Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Inovasi Media Flashcard sebagai Upaya Edukasi Pencegahan Keracunan Makanan Jajanan pada Anak Sekolah Dasar di Desa Muara Penimbung Ulu

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 10 No. 3 (2026) · pp. 537–548

DOI
10.20956/pa.v10i3.48469
ISSN
2580-3786
Published
2026-07-31
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

. Foodborne illness among school-aged children remains a persistent public health issue, particularly in rural and semi-rural settings with limited access to health information. This community engagement program aimed to improve knowledge and attitudes regarding safe snack consumption among elementary school students through the use of flashcard-based educational media. The program was conducted at the Hafiyya Islamic Boarding School, Muara Penimbung Ulu Village, Ogan Ilir Regency, Sumatera Selatan. The community-service participants were 33 Islamic boarding school students aged 7–11 years. Activities included pre-test and post-test assessments, interactive health education sessions using flashcards, and evaluation of learning outcomes. The flashcards presented key concepts related to food safety, hazardous food additives, symptoms of food poisoning, and indicators of safe snacks. Results showed a significant improvement in students’ knowledge, with a mean difference between pre-test and post-test scores of 0.84 and a statistically significant difference (p = 0.000). Although the change in attitude scores was not statistically significant (p = 0.231), overall attitudes were already positive before the intervention. More than 80% of participants demonstrated high engagement during activities. This program highlights that flashcards are an effective, engaging, and context-appropriate media for strengthening early food safety literacy among children. The intervention also supports sustainable health promotion in educational settings and contributes to SDGs related to health, education, and responsible consumption. Keracunan makanan pada anak usia sekolah masih menjadi masalah kesehatan yang sering terjadi, terutama pada wilayah rural dan semi-rural dengan akses informasi kesehatan yang terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa mengenai konsumsi jajanan yang aman melalui media edukasi berbasis flashcard. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Yayasan Islam Hafiyya Desa Muara Penimbung Ulu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Peserta pengabdian merupakan 33 peserta didik pesantren usia 7–11 tahun. Tahapan kegiatan meliputi pelaksanaan pre-test dan post-test, penyuluhan interaktif menggunakan flashcard, serta evaluasi hasil pembelajaran. Flashcard berisi materi mengenai keamanan pangan, bahan berbahaya pada jajanan, tanda-tanda keracunan makanan, dan cara memilih jajanan yang aman. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan selisih rata-rata peningkatan nilai pre-test dan post-test sebesar 0,84 dan perbedaan bermakna secara statistik (p = 0,000). Meskipun perubahan sikap tidak signifikan (p = 0,231), sikap siswa pada umumnya sudah baik sebelum intervensi. Lebih dari 80% peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa media flashcard efektif sebagai media edukasi yang menarik dan mudah dipahami untuk meningkatkan literasi keamanan pangan pada anak. Program ini turut mendukung promosi kesehatan berkelanjutan di lingkungan sekolah serta berkontribusi pada pencapaian SDGs terkait kesehatan, pendidikan, dan konsumsi bertanggung jawab.

Keywords

Collaboration network of the authors

16 authors · 37 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rico Januar SitorusAffiliation unknown3
Indah Purnama SariAffiliation unknown2
Rafika OktivaningrumAffiliation unknown2
Muhammad Amin Arigo SaciAffiliation unknown2
Dedi MuliyadiAffiliation unknown2
Fitri Nova Liya LubisAffiliation unknown1
Fenny EtrawatiAffiliation unknown1
Yeni YeniAffiliation unknown1
Ditia Fitri ArindaAffiliation unknown1
Amrina RosyadaAffiliation unknown1
Ery ErmanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Inovasi Media Flashcard sebagai Upaya Edukasi Pencegahan Keracunan Makanan Jajanan pada Anak Sekolah Dasar di Desa Muara Penimbung Ulu</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dini Arista Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Trisnaini, Inoy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Purba, Imelda Gernauli</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Septiawati, Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pratiningsih, Widya Ayu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Flashcard media, food poisoning, health education, school children</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">. Foodborne illness among school-aged children remains a persistent public health issue, particularly in rural and semi-rural settings with limited access to health information. This community engagement program aimed to improve knowledge and attitudes regarding safe snack consumption among elementary school students through the use of flashcard-based educational media. The program was conducted at the Hafiyya Islamic Boarding School, Muara Penimbung Ulu Village, Ogan Ilir Regency, Sumatera Selatan. The community-service participants were 33 Islamic boarding school students aged 7–11 years. Activities included pre-test and post-test assessments, interactive health education sessions using flashcards, and evaluation of learning outcomes. The flashcards presented key concepts related to food safety, hazardous food additives, symptoms of food poisoning, and indicators of safe snacks. Results showed a significant improvement in students’ knowledge, with a mean difference between pre-test and post-test scores of 0.84 and a statistically significant difference (p = 0.000). Although the change in attitude scores was not statistically significant (p = 0.231), overall attitudes were already positive before the intervention. More than 80% of participants demonstrated high engagement during activities. This program highlights that flashcards are an effective, engaging, and context-appropriate media for strengthening early food safety literacy among children. The intervention also supports sustainable health promotion in educational settings and contributes to SDGs related to health, education, and responsible consumption.
Keracunan makanan pada anak usia sekolah masih menjadi masalah kesehatan yang sering terjadi, terutama pada wilayah rural dan semi-rural dengan akses informasi kesehatan yang terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa mengenai konsumsi jajanan yang aman melalui media edukasi berbasis flashcard. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Yayasan Islam Hafiyya Desa Muara Penimbung Ulu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Peserta pengabdian merupakan 33 peserta didik pesantren usia 7–11 tahun. Tahapan kegiatan meliputi pelaksanaan pre-test dan post-test, penyuluhan interaktif menggunakan flashcard, serta evaluasi hasil pembelajaran. Flashcard berisi materi mengenai keamanan pangan, bahan berbahaya pada jajanan, tanda-tanda keracunan makanan, dan cara memilih jajanan yang aman. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan selisih rata-rata peningkatan nilai pre-test dan post-test sebesar 0,84 dan perbedaan bermakna secara statistik (p = 0,000). Meskipun perubahan sikap tidak signifikan (p = 0,231), sikap siswa pada umumnya sudah baik sebelum intervensi. Lebih dari 80% peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa media flashcard efektif sebagai media edukasi yang menarik dan mudah dipahami untuk meningkatkan literasi keamanan pangan pada anak. Program ini turut mendukung promosi kesehatan berkelanjutan di lingkungan sekolah serta berkontribusi pada pencapaian SDGs terkait kesehatan, pendidikan, dan konsumsi bertanggung jawab.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/48469</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v10i3.48469</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 10 No. 3 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2026; 537-548</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/48469/14907</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Dini Arista Putri, Inoy Trisnaini, Imelda Gernauli Purba, Dwi Septiawati, Widya Ayu Pratiningsih</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>