Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENDAMPINGAN KELOMPOK PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SUMBER DAYA BUDAYA DI TAMAN ARKEOLOGI LEANG-LEANG MAROS, SULAWESI SELATAN

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 7 No. 4 (2023) · pp. 747–755

DOI
10.20956/pa.v7i4.22124
ISSN
2580-3786
Published
2023-10-30
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Leang-Leang Archaeological Park is one of the popular tourist attractions and is visited by many tourists both from within the country and from abroad. Although it has many visitors, based on observations in Leang-Leang prehistoric park during our visit, it is known that this attraction only relies on the main attractions, namely ancient images and karst landscaping. In addition, the local carrying capacity has yet to be fully utilized. This is evidenced by the absence of other tourist attractions and the incompleteness of the tourism development component, namely amenities. Although youth groups have been involved in the creative business field, there still needs to be more in exploring existing cultural resources to be used as typical souvenirs of Leang-Leang. Based on these problems, this mentoring aims to provide partners with an understanding of the cultural resources in Leang-Leang Maros and improve their skills in producing Leang-Leang souvenir products. The results of this activity increased knowledge of the community and advanced skills in manufacturing and packaging leang-leang Maros souvenirs. --- Taman Arkeologi Leang-Leang merupakan salah satu objek wisata yang populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara. Meskipun memiliki jumlah pengunjung yang terhitung tinggi, namun berdasarkan pengamatan di Taman Prasejarah Leang-Leang selama kami melakukan kunjungan, diketahui bahwa objek wisata ini hanya mengandalkan atraksi utama, yaitu gambar purba dan lansekap karst. Selain itu, daya dukung lokal belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya atraksi wisata lain dan tidak lengkapnya dalam komponen pengembangan pariwisata, yaitu amenitas. Meskipun telah ada kelompok pemuda yang berkecimpung dibidang usaha kreatif namun masih minim dalam mengksplorasi sumber daya budaya yang ada untuk dijadikan sebagai cinderamata khas dari Leang-Leang. Berdasarkan pada permasalah tersebut, pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra terkait sumber daya budaya yang ada di Leang-Leang Maros dan meningkatkan keterampilan dalam menghasilkan produk cinderamata khas Leang-Leang. Hasil kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman kepada masyarakat, peningkatan keterampilan dalam pembuatan dan pengemasan cinderamata khas Leang-Leang Maros.

Keywords

Collaboration network of the authors

26 authors · 106 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rosmawati .Affiliation unknown3
Nur IhsanAffiliation unknown3
Akin DuliAffiliation unknown3
SupriadiAffiliation unknown3
Iwan SumantriAffiliation unknown3
Erni ErawatiAffiliation unknown3
Anwar ThosiboAffiliation unknown3
Ira .Affiliation unknown1
Wa NurgayahAffiliation unknown1
Beddu TangAffiliation unknown1
DarmawatiAffiliation unknown1
JayadiAffiliation unknown1
HarlinaAffiliation unknown1
Halus SatriawanAffiliation unknown1
Ernawita ErnawitaAffiliation unknown1
Cut Ayu LizarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENDAMPINGAN KELOMPOK PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SUMBER DAYA BUDAYA DI TAMAN ARKEOLOGI LEANG-LEANG MAROS, SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nur, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusriana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saiful, Andi Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muda, Khadijah Thahir </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mulyadi, Yadi </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nur Ihsan D</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Erwin Mansyur Uga Saraka</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ayuningsih</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Az Zahrah, Balqis </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mahadwika, Raihan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Mentoring</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">entrepreneurship</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Leang-Leang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Maros</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Leang-Leang Archaeological Park is one of the popular tourist attractions and is visited by many tourists both from within the country and from abroad. Although it has many visitors, based on observations in Leang-Leang prehistoric park during our visit, it is known that this attraction only relies on the main attractions, namely ancient images and karst landscaping. In addition, the local carrying capacity has yet to be fully utilized. This is evidenced by the absence of other tourist attractions and the incompleteness of the tourism development component, namely amenities. Although youth groups have been involved in the creative business field, there still needs to be more in exploring existing cultural resources to be used as typical souvenirs of Leang-Leang. Based on these problems, this mentoring aims to provide partners with an understanding of the cultural resources in Leang-Leang Maros and improve their skills in producing Leang-Leang souvenir products. The results of this activity increased knowledge of the community and advanced skills in manufacturing and packaging leang-leang Maros souvenirs.  ---  Taman Arkeologi Leang-Leang merupakan salah satu objek wisata yang populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara. Meskipun memiliki jumlah pengunjung yang terhitung tinggi, namun berdasarkan pengamatan di Taman Prasejarah Leang-Leang selama kami melakukan kunjungan, diketahui bahwa objek wisata ini hanya mengandalkan atraksi utama, yaitu gambar purba dan lansekap karst. Selain itu, daya dukung lokal belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya atraksi wisata lain dan tidak lengkapnya dalam komponen pengembangan pariwisata, yaitu amenitas. Meskipun telah ada kelompok pemuda yang berkecimpung dibidang usaha kreatif namun masih minim dalam mengksplorasi sumber daya budaya yang ada untuk dijadikan sebagai cinderamata khas dari Leang-Leang. Berdasarkan pada permasalah tersebut, pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra terkait sumber daya budaya yang ada di Leang-Leang Maros dan meningkatkan keterampilan dalam menghasilkan produk cinderamata khas Leang-Leang. Hasil kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman kepada masyarakat, peningkatan keterampilan dalam pembuatan dan pengemasan cinderamata khas Leang-Leang Maros.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/22124</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v7i4.22124</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 7 No. 4 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2023; 747-755</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v7i4</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/22124/10463</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v7i4.22124.g10463</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Muhammad Nur, Yusriana, Muhammad Saiful Andi, Khadijah Thahir  Muda, Yadi  Mulyadi, Nur Ihsan D, Erwin Mansyur U Saraka, Ayuningsih, Balqis  Az Zahrah, Raihan Mahadwika</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>