Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI DETEKSI DINI: SCREENING HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI DESA ALITTA

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 10 No. 1 (2026) · pp. 162–171

DOI
10.20956/pa.v10i1.42054
ISSN
2580-3786
Published
2026-01-27
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Hypertension in pregnancy, defined as blood pressure ≥140/90 mmHg after 20 weeks of gestation, is a significant condition that increases the risk of stunting in children by restricting blood flow and oxygen supply to the placenta. This condition can result in impaired fetal growth and other severe complications. Hence, early detection of hypertension in pregnant women is crucial to prevent pregnancy complications and reduce the risk of stunting. This community service program utilized instruments such as a sphygmomanometer, stethoscope, attendance sheet, and blood test result form. The activities were conducted door-to-door over two days, with one blood pressure measurement taken per participant. The procedure began with obtaining informed consent and recording attendance, followed by blood pressure measurement and brief education on hypertension prevention during pregnancy. Among the 7 pregnant women who participated, 5 (71.42%) were aged 20–35 years, while one was under 20 years and another over 35 years. Blood pressure measurements revealed that 6 participants (85.71%) had normal blood pressure, while 1 (14.29%) was classified as pre-hypertensive according to JNC-VIII guidelines. The hypertension screening in pregnant women in Alitta Village was successfully implemented by the 65th cohort of Unhas KKN-PK students, achieving the target of examining 7 participants. This program is expected to lower hypertension rates, prevent stunting, raise awareness about the importance of health checks, and improve maternal health outcomes. --- Hipertensi, termasuk pada ibu hamil, merupakan kondisi tekanan darah ≥140/90 mmHg pada kehamilan ≥20 minggu yang dapat meningkatkan risiko stunting pada anak dengan menghambat aliran darah dan oksigen ke plasenta. Kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat dan komplikasi serius lainnya. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui deteksi dini hipertensi menjadi penting untuk mencegah komplikasi kehamilan dan stunting pada anak. Program pengabdian masyarakat ini menggunakan alat ukur berupa spigmomanometer, stetoskop, lembar absensi, dan lembar hasil pemeriksaan darah. Kegiatan dilaksanakan secara door to door selama dua hari dengan satu kali pengukuran per sampel. Proses dimulai dengan informed consent dan pengisian absensi, diikuti pengukuran tekanan darah dan pemberian edukasi singkat terkait pencegahan hipertensi selama kehamilan. Dari 7 ibu hamil yang berpartisipasi, 5 orang (71.42%) berusia 20-35 tahun, sedangkan masing-masing satu orang berusia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun. Pengukuran tekanan darah menunjukkan hasil 6 orang (85.71%) normal dan 1 orang (14.29%) pra-hipertensi berdasarkan klasifikasi JNC-VIII. Screening hipertensi pada ibu hamil di Desa Alitta telah berhasil dilakukan oleh mahasiswa KKN-PK Unhas angkatan ke-65, mencapai target dengan memeriksa 7 ibu hamil. Program ini berhasil secara teknis dan telah mencapai target dengan memeriksa 7 orang ibu hamil, serta program ini menekan angka kejadian hipertensi dan pencegahan stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan di Desa Alitta.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 118 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Telkom University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Silvia MalasariAffiliation unknown5
Akbar HarisaAffiliation unknown3
Hapsah HapsahAffiliation unknown3
Kadek Ayu ErikaAffiliation unknown2
Maghfira Meyghafary Anhariza DawaAffiliation unknown2
Dita NatasyaAffiliation unknown2
Muhamad Gilang Ramadhan TunggengAffiliation unknown2
Nur Isra NopiantiAffiliation unknown2
Pahdila Rezki AnnisaAffiliation unknown2
Abd MajidUniversitas Muslim Indonesia1
Yuliana SyamAffiliation unknown1
Elly Lilianti SjattarAffiliation unknown1
Faradiba FaradibaAffiliation unknown1
Hasriana SariAffiliation unknown1
Darmiaty DarmiatyAffiliation unknown1
Nur FadilahUniversitas Gadjah Mada1
Andi WahyuniAffiliation unknown1
Moh. Syafar SangkalaAffiliation unknown1
Andina SetyawatiAffiliation unknown1
Hasnah HasnahAffiliation unknown1
Fiqriatul HidayahAffiliation unknown1
Nurhaya NurdinAffiliation unknown1
Rezki Yusfa SeftianiAffiliation unknown1
Muhammad Al-amin R. SapeniAffiliation unknown1
Wa Ode Nur Isnah SabriyatiAffiliation unknown1
Andi Tenri RustamAffiliation unknown1
Anugrahwati Datu MikanAffiliation unknown1
Nurlaila FitrianiAffiliation unknown1
Hamisah HamisahAffiliation unknown1
Akbar AkbarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
KrismayantiAffiliation unknown1
AndrianiTelkom University1
Suni HariatiAffiliation unknown1
Andi Dwi Bahagia FebrianiAffiliation unknown1
NurmaulidAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI DETEKSI DINI: SCREENING HIPERTENSI PADA IBU HAMIL  DI DESA ALITTA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ahmad, Husnul Hatima</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nuurhidayat Jafar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Suheyra Syauki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Takdir Tahir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ariyanti Saleh</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Hypertension</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pregnancy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">screening</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">stunting</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Hypertension in pregnancy, defined as blood pressure ≥140/90 mmHg after 20 weeks of gestation, is a significant condition that increases the risk of stunting in children by restricting blood flow and oxygen supply to the placenta. This condition can result in impaired fetal growth and other severe complications. Hence, early detection of hypertension in pregnant women is crucial to prevent pregnancy complications and reduce the risk of stunting. This community service program utilized instruments such as a sphygmomanometer, stethoscope, attendance sheet, and blood test result form. The activities were conducted door-to-door over two days, with one blood pressure measurement taken per participant. The procedure began with obtaining informed consent and recording attendance, followed by blood pressure measurement and brief education on hypertension prevention during pregnancy. Among the 7 pregnant women who participated, 5 (71.42%) were aged 20–35 years, while one was under 20 years and another over 35 years. Blood pressure measurements revealed that 6 participants (85.71%) had normal blood pressure, while 1 (14.29%) was classified as pre-hypertensive according to JNC-VIII guidelines. The hypertension screening in pregnant women in Alitta Village was successfully implemented by the 65th cohort of Unhas KKN-PK students, achieving the target of examining 7 participants. This program is expected to lower hypertension rates, prevent stunting, raise awareness about the importance of health checks, and improve maternal health outcomes.   ---   Hipertensi, termasuk pada ibu hamil, merupakan kondisi tekanan darah ≥140/90 mmHg pada kehamilan ≥20 minggu yang dapat meningkatkan risiko stunting pada anak dengan menghambat aliran darah dan oksigen ke plasenta. Kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat dan komplikasi serius lainnya. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui deteksi dini hipertensi menjadi penting untuk mencegah komplikasi kehamilan dan stunting pada anak. Program pengabdian masyarakat ini menggunakan alat ukur berupa spigmomanometer, stetoskop, lembar absensi, dan lembar hasil pemeriksaan darah. Kegiatan dilaksanakan secara door to door selama dua hari dengan satu kali pengukuran per sampel. Proses dimulai dengan informed consent dan pengisian absensi, diikuti pengukuran tekanan darah dan pemberian edukasi singkat terkait pencegahan hipertensi selama kehamilan. Dari 7 ibu hamil yang berpartisipasi, 5 orang (71.42%) berusia 20-35 tahun, sedangkan masing-masing satu orang berusia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun. Pengukuran tekanan darah menunjukkan hasil 6 orang (85.71%) normal dan 1 orang (14.29%) pra-hipertensi berdasarkan klasifikasi JNC-VIII. Screening hipertensi pada ibu hamil di Desa Alitta telah berhasil dilakukan oleh mahasiswa KKN-PK Unhas angkatan ke-65, mencapai target dengan memeriksa 7 ibu hamil. Program ini berhasil secara teknis dan telah mencapai target dengan memeriksa 7 orang ibu hamil, serta program ini menekan angka kejadian hipertensi dan pencegahan stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan di Desa Alitta.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/42054</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v10i1.42054</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2026; 162-171</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v10i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/42054/14082</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Husnul Hatima Ahmad, Nuurhidayat Jafar, Andi Suheyra Syauki, Takdir Tahir, Ariyanti Saleh</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>