Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

BINA SUASANA VIRTUAL KEHIDUPAN NORMAL BARU & ANTI HOAKS COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS ISLAM TERPADU AR-RAHMAN KOTA BANJARBARU

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 9 No. 1 (2025) · pp. 121–129

DOI
10.20956/pa.v9i1.34841
ISSN
2580-3786
Published
2025-01-30
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

One of the barriers in handling Covid-19 is the prevalence of various hoaxes circulating within the community. These hoaxes are detrimental to public welfare, causing the community to have inaccurate perceptions of how to protect themselves and prevent Covid-19. Students studying in boarding schools or Islamic boarding schools are high risk of infection the Covid-19. The daily interactions among students within the same environment significantly increase the likelihood of Covid-19 transmission. An effective and accurate approach is necessary to mitigate the transmission of Covid-19. One method is through community service with an Islamic public health perspective. This community service initiative adopts a strategy targeting individuals within Islamic environments. We integrate the concept of public health with the nuances of the Fourth Industrial Revolution, employing a virtual approach to minimize physical contact. This allows the community service team to connect with the target audience emotionally, creatively, and motivationally. By fostering awareness and understanding among junior and senior high school students at IT Ar-Rahman about the new normal and Covid-19 hoaxes, we aim to empower them as Agents of Change in preventing Covid-19. Additionally, IT Ar-Rahman’s junior and senior high schools can serve as exemplary models for implementing health protocols and preventing Covid-19 transmission. Creating this conducive atmosphere encourages students to produce creative works such as animations, calligraphy, and poetry focused on Covid-19 prevention. --- Salah satu kendala penanganan Covid-19 adalah adanya berbagai informasi hoaks yang beredar di kalangan masyarakat. Hoaks ini merugikan masyarakat. Selain itu, masyarakat dapat memiliki persepsi yang kurang tepat mengenai cara melindungi diri dan mencegah dari Covid-19 yang disebabkan adanya hoaks. Siswa/siswi yang belajar di sekolah asrama/pesantren berisiko tinggi dalam penularan Covid-19. Adanya interaksi antar siswi/siswa yang dilakukan sepanjang hari pada tempat yang sama dapat meningkatkan penularan Covid-19. Pendekatan yang akurat perlu diupayakan untuk menurunkan penularan Covid-19. Salah satunya adalah melalui pengabdian masyarakat dengan pendekatan kesehatan masyarakat yang Islami. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan di mana sasaran kegiatannya adalah mereka yang berada dalam lingkungan Islami. Kami memadukan konsep kesehatan masyarakat dengan nuansa revolusi industri 4.0, menggunakan konsep virtual sehingga memungkinkan tim pengabdian masyarakat tak bersentuhan langsung secara fisik, tetapi dapat menyentuh sasaran kegiatan pada aspek rasa, cipta dan karsa. Pemahaman siswa-siswi SMP dan SMA IT Ar-Rahman tentang kehidupan normal baru, hoaks Covid-19 dapat meningkat dengan dilakukan bina suasana. Selain itu, siswa-siswi SMP dan SMA IT Ar-Rahman dapat menjadi Agent of Change cegah Covid-19. SMP dan SMA IT Ar-Rahman dapat menjadi pesantren (boarding school) percontohan dalam penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid -19. Bina suasana ini mampu mendorong remaja menghasilkan karya animasi, kaligrafi dan puisi mengenai pencegahan Covid-19.

Keywords

Collaboration network of the authors

19 authors · 76 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Alfi YasminaAffiliation unknown1
Pandji Winata NurikhwanAffiliation unknown1
Novianti Adi RohmannaAffiliation unknown1
Nur Amalia MuslimahAffiliation unknown1
Devia LestariAffiliation unknown1
Siti MaulidahAffiliation unknown1
Muhammad Hashfi AbdurrahmanAffiliation unknown1
Hartati. .Affiliation unknown1
Nur Fadhilah RahimAffiliation unknown1
WahyuniAffiliation unknown1
Indra Haryanto AliAffiliation unknown1
Septia Widyana SondaAffiliation unknown1
Nurul HibahAffiliation unknown1
Halimatus SakdiahAffiliation unknown1
Ananda SurachmanAffiliation unknown1
Annisa AinurrahmahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">BINA SUASANA VIRTUAL KEHIDUPAN NORMAL BARU &amp; ANTI HOAKS  COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS ISLAM TERPADU AR-RAHMAN  KOTA BANJARBARU </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Musafaah, Musafaah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hadrianti HD Lasari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Noor Ahda Fadillah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Covid-19</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">new normal life</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">anti hoax</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Islamic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">public health</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">One of the barriers in handling Covid-19 is the prevalence of various hoaxes circulating within the community. These hoaxes are detrimental to public welfare, causing the community to have inaccurate perceptions of how to protect themselves and prevent Covid-19. Students studying in boarding schools or Islamic boarding schools are high risk of infection the Covid-19. The daily interactions among students within the same environment significantly increase the likelihood of Covid-19 transmission. An effective and accurate approach is necessary to mitigate the transmission of Covid-19. One method is through community service with an Islamic public health perspective. This community service initiative adopts a strategy targeting individuals within Islamic environments. We integrate the concept of public health with the nuances of the Fourth Industrial Revolution, employing a virtual approach to minimize physical contact. This allows the community service team to connect with the target audience emotionally, creatively, and motivationally. By fostering awareness and understanding among junior and senior high school students at IT Ar-Rahman about the new normal and Covid-19 hoaxes, we aim to empower them as Agents of Change in preventing Covid-19. Additionally, IT Ar-Rahman’s junior and senior high schools can serve as exemplary models for implementing health protocols and preventing Covid-19 transmission. Creating this conducive atmosphere encourages students to produce creative works such as animations, calligraphy, and poetry focused on Covid-19 prevention.   ---   Salah satu kendala penanganan Covid-19 adalah adanya berbagai informasi hoaks yang beredar di kalangan masyarakat. Hoaks ini merugikan masyarakat. Selain itu, masyarakat dapat memiliki persepsi yang kurang tepat mengenai cara melindungi diri dan mencegah dari Covid-19 yang disebabkan adanya hoaks. Siswa/siswi yang belajar di sekolah asrama/pesantren berisiko tinggi dalam penularan Covid-19. Adanya interaksi antar siswi/siswa yang dilakukan sepanjang hari pada tempat yang sama dapat meningkatkan penularan Covid-19. Pendekatan yang akurat perlu diupayakan untuk menurunkan penularan Covid-19. Salah satunya adalah melalui pengabdian masyarakat dengan pendekatan kesehatan masyarakat yang Islami. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan  di mana sasaran kegiatannya adalah mereka yang berada dalam lingkungan Islami. Kami memadukan konsep kesehatan masyarakat dengan nuansa revolusi industri 4.0, menggunakan konsep virtual sehingga memungkinkan tim pengabdian masyarakat tak bersentuhan langsung secara fisik, tetapi dapat menyentuh sasaran kegiatan pada aspek rasa, cipta dan karsa. Pemahaman siswa-siswi SMP dan SMA IT Ar-Rahman tentang kehidupan normal baru, hoaks Covid-19 dapat meningkat dengan dilakukan bina suasana. Selain itu, siswa-siswi SMP dan SMA IT Ar-Rahman dapat menjadi Agent of Change cegah Covid-19. SMP dan SMA IT Ar-Rahman dapat menjadi pesantren (boarding school) percontohan dalam penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid -19. Bina suasana ini mampu mendorong remaja menghasilkan karya animasi, kaligrafi dan puisi mengenai pencegahan Covid-19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/34841</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v9i1.34841</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2025; 121-129</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v9i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/34841/12409</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v9i1.34841.g12409</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Musafaah Musafaah, Hadrianti HD Lasari, Noor Ahda Fadillah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>