Akses terbuka Jurnal
Pertanggungjawaban Pidana Notaris atas Akta yang Mengandung Muatan Pemalsuan
Amanna Gappa · Vol. UME No. MOR (2021) · hlm. 49–60
- ISSN
- 2549-9785, 0853-1609
- Terbit
- 2021-11-06
- Penerbit
- Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Abstract: This study aims to determine the criminal liability for a deed containing forgery in its issuance. This research is normative legal research using statutory, case, and conceptual approaches. The results show that the criminal liability against a notary if there is an error in the deed he made must meet the elements of committing a crime, have the ability to be responsible, intentionally or negligently, and there is no excuse for forgiveness. However, sentencing a Notary based on Article 266 paragraph (1) of the Indonesian Criminal Code is inappropriate because the elements of these articles are not fulfilled. The elements of a criminal act are difficult to prove when associated with a notary's function and authority, and mistakes in applying the law will criminalize the notary's duties. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana notaris atas akta yang mengandung muatan pemalsuan dalam penerbitannya. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap notaris jika terjadi kesalahan pada akta yang dibuatnya harus memenuhi unsur-unsur melakukan tindak pidana, memiliki kemampuan untuk bertanggung jawab, dengan kesengajaan atau kealpaan, dan tidak ada alasan pemaaf. Menjatuhkan hukuman terhadap seorang Notaris yang membuat akta berdasarkan Pasal 266 ayat (1) KUHP, merupakan hal yang tidak tepat, karena unsur-unsur dari pasal-pasal tersebut tidak terpenuhi dan unsur-unsur perbuatan pidana sulit dibuktikan bila dikaitkan dengan fungsi dan kewenangan notaris, dan kekeliruan dalam menerapkan hukum akan berakibat kriminalisasi terhadap tugas notaris.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
22 penulis · 58 tautan kepenulisan bersama · 6 lintas organisasi
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Hasanuddin University
- Universitas Halu Oleo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| M. Syukri Akub | Hasanuddin University | 3 |
| Muh. Fahmi Mirza Barata | Hasanuddin University | 2 |
| M. Aris Munandar | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arnita Pratiwi Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Maskun | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Mutawalli Mukhlis | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Asrip Putera | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muh. Yani Balaka | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muh. Nur Afiat | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Soedharmanto Soedharmanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sudarno | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indar Indar | Hasanuddin University | 1 |
| Nia Astarina Mas’ud | Hasanuddin University | 1 |
| Slamet Sampurno S. | Hasanuddin University | 1 |
| Haeranah Haeranah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Inayah Ismaniar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syamsuddin Muchtar | Hasanuddin University | 1 |
| Audyna Mayasari Muin | Hasanuddin University | 1 |
| - Budiyanto | Universitas Halu Oleo | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.