Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Penilaian Kinerja Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Awota di Provinsi Sulawesi Selatan

Jurnal Hutan dan Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2018) · pp. 283–289

DOI
10.24259/jhm.v10i2.4941
ISSN
2613-9979, 1907-5316
Published
2018-12-30
Publisher
Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Awota terbentuk setelah melalui tahapan berdasarkan pedoman pembangunan KPH, yaitu dari pencadangan awal hingga ditetapkan sebagai satu kawasan KPHP oleh Pemerintah Pusat. KPHP Awota telah menjalankan tugas dan fungsi untuk menyelenggaraan Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan. Namun, keberhasilan pengelolaannya tidak terlepas dari berbagai dinamika dan persoalan, seperti masih terdapat konflik antara masyarakat dan pemerintah, belum selesainya proses rekonstruksi tata batas, dan belum adanya jaminan keamanan terhadap investasi berbagai pihak di wilayah KPHP tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja KPHP Awota dalam pelaksanaan pengelolaan hutan di tingkat tapak dengan menggunakan kriteria dan indikator dari Forest Watch Indonesia versi 1.0. Hasil penilaian kinerja menunjukkan bahwa nilai indeks kinerja pembangunan KPHP Awota pada tingkatan sedang dengan nilai 2,13 yang berarti bahwa KPHP Awota sudah cukup siap dalam mewujudkan fungsinya sebagai pengelola di tingkat tapak. Beberapa kriteria perlu menjadi perhatian, yaitu kemantapan kawasan, rencana kelola, mekanisme investasi, dan pelaksanaan pengelolaan dalam lingkup KPH sehingga harus diperkuat untuk menjamin operasionalisasi KPHP di tingkat tapak.

Collaboration network of the authors

40 authors · 72 co-authorship links · 8 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Muhammadiyah University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Makkarennu MakkarennuAffiliation unknown4
Bustami BustamiUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Maulidi MaulidiUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Aulia Syarif AzizAffiliation unknown1
Muhammad IchsanAffiliation unknown1
Nurhikmah NurhikmahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Aryanti Puspita SariUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Abdul HalikUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Siti MahmudahUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Muhammad TahnurMuhammadiyah University of Makassar1
Bakri BakriAffiliation unknown1
Irawaty IrawatyUniversitas Halu Oleo1
Abdul Halim MomoAffiliation unknown1
Fuji RiantiAffiliation unknown1
Aripin AripinAffiliation unknown1
Abd KadirUniversitas Halu Oleo1
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Aji Luhur PambudiAffiliation unknown1
Syamzan SyukurAffiliation unknown1
Rahmawati HarisaAffiliation unknown1
Andi AgussalimAffiliation unknown1
Yusring Sanusi BasoAffiliation unknown1
Faridah RahmanAffiliation unknown1
Najmuddin H. Abd SafaAffiliation unknown1
Syahidah SyahidahAffiliation unknown1
Muh Alif SahideAffiliation unknown1
Emban Ibnu Rusyd Mas'udAffiliation unknown1
Anna Cristine MokunaAffiliation unknown1
Auliah RachmahAffiliation unknown1
Muh Erwin SyahAffiliation unknown1
Mas'ud JunusAffiliation unknown1
M.Asar Said MahbubAffiliation unknown1
Restu Puput WindartiAffiliation unknown1
Asar Said MahbubAffiliation unknown1
Nur HikmahAffiliation unknown1
YusranAffiliation unknown1
Kitabullah SyamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/oai, first harvested 4 Nov 2026, last seen 4 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Penilaian  Kinerja Pembangunan  Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Awota di Provinsi Sulawesi Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Husen, Sadam S</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Supratman, Supratman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, Ridwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Awota terbentuk setelah melalui tahapan berdasarkan pedoman pembangunan KPH, yaitu dari pencadangan awal hingga ditetapkan sebagai satu kawasan KPHP oleh Pemerintah Pusat. KPHP Awota telah menjalankan tugas dan fungsi untuk menyelenggaraan Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan. Namun, keberhasilan pengelolaannya tidak terlepas dari berbagai dinamika dan persoalan, seperti masih terdapat konflik antara masyarakat dan pemerintah, belum selesainya proses rekonstruksi tata batas, dan belum  adanya jaminan keamanan terhadap investasi berbagai pihak di wilayah KPHP tersebut. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menilai kinerja KPHP Awota dalam pelaksanaan pengelolaan hutan di tingkat tapak dengan menggunakan kriteria dan indikator dari Forest Watch Indonesia versi 1.0. Hasil penilaian kinerja menunjukkan bahwa nilai indeks kinerja pembangunan KPHP Awota pada tingkatan sedang dengan nilai 2,13 yang berarti bahwa KPHP Awota sudah cukup siap dalam mewujudkan fungsinya sebagai pengelola di tingkat tapak. Beberapa kriteria perlu menjadi perhatian, yaitu kemantapan kawasan, rencana kelola, mekanisme investasi, dan pelaksanaan pengelolaan dalam lingkup KPH sehingga harus diperkuat untuk menjamin operasionalisasi KPHP di tingkat tapak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/4941</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/jhm.v10i2.4941</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Hutan dan Masyarakat; VOLUME 10 NOMOR 2, DESEMBER 2018; 283-289</dc:source>
	<dc:source>2613-9979</dc:source>
	<dc:source>1907-5316</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/4941/3236</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Jurnal Hutan dan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>