Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENDAMPINGAN HOLISTIK DIABETES: MEMBANGUN SINERGI ANTARA PERAWATAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA MELALUI PENDEKATAN TERINTEGRASI DI PUSKESMAS BATUA MAKASSAR

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 9 No. 1 (2025) · pp. 24–35

DOI
10.20956/pa.v9i1.36341
ISSN
2580-3786
Published
2025-01-30
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Self-care is crucial for maintaining blood glucose control and preventing complications in individuals with diabetes. Poor self-care skills lead to the failure of blood glucose control, often caused by non-compliance with medication, diet, and lifestyle. Self-care is a key component of diabetes management and has been practiced by patients, but it has not been optimal, thus necessitating education. The aim of this activity is to increase the knowledge of diabetes patients, thereby improving their quality of life and preventing future complications. The target of this outreach program is 82 diabetes patients and their families who visit the Batua Health Center in Makassar. The program utilized presentations, Q&A sessions, and demonstrations for each topic. The results showed an improvement in patients' knowledge of self-care management, as seen from the analysis where only 9 participants (10.9%) answered correctly before the education session, which increased to 17 participants (20.7%) by the end of the program. The self-care management education activity was conducted smoothly, with diabetes patients and their families learning about diet strategies, self-examination of feet for circulatory issues, foot care, foot exercises, stress prevention, and family support techniques for individuals with diabetes. It is hoped that the education provided in this community service activity will be applied in their daily lives. --- Perawatan diri sangat penting untuk menjaga glukosa darah tetap terkontrol dan mencegah komplikasi pada penyandang diabetes. Kemampuan perawatan diri yang rendah berdampak pada kegagalan pengendalian glukosa darah, yang disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap pengobatan, diet, dan gaya hidup. Perawatan diri adalah salah satu komponen utama dalam manajemen diabetes dan telah dilakukan oleh pasien, tetapi belum optimal, sehingga dibutuhkan edukasi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien diabetes. Sehingga kualitas hidup pasien diabetes dapat meningkat dan dapat mencegah terjadinya komplikasi dimasa mendatang. Sasaran pengabdian ini adalah 82 orang pasien diabetes dan keluarganya yang datang ke Puskesmas Batua Makassar. Kegiatan pengabdian menggunakan metode presentasi dan tanya jawab, serta demontrasi tiap materinya. Hasil dalam kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan pasien mengenai manajemen perawatan diri, dapat dilihat dari hasil analisis sebelum dilakukan edukasi hanya 9 orang peserta yang menjawab benar (10,9%) dan terjadi peningkatan diakhir kegiatan dengan menjawab benar sebanyak 17 orang (20,7%). Kegiatan edukasi tentang manajemen perawatan diri berjalan dengan sangat lancar, pasien diabetes dan keluarganya dapat mengetahui cara-cara diet, cara memeriksakan kaki secara mandiri untuk mengetahui adanya gangguan sirkulasi pada kaki, perawatan kaki, senam kaki dan pencegahan stres, serta tehnik pendampingan keluarga kepada penyandang diabetes dan diharapkan dapat menerapkan edukasi yang diperoleh pada pengabdian masyarakat ini kedalam aktifitas kesehariannya.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 116 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo8
Nurhaya NurdinAffiliation unknown5
Titi Iswanti AfelyaAffiliation unknown3
Silvia MalasariAffiliation unknown3
Nurul HidayahAffiliation unknown2
Sarina MusdiamanAffiliation unknown2
Elly L. SjattarAffiliation unknown2
Sarnida SarnidaAffiliation unknown2
Kusrini KadarAffiliation unknown2
Ayu WulandariInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Abd MajidUniversitas Muslim Indonesia1
Elly Lilianti SjattarAffiliation unknown1
Ariyanti SalehAffiliation unknown1
Hasriyani HasriyaniAffiliation unknown1
Ade Irma RahayuAffiliation unknown1
Ahmad Dahlan SyamAffiliation unknown1
Andriani AndrianiUniversitas Halu Oleo1
Hapsah HapsahAffiliation unknown1
Desy Ana HendraAffiliation unknown1
Surianti SuriantiAffiliation unknown1
Andi Nurfadilah RezkyAffiliation unknown1
Nurmiyanti NurAffiliation unknown1
Rismawati SamadAffiliation unknown1
Rosdiana NatzirAffiliation unknown1
Chyntia Novita KalaloAffiliation unknown1
Moh. Syafar SangkalaAffiliation unknown1
Sri RahayuAffiliation unknown1
Tuti SeniwatiAffiliation unknown1
Hasdi HasdiAffiliation unknown1
Syahrul SyahrulAffiliation unknown1
Muslimin MusliminAffiliation unknown1
Basri SyamAffiliation unknown1
Mirna IsmailAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENDAMPINGAN HOLISTIK DIABETES: MEMBANGUN SINERGI ANTARA PERAWATAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA MELALUI PENDEKATAN TERINTEGRASI DI PUSKESMAS  BATUA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sjattar, Elly Lilianty</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syam, Yuliana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Puspitha, Arnis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tajuddin, Istiana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusuf, Saldy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Joto, Rudianto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aprianti, Reskiati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Diabetes patients</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">self-care</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">self-care management</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">family support</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Self-care is crucial for maintaining blood glucose control and preventing complications in individuals with diabetes. Poor self-care skills lead to the failure of blood glucose control, often caused by non-compliance with medication, diet, and lifestyle. Self-care is a key component of diabetes management and has been practiced by patients, but it has not been optimal, thus necessitating education. The aim of this activity is to increase the knowledge of diabetes patients, thereby improving their quality of life and preventing future complications. The target of this outreach program is 82 diabetes patients and their families who visit the Batua Health Center in Makassar. The program utilized presentations, Q&amp;amp;A sessions, and demonstrations for each topic. The results showed an improvement in patients' knowledge of self-care management, as seen from the analysis where only 9 participants (10.9%) answered correctly before the education session, which increased to 17 participants (20.7%) by the end of the program. The self-care management education activity was conducted smoothly, with diabetes patients and their families learning about diet strategies, self-examination of feet for circulatory issues, foot care, foot exercises, stress prevention, and family support techniques for individuals with diabetes. It is hoped that the education provided in this community service activity will be applied in their daily lives.  ---   Perawatan diri sangat penting untuk menjaga glukosa darah tetap terkontrol dan mencegah komplikasi pada penyandang diabetes. Kemampuan perawatan diri yang rendah berdampak pada kegagalan pengendalian glukosa darah, yang disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap pengobatan, diet, dan gaya hidup. Perawatan diri adalah salah satu komponen utama dalam manajemen diabetes dan telah dilakukan oleh pasien, tetapi belum optimal, sehingga dibutuhkan edukasi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien diabetes. Sehingga kualitas hidup pasien diabetes dapat meningkat dan dapat mencegah terjadinya komplikasi dimasa mendatang. Sasaran pengabdian ini adalah 82 orang pasien diabetes dan keluarganya yang datang ke Puskesmas Batua Makassar. Kegiatan pengabdian menggunakan metode presentasi dan tanya jawab, serta demontrasi tiap materinya. Hasil dalam kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan pasien mengenai manajemen perawatan diri, dapat dilihat dari hasil analisis sebelum dilakukan edukasi hanya 9 orang peserta yang menjawab benar (10,9%) dan terjadi peningkatan diakhir kegiatan dengan menjawab benar sebanyak 17 orang (20,7%). Kegiatan edukasi tentang manajemen perawatan diri berjalan dengan sangat lancar, pasien diabetes dan keluarganya dapat mengetahui cara-cara diet, cara memeriksakan kaki secara mandiri untuk mengetahui adanya gangguan sirkulasi pada kaki, perawatan kaki, senam kaki dan pencegahan stres, serta tehnik pendampingan keluarga kepada penyandang diabetes dan diharapkan dapat menerapkan edukasi yang diperoleh pada pengabdian masyarakat ini kedalam aktifitas kesehariannya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/36341</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v9i1.36341</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2025; 24-35</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v9i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/36341/12378</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v9i1.36341.g12378</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Elly Lilianty Sjattar, Yuliana Syam, Arnis Puspitha, Istiana Tajuddin, Saldy Yusuf, Rudianto Joto, Reskiati Aprianti</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>