Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING (LOCAL GUIDE DAN INSTAGRAM) BAGI POKDARWIS KAMPUNG TEMATIK JAMRUT KOTA SEMARANG

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 7 No. 1 (2022) · pp. 28–37

DOI
10.20956/pa.v7i1.18759
ISSN
2580-3786
Published
2022-11-01
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

There were many thematic villages in Semarang; one of them is the thematic village ”Jambu Jeruk/Jamrut” located in Dukuh Mendak, Ngijo Village, Gunungpati District, Semarang (Pemkot Semarang, 2017). Tourism Awareness Group (Pokdarwis) Jamrut has been trying to develop the potential of local tourism by making the environment more beautiful and clean such as; painting, making icons, and utilizing used bottles and cans. Therefore, the community service team considers that digital promotion is needed to attract the number of visitors who come and purchase, ultimately improving citizens' well-being. The workshop's objectives are 1) to improve knowledge and skills in photography and social media account management, and 2) to practice the skills of uploading content on social media. The methods of this workshop are 1) a lecture on photography and account management of Local guide and Instagram and 2) practice of photography and account management of Local guide and Instagram. Twenty members of Pokdarwis Jamrut joined this workshop. The workshop program begins with delivering photography materials and posting the content to Instagram and the Local guide. The workshop results showed that 1) the Pokdakwis members' knowledge and photography skills improved, and 2) the management of Pokdarwis Jamrut can upload the posts on Instagram accounts (https://www.instagram.com/kampoeng.jamrut/) and Local guide account on https://goo.gl/maps/oSgU6EVSP1FZR1xi9. Therefore, to optimize digital promotion is expected Pokdarwis Jamrut created other digital promotional media such as; Web blog, Twitter and YouTube. --- Wilayah kota Semarang memiliki banyak kampung tematik. Salah satunya adalah kampung tematik “Jambu Jeruk/ Jamrut” yang terletak di Dukuh Mendak, Desa Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang (Pemkot Semarang, 2017). Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Jamrut telah berupaya mengembangkan potensi wisata lokal dengan membuat lingkungan menjadi lebih asri dan bersih seperti; melukis, membuat ikon, dan memanfaatkan botol dan kaleng bekas. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat memandang bahwa promosi digital diperlukan untuk menarik jumlah pengunjung yang datang dan membeli, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga. Tujuan dari pengabdian ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan fotografi dan pengelolaan akun media sosial; dan 2) melatih keterampilan mengupload konten di media sosial. Metode dari pengabdian ini meliputi 1) ceramah tentang fotografi dan pengelolaan akun Local guide dan Instagram dan 2) praktek fotografi dan pengelolaan akun Local guide dan Instagram. Workshop ini diikuti oleh 20 orang anggota pokdarwis Kampung Jamrut. Program workshop dimulai dengan pelatihan desain grafis, materi fotografi, dan memposting konten ke Instagram dan Local guide. Hasil workshop menunjukkan bahwa 1) pengetahuan dan keterampilan fotografi anggota pokdakwis semakin baik, dan 2) manajemen Pokdarwis Jamrut dapat mengunggah postingan di akun Instagram (https://www.instagram.com/kampoeng.jamrut/) dan akun Local guide di https://goo.gl/maps/oSgU6EVSP1FZR1xi9. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan promosi digital, diharapkan Pokdarwis Jamrut untuk membuat media promosi digital lainnya seperti; Webblog, Twitter, dan YouTube.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 116 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Indraprasta PGRI
  • State University of Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rezky Permata SariUniversitas Indraprasta PGRI2
Anna RufaidahUniversitas Indraprasta PGRI2
Nurul Haeriyah RidwanAffiliation unknown2
Wachidatul Linda YuhannaState University of Malang1
Raras Setyo RetnoAffiliation unknown1
Lucia MusliminAffiliation unknown1
Andi Tenrigau BangsawanAffiliation unknown1
Ida UntariAffiliation unknown1
Muhammad HafiduddinAffiliation unknown1
Asmirati YakobAffiliation unknown1
Yuli KusumawatiAffiliation unknown1
Lina AlfiyaniAffiliation unknown1
Umi Budi RahayuAffiliation unknown1
Sri Sat Titi HamrananiAffiliation unknown1
Devid Noor UmamAffiliation unknown1
Rochman Hadi MustofaAffiliation unknown1
Dwi AtmonoAffiliation unknown1
Muhammad RahmattullahAffiliation unknown1
Ayu Pramudita WardaniAffiliation unknown1
Eri WitcahyoAffiliation unknown1
Joko WidodoAffiliation unknown1
Nina OktarinaAffiliation unknown1
Muhammad Nukha MurtadloAffiliation unknown1
Angga Pandu WijayaAffiliation unknown1
Syakila MaulidaAffiliation unknown1
Amanda Dewi PuspitaAffiliation unknown1
Slamet SlametAffiliation unknown1
Atikah AnindyariniAffiliation unknown1
Sumarwati SumarwatiAffiliation unknown1
Laila Fitri Nur HidayahAffiliation unknown1
Moh. Fajrul AlfienAffiliation unknown1
Rahmatika MulyaniAffiliation unknown1
Damas Gianlugi AlrizqiAffiliation unknown1
Mildayanti MildayantiAffiliation unknown1
Agung Muliaman AnasAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING (LOCAL GUIDE DAN INSTAGRAM) BAGI POKDARWIS KAMPUNG TEMATIK JAMRUT KOTA SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tusyanah, Tusyanah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Utami, Sri </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andriyati, Rizka</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suryanto, Edy </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rachmadi, Moch Faizal</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Thematic villages</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pokdarwis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">digital promotion</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">There were many thematic villages in Semarang; one of them is the thematic village ”Jambu Jeruk/Jamrut” located in Dukuh Mendak, Ngijo Village, Gunungpati District, Semarang (Pemkot Semarang, 2017). Tourism Awareness Group (Pokdarwis) Jamrut has been trying to develop the potential of local tourism by making the environment more beautiful and clean such as; painting, making icons, and utilizing used bottles and cans. Therefore, the community service team considers that digital promotion is needed to attract the number of visitors who come and purchase, ultimately improving citizens' well-being. The workshop's objectives are 1) to improve knowledge and skills in photography and social media account management, and 2) to practice the skills of uploading content on social media. The methods of this workshop are 1) a lecture on photography and account management of Local guide and Instagram and 2) practice of photography and account management of Local guide and Instagram. Twenty members of Pokdarwis Jamrut joined this workshop. The workshop program begins with delivering photography materials and posting the content to Instagram and the Local guide. The workshop results showed that 1) the Pokdakwis members' knowledge and photography skills improved, and 2) the management of Pokdarwis Jamrut can upload the posts on Instagram accounts (https://www.instagram.com/kampoeng.jamrut/) and Local guide account on https://goo.gl/maps/oSgU6EVSP1FZR1xi9. Therefore, to optimize digital promotion is expected Pokdarwis Jamrut created other digital promotional media such as; Web blog, Twitter and YouTube. --- Wilayah kota Semarang memiliki banyak kampung tematik. Salah satunya adalah kampung tematik “Jambu Jeruk/ Jamrut” yang terletak di Dukuh Mendak, Desa Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang (Pemkot Semarang, 2017). Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Jamrut telah berupaya mengembangkan potensi wisata lokal dengan membuat lingkungan menjadi lebih asri dan bersih seperti; melukis, membuat ikon, dan memanfaatkan botol dan kaleng bekas. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat memandang bahwa promosi digital diperlukan untuk menarik jumlah pengunjung yang datang dan membeli, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga. Tujuan dari pengabdian ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan fotografi dan pengelolaan akun media sosial; dan 2)  melatih  keterampilan  mengupload  konten  di   media  sosial.  Metode  dari  pengabdian  ini meliputi 1) ceramah tentang fotografi dan pengelolaan akun Local guide dan Instagram dan 2) praktek fotografi dan pengelolaan akun Local guide dan Instagram. Workshop ini diikuti oleh 20 orang anggota pokdarwis Kampung Jamrut. Program workshop dimulai dengan pelatihan desain grafis, materi fotografi, dan memposting konten ke Instagram dan Local guide. Hasil workshop menunjukkan bahwa 1) pengetahuan dan keterampilan fotografi anggota pokdakwis semakin baik, dan 2) manajemen Pokdarwis Jamrut dapat mengunggah postingan di akun Instagram (https://www.instagram.com/kampoeng.jamrut/) dan akun Local guide di https://goo.gl/maps/oSgU6EVSP1FZR1xi9. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan promosi digital, diharapkan Pokdarwis Jamrut untuk membuat media promosi digital lainnya seperti; Webblog, Twitter, dan YouTube.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18759</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v7i1.18759</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023; 28-37</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v7i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18759/8798</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v7i1.18759.g8798</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Tusyanah Tusyanah, Sri  Utami, Rizka Andriyati, Edy  Suryanto, Moch Faizal Rachmadi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>