Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

PSIKOEDUKASI DIGITAL DENGAN MEDIA FLIPBOOK TENTANG PENDIDIKAN SEKSUAL PADA SISWA SDN REMBUN 01

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 10 No. 1 (2026) · hlm. 66–74

DOI
10.20956/pa.v10i1.45152
ISSN
2580-3786
Terbit
2026-01-27
Penerbit
LP2M Universitas Hasanuddin
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstrak

The increase in access to digital information for elementary school-aged children brings new challenges, including exposure to content that is not appropriate for their developmental stage. At SDN Rembun 01 Dampit, this condition has created an urgent need for age-appropriate sexual education for children. The lack of understanding among students about body boundaries, healthy relationships, and the risks of early sexual behavior is worsened by the minimal sexual education provided at home and school. This makes children more vulnerable to exploitation and inappropriate behaviors for their age. This community service activity aims to enhance teachers' understanding as the frontline in education through media flipbook-based digital psychoeducation. The flipbook is designed with a visual and child-friendly narrative approach, covering topics such as personal areas, self-boundaries, and appropriate or inappropriate behavior. The implementation method includes situational analysis with partners, preparation and validation of materials, teacher training, and evaluation through pre-test and post-test. The results of the activities show a significant increase in teachers' knowledge and a commitment from the school to integrate flipbooks into the teaching process and extracurricular activities. Group discussions also revealed that this media greatly assists teachers in delivering sensitive material in a communicative way without causing resistance. This psychoeducation becomes a strategic and applicable solution to support child protection through age-based sexual education in elementary school environments. --- Peningkatan akses informasi digital pada anak usia sekolah dasar membawa tantangan baru, termasuk keterpaparan terhadap konten yang belum sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Di SDN Rembun 01 Dampit, kondisi ini memunculkan kebutuhan mendesak akan edukasi seksual yang sesuai dengan usia anak. Kurangnya pemahaman siswa tentang batasan tubuh, relasi yang sehat, serta risiko perilaku seksual dini diperburuk oleh minimnya pendidikan seksual yang diberikan di rumah maupun sekolah. Hal ini membuat anak lebih rentan terhadap eksploitasi maupun perilaku yang tidak sesuai dengan usia mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sebagai garda terdepan dalam pendidikan melalui psikoedukasi digital berbasis media flipbook. Flipbook dirancang dengan pendekatan visual dan narasi yang ramah anak, mencakup topik-topik seperti area pribadi, batasan diri, dan perilaku pantas atau tidak pantas. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi bersama mitra, penyusunan dan validasi materi, pelatihan guru, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru secara signifikan dan munculnya komitmen dari pihak sekolah untuk mengintegrasikan flipbook ke dalam proses pembelajaran dan kegiatan kelas luar. Diskusi kelompok juga mengungkap bahwa media ini sangat membantu guru dalam menyampaikan materi sensitif secara komunikatif dan tidak menimbulkan resistensi. Psikoedukasi ini menjadi solusi strategis yang aplikatif untuk mendukung perlindungan anak melalui pendidikan seksual berbasis usia di lingkungan sekolah dasar.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

7 penulis · 12 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Malang
  • Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Rahkmaditya Dewi NoorrizkiAfiliasi tidak diketahui1
Ali Syahidin MubarokUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim1
Sri AndayaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, pertama di-harvest 3 Nov 2026, terakhir terlihat 3 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PSIKOEDUKASI DIGITAL DENGAN MEDIA FLIPBOOK TENTANG PENDIDIKAN SEKSUAL PADA SISWA SDN REMBUN 01 </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nugrahani, Rizka Fibria</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, Laila Indra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sulistiyaningsih, Retno</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widodo, Wahyu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Digital psychoeducation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">flipbook</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sexual education</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The increase in access to digital information for elementary school-aged children brings new challenges, including exposure to content that is not appropriate for their developmental stage. At SDN Rembun 01 Dampit, this condition has created an urgent need for age-appropriate sexual education for children. The lack of understanding among students about body boundaries, healthy relationships, and the risks of early sexual behavior is worsened by the minimal sexual education provided at home and school. This makes children more vulnerable to exploitation and inappropriate behaviors for their age. This community service activity aims to enhance teachers' understanding as the frontline in education through media flipbook-based digital psychoeducation. The flipbook is designed with a visual and child-friendly narrative approach, covering topics such as personal areas, self-boundaries, and appropriate or inappropriate behavior. The implementation method includes situational analysis with partners, preparation and validation of materials, teacher training, and evaluation through pre-test and post-test. The results of the activities show a significant increase in teachers' knowledge and a commitment from the school to integrate flipbooks into the teaching process and extracurricular activities. Group discussions also revealed that this media greatly assists teachers in delivering sensitive material in a communicative way without causing resistance. This psychoeducation becomes a strategic and applicable solution to support child protection through age-based sexual education in elementary school environments.   ---   Peningkatan akses informasi digital pada anak usia sekolah dasar membawa tantangan baru, termasuk keterpaparan terhadap konten yang belum sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Di SDN Rembun 01 Dampit, kondisi ini memunculkan kebutuhan mendesak akan edukasi seksual yang sesuai dengan usia anak. Kurangnya pemahaman siswa tentang batasan tubuh, relasi yang sehat, serta risiko perilaku seksual dini diperburuk oleh minimnya pendidikan seksual yang diberikan di rumah maupun sekolah. Hal ini membuat anak lebih rentan terhadap eksploitasi maupun perilaku yang tidak sesuai dengan usia mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sebagai garda terdepan dalam pendidikan melalui psikoedukasi digital berbasis media flipbook. Flipbook dirancang dengan pendekatan visual dan narasi yang ramah anak, mencakup topik-topik seperti area pribadi, batasan diri, dan perilaku pantas atau tidak pantas. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi bersama mitra, penyusunan dan validasi materi, pelatihan guru, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru secara signifikan dan munculnya komitmen dari pihak sekolah untuk mengintegrasikan flipbook ke dalam proses pembelajaran dan kegiatan kelas luar. Diskusi kelompok juga mengungkap bahwa media ini sangat membantu guru dalam menyampaikan materi sensitif secara komunikatif dan tidak menimbulkan resistensi. Psikoedukasi ini menjadi solusi strategis yang aplikatif untuk mendukung perlindungan anak melalui pendidikan seksual berbasis usia di lingkungan sekolah dasar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/45152</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v10i1.45152</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2026; 66-74</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v10i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/45152/14056</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Rizka Fibria Nugrahanani, Laila Indra Lestari, Retno Sulistiyaningsih, Wahyu Widodo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>