Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pola dan Motivasi Agroforestry Serta Kontribusinya Terhadap Pendapatan Petani Hutan Rakyat Di Kabupaten Polewali Mandar

Jurnal Hutan dan Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2019) · pp. 92–113

DOI
10.24259/jhm.v11i2.8177
ISSN
2613-9979, 1907-5316
Published
2019-12-31
Publisher
Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu kabupaten yang sebagian masyarakatnya melakukan usaha tani dalam memanfaatkan lahan hutan rakyat dengan menanam tanaman pertanian dan pohon-pohon yang dapat menghasilkan kayu maupun pakan ternak. Sistem ini sudah lama dikembangkan secara turun temurun oleh petani yang mengelolah lahannya dengan sistem agroforestry, namun pengelolaannya masih dinilai kurang serius sehingga masih ada anggapan masyarakat bahwa, komoditas selain hasil hutan kayu kurang memiliki nilai tambah. Tujuan penelitian ini adalah “Mengidentifikasi pola-pola dan motivasi agroforestry serta kontribusinya terhadap pendapatan petani hutan rakyat ”. penelitian ini dilakukan tepatnya di Desa Mirring Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar pada bulan April hingga Juli 2019. Akumulasi data menggunakan metode survei dan wawancara. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, petani mengembangkan empat bentuk sistem pengelolaan hutan rakyat berbasis agroforestry yaitu pola agroforestry bentuk campuran acak, (Mixture Random), pola agroforestry bentuk baris (Alternate Rows), pola agroforestry bentuk Pagar (Atress Along Borders) dan pola agroforestry bentuk lorong (Alley Cropping). Sedangkan Motivasi masyarakat dalam berpola tanam agroforestry dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan yaitu Ekonomi dengan persentase tertinggi sebesar 51,65%, sedang pada motivasi Sosial(27,47%).dan terendah pada motivasi Ekologi (20,88%), Kecendrungan motivasi ekonomi mempengaruhi Petani memilih pola tanam. Pola agroforestry yang memberikan kontribusi pendapatan terbesar adalah pola agroforestry A (Agrisilvikultur Atress Along Borders) dengan pendapatan rata-rata Rp.14.873.222 dengan persentase 28,58%. Terdapat 3 jenis produk agroforestry yang merupakan sumber pendapatan terbesar yakni Kakao, Langsat dan Durian.

Keywords

Collaboration network of the authors

14 authors · 29 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Daud IrunduAffiliation unknown3
IrlanAffiliation unknown2
Rosmaeni RosmaeniAffiliation unknown1
Narson PaliantoAffiliation unknown1
Rusmidin RusmidinAffiliation unknown1
Yusran YusranAffiliation unknown1
Mas'ud JunusAffiliation unknown1
Adrayanti SabarAffiliation unknown1
Rahmania RahmaniaAffiliation unknown1
Andi Ridha Yayank WijayantiAffiliation unknown1
Prayogi SudiatmokoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/oai, first harvested 4 Nov 2026, last seen 4 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pola dan Motivasi Agroforestry Serta Kontribusinya Terhadap Pendapatan Petani Hutan Rakyat Di Kabupaten Polewali Mandar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Idris, Andi Irmayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arafat, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">D, Fatmawati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pola</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Motivasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pendapatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Agroforestry</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hutan Rakyat.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu kabupaten yang sebagian masyarakatnya melakukan usaha tani dalam memanfaatkan lahan hutan rakyat dengan menanam tanaman pertanian dan pohon-pohon yang dapat menghasilkan kayu maupun pakan ternak. Sistem ini sudah lama dikembangkan secara turun temurun oleh petani yang mengelolah lahannya dengan sistem agroforestry, namun pengelolaannya masih dinilai kurang serius sehingga masih ada anggapan masyarakat bahwa, komoditas selain hasil hutan kayu kurang memiliki nilai tambah. Tujuan penelitian ini adalah “Mengidentifikasi  pola-pola dan motivasi agroforestry serta kontribusinya terhadap pendapatan petani hutan rakyat ”. penelitian ini dilakukan tepatnya di Desa Mirring Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar pada bulan April hingga Juli 2019. Akumulasi data menggunakan metode survei dan wawancara . Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, petani mengembangkan empat bentuk sistem pengelolaan hutan rakyat berbasis agroforestry yaitu pola agroforestry bentuk campuran acak, (Mixture Random), pola agroforestry  bentuk baris (Alternate Rows) , pola agroforestry bentuk Pagar (Atress Along Borders) dan pola agroforestry bentuk lorong (Alley Cropping). Sedangkan Motivasi masyarakat dalam berpola tanam agroforestry dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan yaitu Ekonomi dengan persentase tertinggi sebesar 51,65% , sedang pada motivasi Sosial(27,47%).dan terendah pada motivasi  Ekologi (20,88%), Kecendrungan motivasi ekonomi mempengaruhi Petani memilih pola tanam. Pola agroforestry yang memberikan kontribusi pendapatan terbesar adalah pola agroforestry A (Agrisilvikultur Atress Along Borders) dengan pendapatan rata-rata    Rp.14.873.222 dengan persentase 28,58%. Terdapat 3 jenis produk agroforestry yang merupakan sumber pendapatan terbesar yakni Kakao , Langsat dan Durian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Deskriptif, Kualitatif dan Kuantitatif</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/8177</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/jhm.v11i2.8177</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Hutan dan Masyarakat; VOLUME 11 NOMOR 2, DESEMBER 2019; 92-113</dc:source>
	<dc:source>2613-9979</dc:source>
	<dc:source>1907-5316</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jhm/article/view/8177/4740</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Hutan dan Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>