangan. Hasil deteksi risiko jatuh menunjutkkan bahwa sebanyak 72,7% lansia memiliki risiko jatuh dan 86,4% memiliki kekuatan otot genggam yang lemah. Materi penyuluhan berisi pemaparan faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik penyebab jatuh, serta upaya yang dapat dilakukan untuk menghindarinya salah satunya melalui latihan keseimbangan bersama yang melibatkan seluruh peserta kegiatan. Hasil kegiatan pengabmas ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan yang berkaitan dengan upaya pencegahan jatuh.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18643</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v6i4.18643</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022; 835-842</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v6i4</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18643/8700</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v6i4.18643.g8700</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Fadhia Adliah, Ita Rini, Nikita Tri Aulia, Ainun Djalila Nur  Rahman</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>