Open access Jurnal
Analisis Perubahan Penutupan Lahan di Daerah Aliran Sungai Kelara Menggunakan Citra Sentinel 2
Jurnal Hutan dan Masyarakat · Vol. UME No. 2 (2022) · pp. 73–87
- ISSN
- 2613-9979, 1907-5316
- Published
- 2022-12-31
- Publisher
- Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelara terletak di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan yang diduga mengalami perubahan tutupan lahan dikarenakan penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan rencana pola ruang sehingga dapat mengakibatkan kerusakan yang berdampak pada fungsi hidrologi yang berujung terjadinya bencana alam. Perubahan penggunaan lahan dilakukan dengan menganalisis citra sentinel 2 tahun 2017 dan 2021 melalui proses digitasi on screen yang kemudian dilanjutkan dengan proses tumpang susun (overlay). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan penutupan lahan pada DAS Kelara pada tahun 2017 – 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan kelas penggunaan lahan di DAS Kelara yaitu hutan, lahan terbuka, pemukiman, perkebunan, pertanian lahan kering campur, sawah, tambak dan tubuh air, dan. Penutupan lahan yang mengalami penambahan luasan yaitu, pemukiman (3,79%), pertanian lahan kering campur (3,25%), sawah (0,49%), tambak (0,01%), dan tubuh air (0,33%). Penutupan lahan yang mengalami penurunan luasan yaitu hutan (1,98%), lahan terbuka, (0,70%) dan perkebunan (5,18%). Nilai matrik konfusi menunjukkan overall accuracy tertinggi pada tahun 2017 sebesar 92,23% dan terendah pada tahun 2021 sebesar 91,71%.
Collaboration network of the authors
28 authors · 61 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Wahyuni Wahyuni | Affiliation unknown | 4 |
| Anwar Umar | Affiliation unknown | 3 |
| Samuel A. Paembonan | Affiliation unknown | 2 |
| nur aeni | Affiliation unknown | 1 |
| Hasnawir | Affiliation unknown | 1 |
| Beta Putranto | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyudi Isnan | Affiliation unknown | 1 |
| Andang Suryana Soma | Affiliation unknown | 1 |
| Tita Rahayu Arief | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Irfan | Affiliation unknown | 1 |
| Budirman Bachtiar | Affiliation unknown | 1 |
| Roland Alexander Barkey | Affiliation unknown | 1 |
| Karla Kembongallo Matandung | Affiliation unknown | 1 |
| Reza Ashari Wirawan | Affiliation unknown | 1 |
| Yulsan Demma Semu | Affiliation unknown | 1 |
| Samsul Labaco | Affiliation unknown | 1 |
| Syamsuddin Millang | Affiliation unknown | 1 |
| Fauziyah Abidin | Affiliation unknown | 1 |
| Rizki Amaliah | Affiliation unknown | 1 |
| Nurul Apriani | Affiliation unknown | 1 |
| Baharuddin Mappangaja | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Dassir | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyuni | Affiliation unknown | 1 |
| Roland A Barkey | Affiliation unknown | 1 |
| Abkar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.