Akses terbuka Jurnal
Pemberdayaan Keluarga Berbasis Pangan Lokal Kelor sebagai Upaya Mendukung Kesehatan Ibu Menyusui dan Pencegahan Stunting di Desa Ibul Besar 1 Kabupaten Ogan Ilir
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 10 No. 3 (2026) · hlm. 583–597
- ISSN
- 2580-3786
- Terbit
- 2026-07-31
- Penerbit
- LP2M Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Stunting is a nutritional problem that remains a public health challenge in Indonesia, including in rural areas with limited access to nutritious food. The use of local resources such as moringa leaves (Moringa oleifera), which are rich in nutrients and have natural galactagogue properties, is a potential strategy to support the health of breastfeeding mothers and efforts to prevent stunting. This community service activity aims to empower families, especially breastfeeding mothers, in the consumption of moringa-based local foods through an educational and participatory approach in Ibul Besar 1 Village, Ogan Ilir District. The methods used in this activity included nutrition and lactation education, training on processing moringa leaves into moringa leaf cookies, and the distribution of educational media in the form of booklets and leaflets entitled “Moringa, Mother's Friend - Natural Ways to Increase Breast Milk Production”. The program involved 40 breastfeeding mothers. An evaluation was conducted using pre-tests and post-tests on 40 respondents to measure changes in knowledge and attitudes. The results of the analysis showed an increase in knowledge in the good category from 57.5% to 92.5% and positive attitudes from 65.0% to 97.5%. The Wilcoxon Signed Ranks Test showed that this increase was statistically significant (p<0.001). This community-based empowerment program effectively improves mothers' nutritional literacy and positive attitudes towards the use of moringa leaves, thereby potentially supporting lactation health and stunting prevention efforts at the family level. This intervention model can be adapted in other areas with similar moringa leaf potential. Stunting merupakan masalah gizi yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan dengan akses terbatas pada pangan bergizi. Pemanfaatan sumber daya lokal seperti daun kelor (Moringa oleifera) yang kaya nutrisi dan bersifat galaktagog alami menjadi strategi yang berpotensi untuk mendukung kesehatan ibu menyusui dan upaya pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga, khususnya ibu menyusui dan kader posyandu, dalam konsumsi pangan lokal berbasis kelor melalui pendekatan edukatif dan partisipatif di Desa Ibul Besar 1, Kabupaten Ogan Ilir. Metode kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi gizi dan laktasi, pelatihan pengolahan daun kelor menjadi kukis daun kelor, serta penyebaran media edukasi berupa booklet dan leaflet “Kelor Sahabat Ibu – Cara Alami Tingkatkan ASI”. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest pada 40 responden untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik dari 57,5% menjadi 92,5% dan sikap positif dari 65,0% menjadi 97,5%. Uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan peningkatan tersebut signifikan secara statistik (p<0,001). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pemberdayaan berbasis masyarakat melalui edukasi gizi, pelatihan pengolahan kelor, dan media edukasi mampu meningkatkan pengetahuan serta sikap positif ibu menyusui terhadap pemanfaatan pangan lokal berbasis kelor. Model intervensi ini dapat diadaptasi di daerah lain dengan potensi daun kelor yang serupa.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
24 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama · 21 lintas organisasi
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Sriwijaya University
- Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Najmah | Sriwijaya University | 3 |
| Riama Claudia Christine LG | Sriwijaya University | 3 |
| Ruth Evita Gloria LG | Sriwijaya University | 3 |
| Ferenadia Apriliani | Sriwijaya University | 3 |
| Putri Hervilanti | Sriwijaya University | 3 |
| Devy Yuliantari | Sriwijaya University | 3 |
| Jevin Anugrah Saputra | Sriwijaya University | 3 |
| Iche Liberty | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Samsuryadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indri Seta Septadina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gita Dwi Prasty | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rohan Sabloak | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arnold Yosua Raja Pasaribu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fenny Etrawati | Sriwijaya University | 1 |
| Widya Lionita | Sriwijaya University | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.