Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Potensi Pengembangan Ekowisata Rumbia Kabupaten Jeneponto

Jurnal Hutan dan Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2020) · pp. 1–13

DOI
10.24259/jhm.v12i1.6031
ISSN
2613-9979, 1907-5316
Published
2020-07-30
Publisher
Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Indonesia mengalami perkembangan industri yang sangat pesat, salah satunya adalah industri Pariwisata. Salah satu subsektor industri pariwsata yang paling banyak dikunjungi adalah ekowisata. Pengembanagn ekowisata dapat berperan sebagai model pengembangan pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi serta bagian dari kebijakan lokal. Maka dilakukan kajian potensi pengembangan ekowisata dengan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) yang digunakan untuk menyusun potensi pengembangan ekowisata di Kecamatan Rumbia. Analisis deskriptif dimulai dengan identifikasi potensi ekowisata, aksesibilitas, dan fasilitas yang merupakan bagian dari lingkungan internal (IFAS) untuk mengetahui berbagai kemungkinan kekuatan dan kelemahan dengan. Adapun analisis lingkungan eksternal (EFAS) untuk mengetahui berbagai kemungkinan peluang dan ancaman diperoleh persepsi stekholder, masyarakat dan wisatawan terhadap potensi pengembangan ekowisata Kecamatan Rumbia. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa Kawasan Ekowisata Kecamatan Rumbia ini merupakan daerah yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai wisata dilihat dari kapasitas ekologi berupa daya tarik, kapasitas sosial, dan kapasitas ekonomi, namun kapasitas sarana prasarana belum memadai yang harus direncanakan baik. Strtegi priorotas dalam mendukung pengembangan Kawasan ekowisata Kecamatan Rumbia dengan cepat adalah mengembangankan paket perjalan pada Kawasan Ekowisata, membangun akses dengan pusat ekonomi, Pendidikan, dan pemerintahan, melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan dari segala aspek, dan melakukan promosi melalui sosial media.

Keywords

Collaboration network of the authors

36 authors · 128 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Putu Oka NgakanAffiliation unknown5
Putu Supadma PutraAffiliation unknown5
Munajat NursaputraAffiliation unknown5
Andi Siady HamzahAffiliation unknown3
Budirman BachtiarAffiliation unknown3
Syamsuddin MillangAffiliation unknown2
Risma illa MaulanyAffiliation unknown2
Budi ArtyAffiliation unknown2
Samuel A. PaembonanAffiliation unknown1
Leny RachmawatiAffiliation unknown1
Andang Suryana SomaAffiliation unknown1
A. MujetahidAffiliation unknown1
Muh. IhsanAffiliation unknown1
Fardi Ali SyahdarAffiliation unknown1
Arif KoesharyadiAffiliation unknown1
Fadly SuhatiAffiliation unknown1
Kaimuddin KaimuddinAffiliation unknown1
Wardiman Mas'udAffiliation unknown1
Abdur Rahman ArifAffiliation unknown1
Risye DwiyaniAffiliation unknown1
Lady ChaniaAffiliation unknown1
Ida Bagus Oka AgastyaAffiliation unknown1
Dian Adhetya Arif ArifAffiliation unknown1
Aulia NurfadillaAffiliation unknown1
Andi vika FaradibaAffiliation unknown1
Afandi AhmadAffiliation unknown1
ChairilAffiliation unknown1
Revalina Theresia SinagaAffiliation unknown1
Helen Natalia KasangAffiliation unknown1
Yulanda Angel TangdilintinAffiliation unknown1
Anugrahandini NatsirAffiliation unknown1
Nurul Muchlisah BasriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/oai, first harvested 4 Nov 2026, last seen 4 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Potensi Pengembangan Ekowisata Rumbia Kabupaten Jeneponto</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rijal, Syamsu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasri, Nasri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ardiansyah, Try</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">A, Chairil</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Potensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">ekowisata</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kecamatan Rumbia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia mengalami perkembangan industri yang sangat pesat, salah satunya adalah industri  Pariwisata. Salah satu subsektor industri pariwsata yang paling banyak dikunjungi adalah ekowisata. Pengembanagn ekowisata dapat berperan sebagai model pengembangan pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi serta bagian dari kebijakan lokal. Maka dilakukan kajian potensi pengembangan ekowisata dengan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) yang digunakan untuk menyusun potensi pengembangan ekowisata di Kecamatan Rumbia. Analisis deskriptif dimulai dengan identifikasi potensi ekowisata, aksesibilitas, dan fasilitas yang merupakan bagian dari lingkungan internal (IFAS) untuk mengetahui berbagai kemungkinan kekuatan dan kelemahan dengan. Adapun analisis lingkungan eksternal (EFAS) untuk mengetahui berbagai kemungkinan peluang dan ancaman diperoleh persepsi stekholder, masyarakat dan wisatawan terhadap potensi pengembangan ekowisata Kecamatan Rumbia. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa Kawasan Ekowisata Kecamatan Rumbia ini merupakan daerah yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai wisata dilihat dari kapasitas ekologi berupa daya tarik, kapasitas sosial, dan kapasitas ekonomi, namun kapasitas sarana prasarana belum memadai yang harus direncanakan baik. Strtegi priorotas dalam mendukung pengembangan Kawasan ekowisata Kecamatan Rumbia dengan cepat adalah mengembangankan paket perjalan pada Kawasan Ekowisata, membangun akses dengan pusat ekonomi, Pendidikan, dan pemerintahan, melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan dari segala aspek, dan melakukan promosi melalui sosial media.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat)</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/6031</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/jhm.v12i1.6031</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Hutan dan Masyarakat; VOLUME 12 NOMOR 1, JULI 2020; 1-13</dc:source>
	<dc:source>2613-9979</dc:source>
	<dc:source>1907-5316</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/6031/5639</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Jurnal Hutan dan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>