Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengembangan Agroforestry Kopi dalam Mendukung Peran Hutan di Kawasan Highland Kabupaten Jeneponto

Jurnal Hutan dan Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2019) · pp. 151–162

DOI
10.24259/jhm.v11i2.6030
ISSN
2613-9979, 1907-5316
Published
2019-12-31
Publisher
Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Deforestasi dan degradasi lahan menjadi lahan pertanian untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terus terjadi. Deforestasi, dan degradasi lahan akan menimbulkan banyak masalah ekologi seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan global. Agroforestry merupakan perpaduan tanaman pertanian dan kehutanan yang bisa menjadi salah satu sistem pengelolaan lahan sebagai solusi mengatasi masalah ekologi dan sekaligus juga untuk mengatasi masalah pangan. Maka dilakukan kajian pengembangan agroforestry berbasis kopi di kawsan highland Kabupaten Jeneponto untuk mendukung peran hutan dianalisis secara terintegrasi dari kegiatan inventarisasi karateristik lahan dengan kesesuaian lahan dan sosial ekonomi masyarakat dalam membudidayakan kopi menggunakan metode Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan sebaran kopi arabika dtemukan dibagian utara wilayah Kecamatan Rumbia, sedangkan sebaran kopi Robusta ditemukan dibagian selatan Kecamatan dan satu Desa di Kecamatan Kelara. Kesesuaian lahan untuk pengembangan jenis kopi Robusta di seluruh wilayah Kecamatan Kelara, Kecamatan Rumbia bagian selatan dan pengembangan kopi jenis Arabika di wilayah bagian utara Kecamatan Rumbia. Pengembangan agroforestry kopi di Kawasan highland Kabupaten Jeneponto sebagai jawaban permasalah sosial ekonomi masyarakat sekitar, budidaya tanaman kopi, dan pengganti peran hutan sebagai konservasi tanah dan air dalam menekan aliran permukaan dan erosi serta menjaga unsur hara tanah.

Keywords

Collaboration network of the authors

30 authors · 94 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Munajat NursaputraAffiliation unknown4
Nasri NasriAffiliation unknown3
Syamsuddin MillangAffiliation unknown2
Budi ArtyAffiliation unknown2
Samuel A. PaembonanAffiliation unknown1
Leny RachmawatiAffiliation unknown1
Andang Suryana SomaAffiliation unknown1
A. MujetahidAffiliation unknown1
Aulia NurfadillaAffiliation unknown1
Agussalim AgussalimUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur1
Andi Detti YuniantiAffiliation unknown1
Suhasman SuhasmanAffiliation unknown1
Ira TaskirawatiAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
Muhammad IrfanAffiliation unknown1
Usman ArsyadAffiliation unknown1
Andi vika FaradibaAffiliation unknown1
Afandi AhmadAffiliation unknown1
ChairilAffiliation unknown1
Revalina Theresia SinagaAffiliation unknown1
Helen Natalia KasangAffiliation unknown1
Yulanda Angel TangdilintinAffiliation unknown1
Anugrahandini NatsirAffiliation unknown1
Nurul Muchlisah BasriAffiliation unknown1
Andi Hamka AhmadAffiliation unknown1
Ratu M SandabungaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/oai, first harvested 4 Nov 2026, last seen 4 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengembangan Agroforestry Kopi dalam Mendukung Peran Hutan  di Kawasan Highland Kabupaten Jeneponto</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rijal, Syamsu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bachtiar, Budirman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">A, Chairil</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ardiansyah, Try</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kopi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Agroforestry</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Highland</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Deforestasi dan degradasi lahan menjadi lahan pertanian untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terus terjadi. Deforestasi, dan degradasi lahan akan menimbulkan banyak masalah ekologi seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan global. Agroforestry merupakan perpaduan tanaman pertanian dan kehutanan yang bisa menjadi salah satu sistem pengelolaan lahan sebagai solusi mengatasi masalah ekologi dan sekaligus juga untuk mengatasi masalah pangan. Maka dilakukan kajian pengembangan agroforestry berbasis kopi di kawsan highland Kabupaten Jeneponto untuk mendukung peran hutan dianalisis secara terintegrasi dari kegiatan inventarisasi karateristik lahan dengan kesesuaian lahan dan sosial ekonomi masyarakat dalam membudidayakan kopi menggunakan metode Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan sebaran kopi arabika dtemukan dibagian utara wilayah Kecamatan Rumbia, sedangkan sebaran kopi Robusta ditemukan dibagian selatan Kecamatan dan satu Desa di Kecamatan Kelara. Kesesuaian lahan untuk pengembangan jenis kopi Robusta di seluruh wilayah Kecamatan Kelara, Kecamatan Rumbia bagian selatan dan pengembangan kopi jenis Arabika di wilayah bagian utara Kecamatan Rumbia. Pengembangan agroforestry kopi di Kawasan highland Kabupaten Jeneponto sebagai jawaban permasalah sosial ekonomi masyarakat sekitar, budidaya tanaman kopi, dan pengganti peran hutan sebagai konservasi tanah dan air dalam menekan aliran permukaan dan erosi serta menjaga unsur hara tanah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis deskriptif</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/6030</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/jhm.v11i2.6030</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Hutan dan Masyarakat; VOLUME 11 NOMOR 2, DESEMBER 2019; 151-162</dc:source>
	<dc:source>2613-9979</dc:source>
	<dc:source>1907-5316</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/6030/4744</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Hutan dan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>