Jurnal
Keanekaragaman Hayati Kupu-kupu Berbasis Pelestarian Lingkungan di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 4 No. 2 (2019) · pp. 145–152
- ISSN
- 2548-6659, 2528-7168
- Published
- 2019-07-03
- Publisher
- Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
- Language
- en
Abstract
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung adalah salah satu habitat kupu-kupu di Sulawesi Selatan. Sejak beberapa tahun yang lalu terjadi penurunan populasi kupu-kupu yang sangat cepat karena kerusakan hutan dan perburuan liar oleh masyarakat. Tujuan penelitian yang telah dilakukan adalah mempelajari habitat dan preferensi kupu-kupu terhadap tumbuhan pakan di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode survei dengan pemasangan transek berdasarkan habitat kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung Kabupaten Maros mulai bulan Juli sampai September 2017. Hasil pengamatan habitat kupu-kupu menunjukkan kupu-kupu paling banyak berada di lapangan terbuka yakni 18 ekor (35.3%), 12 ekor (23.5%) berada di hutan sekunder dan 6 ekor (11.8%) memilih berada dekat aliran air. Berdasarkan fungsi tumbuhan, 3 famili kupu-kupu menunjukkan preferensi terhadap tumbuhan penghasil nektar dan 4 famili kupu-kupu memilih tumbuhan penghasil daun untuk meletakkan telurnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lapangan terbuka (mating area) dan hutan sekunder merupakan habitat yang paling disukai oleh kupu-kupu untuk perkembangannya. Caesalpinia pulcherrima dan Clerodendron japonicum dapat digunakan sebagai sumber nektar kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Untuk jangka panjang diperlukan kerjasama antara Perguruan Tinggi, pemerintah daerah dan instansi terkait dalam melakukan pelestarian lingkungan hidup kupu-kupu di Sulawesi Selatan.Kata kunci: Bantimurung, habitat, keanekaragaman hayati, kupu-kupu, tumbuhan pakan
Collaboration network of the authors
31 authors · 91 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Sriwijaya University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Syatrawati Syatrawati | Affiliation unknown | 3 |
| Prihatin - | Affiliation unknown | 2 |
| Nur Indah Lestari | Affiliation unknown | 2 |
| Suleha Thamrin | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Sabir | Affiliation unknown | 1 |
| Asmawati Asmawati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Fatahuddin Fatahuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Rosi Widarawati | Affiliation unknown | 1 |
| Nurfadila Nurfadila | Affiliation unknown | 1 |
| Kartini Kartini | Affiliation unknown | 1 |
| ITJI DIANA DAUD | Affiliation unknown | 1 |
| Nurul Wirid annisaa | Affiliation unknown | 1 |
| Jumardi | Affiliation unknown | 1 |
| Nirma Septia Ramlan | Affiliation unknown | 1 |
| Victoria Coo Lea | Affiliation unknown | 1 |
| Ahdin Gassa1 | Affiliation unknown | 1 |
| Sri Nur Aminah1 | Affiliation unknown | 1 |
| Kusdini Kusdini | Affiliation unknown | 1 |
| Nurul Wiridannisaa | Affiliation unknown | 1 |
| Erwin Erwin | Sriwijaya University | 1 |
| M. Bayu Mario | Affiliation unknown | 1 |
| Satriani Gassing | Affiliation unknown | 1 |
| Nurfalah Asa’Diyah | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Junaid | Affiliation unknown | 1 |
| Eirene Brugman | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Wirahadikusuma Azis | Affiliation unknown | 1 |
| Wardani Syahrani | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.