Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENYULUHAN PENERAPAN URBAN FARMING DENGAN TEKNIK AKUAPONIK DI KELURAHAN UNTIA, MAKASSAR

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 9 No. 3 (2025) · pp. 539–548

DOI
10.20956/pa.v9i3.42664
ISSN
2580-3786
Published
2025-07-30
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Urban farming is an alternative solution for utilizing limited land in urban areas in order to support food security and environmental sustainability. This community service carried out in Untia Village, Makassar city integrates aquaponic techniques as a modern agricultural method that combines fish and plant cultivation. This method allows the processing of organic waste from fish into nutrients for plants naturally, thereby reducing the use of chemical fertilizers and supporting environmental sustainability. This service uses a participatory approach with the Participatory Learning and Action (PLA) method to involve groups of housewives, young women and community leaders in counseling, technical training and mentoring. The activity began with preliminary study to identify the challenges of limited land and food needs, followed by interactive counseling about the concept and advantages of aquaponics, as well as training in making an installation as a pilot model. The result of the activity showed an increase in participants’ understanding and skills in applying aquaponic technology independently. The success of the pilot installation proves the effectiveness of this method in optimizing limited space for the production of communities. This service not only reduces waste and pollution, but also changes people’s mindset towards unproductive use of space. This dedication emphasizes that technological innovation is very crucial to overcome space limitations and meet urban food needs. The active participation of the community durig the service significantly increased awareness and confidence in implementing efficient modern agricultural solutions together. --- Urban farming menjadi alternatif solusi untuk pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Untia, Kota Makassar ini mengintegrasikan teknik aquaponik sebagai metode pertanian modern yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman. Metode ini memungkinkan pengolahan limbah organik dari ikan menjadi nutrisi bagi tanaman secara alami, sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA) untuk melibatkan kelompok ibu rumah tangga, remaja putri dan pemuka masyarakat dalam penyuluhan, pelatihan teknis dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi tantangan keterbatasan lahan dan kebutuhan pangan, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif tentang konsep dan keunggulan aquaponik, serta pelatihan pembuatan instalasi sebagai model percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi aquaponik secara mandiri. Keberhasilan instalasi percontohan membuktikan efektivitas metode ini dalam mengoptimalkan ruang terbatas untuk produksi sayuran organik dan ikan air tawar, yang pada gilirannya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Pengabdian ini tidak hanya mengurangi limbah dan pencemaran, tetapi juga mengubah pola pikir masyarakat terhadap pemanfataan ruang yang tidak produktif. Pengabdian ini menekankan bahwa inovasi teknologi sangat krusial untuk mengatasi keterbatasan ruang dan memenuhi kebutuhan pangan urban. Partisipasi aktif masyarakat selama pengabdian meningkatkan kesadaran dan kepercayaan diri dalam mengimplementasikan solusi agrikultur modern yang efisien secara signifikan bersama-sama.

Keywords

Collaboration network of the authors

14 authors · 41 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasbi HasbiAffiliation unknown2
Hariashari RahimAffiliation unknown1
Sakaria SakariaAffiliation unknown1
Atma RasAffiliation unknown1
Nirwan NirwanAffiliation unknown1
Rabina YunusAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENYULUHAN PENERAPAN URBAN FARMING DENGAN TEKNIK AKUAPONIK DI KELURAHAN UNTIA, MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Haris, Andi Muhammad Arif</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mandra, Achsan Saeruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nuvida RAF</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mario</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Nurlela</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Usman, Musrayani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nursukmawati, Isnaeni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abidin, M. Zainul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Urban Farming</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Aquaponic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Sustainable Technology</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Urban communities</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Urban farming is an alternative solution for utilizing limited land in urban areas in order to support food security and environmental sustainability. This community service carried out in Untia Village, Makassar city integrates aquaponic techniques as a modern agricultural method that combines fish and plant cultivation. This method allows the processing of organic waste from fish into nutrients for plants naturally, thereby reducing the use of chemical fertilizers and supporting environmental sustainability. This service uses a participatory approach with the Participatory Learning and Action (PLA) method to involve groups of housewives, young women and community leaders in counseling, technical training and mentoring. The activity began with preliminary study to identify the challenges of limited land and food needs, followed by interactive counseling about the concept and advantages of aquaponics, as well as training in making an installation as a pilot model. The result of the activity showed an increase in participants’ understanding and skills in applying aquaponic technology independently. The success of the pilot installation proves the effectiveness of this method in optimizing limited space for the production of communities. This service not only reduces waste and pollution, but also changes people’s mindset towards unproductive use of space. This dedication emphasizes that technological innovation is very crucial to overcome space limitations and meet urban food needs. The active participation of the community durig the service significantly increased awareness and confidence in implementing efficient modern agricultural solutions together.   ---   Urban farming menjadi alternatif solusi untuk pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Untia, Kota Makassar ini mengintegrasikan teknik aquaponik sebagai metode pertanian modern yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman. Metode ini memungkinkan pengolahan limbah organik dari ikan menjadi nutrisi bagi tanaman secara alami, sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA) untuk melibatkan kelompok ibu rumah tangga, remaja putri dan pemuka masyarakat dalam penyuluhan, pelatihan teknis dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi tantangan keterbatasan lahan dan kebutuhan pangan, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif tentang konsep dan keunggulan aquaponik, serta pelatihan pembuatan instalasi sebagai model percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi aquaponik secara mandiri. Keberhasilan instalasi percontohan membuktikan efektivitas metode ini dalam mengoptimalkan ruang terbatas untuk produksi sayuran organik dan ikan air tawar, yang pada gilirannya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Pengabdian ini tidak hanya mengurangi limbah dan pencemaran, tetapi juga mengubah pola pikir masyarakat terhadap pemanfataan ruang yang tidak produktif. Pengabdian ini menekankan bahwa inovasi teknologi sangat krusial untuk mengatasi keterbatasan ruang dan memenuhi kebutuhan pangan urban. Partisipasi aktif masyarakat selama pengabdian meningkatkan kesadaran dan kepercayaan diri dalam mengimplementasikan solusi agrikultur modern yang efisien secara signifikan bersama-sama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/42664</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v9i3.42664</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2025; 539-548</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v9i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/42664/12863</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Andi Muhammad Arif Haris Haris, Achsan Saeruddin Mandra, Nuvida RAF, Mario, Andi Nurlela, Musrayani Usman, Isnaeni Nursukmawati, M. Zainul Abidin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>