Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE ASOSIASI DI SEKITAR AREA TAMBAK DESA BALANDATU KEPULAUAN TANAKEKE KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 2 No. 1 (2017) · pp. 21–34

DOI
10.20956/bioma.v2i1.1496
ISSN
2548-6659, 2528-7168
Published
2017-03-17
Publisher
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Penelitian tentang struktur komunitas mangrove asosiasi di sekitar area tambak telah dilakukan pada bulan Mei-Desember 2016 di Desa Balandatu Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, kerapatan, frekuensi, penutupan, INP, SDR (Standard Dominance Rasio), dan penyebaran mangrove asosiasi di daerah tersebut, serta membandingkan struktur komunitas mangrove asosiasi di daerah tambak dan non tambak. Pengambilan dilakukan dengan metode purposive sampling menggunakan transek sabuk di daerah tambak dan transek kuadrat di daerah non tambak. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif untuk mendapatkan nilai SDR (Standard Dominance Rasio). Data penyebaran spesies dihitung berdasarkan Indeks Morisita. Dari hasil pengambilan data diperoleh 36 spesies mangrove asosiasi dari 22 familia, terdiri dari 11 spesies (7 familia) di daerah tambak dan 26 spesies (19 familia) di daerah non tambak. Nilai SDR tertinggi dari 5 stasiun di daerah tambak terdapat di stasiun 1 ditemukan pada rumput Fimbristylis cymosa dengan nilai 100%, sedangkan di daerah non tambak nilai SDR tertinggi ditemukan di stasiun 3 pada semak Kirinyu Eupatorium odoratum dengan nilai 75,48 %. Mangrove asosiasi umumnya memiliki pola penyebaran mengelompok. Dapat disimpulkan bahwa mangrove assosiasi di daerah non tambak dan tambak memiliki struktur komunitas berbeda dengan penyebaran mengelompok. Kata kunci: Struktur komunitas, mangrove asosiasi, Desa Balandatu, Tanakeke, Sulawesi Selatan

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Magdalena LitaayAffiliation unknown7
Willem MokaAffiliation unknown4
Syahribulan SyahribulanAffiliation unknown3
Khairul AmriAffiliation unknown2
Rosana AgusAffiliation unknown2
Eva JohannesAffiliation unknown2
Syilvia SjamAffiliation unknown2
Fahruddin FahruddinSunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta2
Eddy SoekendarsiAffiliation unknown2
Munif Said HasanAffiliation unknown2
AmbengAffiliation unknown2
Marwa DevianaAffiliation unknown1
Nur HaedarAffiliation unknown1
Erviana TahirAffiliation unknown1
Risco G BudjiAffiliation unknown1
Nadiarti NurdinAffiliation unknown1
Yusran Nurdin MassaAffiliation unknown1
Amrullah SalehAffiliation unknown1
Ilham IlhamAffiliation unknown1
Jennyta Dhewi Darmansyah TanjungAffiliation unknown1
Jennyta Dhewi Darmansyah TanjungAffiliation unknown1
Mahatma LanuruAffiliation unknown1
Zohra HasyimAffiliation unknown1
Robin Elni RosadAffiliation unknown1
Paramitha SariAffiliation unknown1
Febriyanti AngreniAffiliation unknown1
Willeum MokaAffiliation unknown1
Sri Ervina AzimaAffiliation unknown1
Wahyulfatwatul UASAffiliation unknown1
M. Ruslan UmarAffiliation unknown1
Tri SutrisnaAffiliation unknown1
Sri SuhadiyahAffiliation unknown1
Farhan Farhan Syah Rafli PasolongAffiliation unknown1
Agus Rahman Eka Putra AbasAffiliation unknown1
Muhammad Ruslan UmarAffiliation unknown1
Dian AhmadoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE ASOSIASI DI SEKITAR AREA TAMBAK DESA BALANDATU KEPULAUAN TANAKEKE  KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Annisa, Riska</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Priosambodo, Dody</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salam, Muhtadin Asnadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Santosa, Slamet</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian tentang struktur komunitas mangrove asosiasi di sekitar area tambak telah dilakukan pada bulan Mei-Desember 2016 di Desa Balandatu Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, kerapatan, frekuensi, penutupan, INP, SDR (Standard Dominance Rasio), dan penyebaran mangrove asosiasi di daerah tersebut, serta membandingkan struktur komunitas mangrove asosiasi di daerah tambak dan non tambak. Pengambilan dilakukan dengan metode purposive sampling menggunakan transek sabuk di daerah tambak dan transek kuadrat di daerah non tambak. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif untuk mendapatkan nilai SDR (Standard Dominance Rasio). Data penyebaran spesies dihitung berdasarkan Indeks Morisita. Dari hasil pengambilan data diperoleh 36 spesies mangrove asosiasi dari 22 familia, terdiri dari 11 spesies (7 familia) di daerah tambak dan 26 spesies (19 familia) di daerah non tambak. Nilai SDR tertinggi dari 5 stasiun di daerah tambak terdapat di stasiun 1 ditemukan pada rumput Fimbristylis cymosa dengan nilai 100%, sedangkan di daerah non tambak nilai SDR tertinggi ditemukan di stasiun 3 pada semak Kirinyu Eupatorium odoratum dengan nilai 75,48 %.  Mangrove asosiasi umumnya memiliki pola penyebaran mengelompok. Dapat disimpulkan bahwa mangrove assosiasi di daerah non tambak dan tambak memiliki struktur komunitas berbeda dengan penyebaran mengelompok. Kata kunci: Struktur komunitas, mangrove asosiasi, Desa Balandatu, Tanakeke, Sulawesi Selatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/1496</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bioma.v2i1.1496</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR; Vol. 2 No. 1 (2017); 21-34</dc:source>
	<dc:source>2548-6659</dc:source>
	<dc:source>2528-7168</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/1496/852</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 BIOMA : Jurnal Biologi Makassar</dc:rights>
</oai_dc:dc>