Jurnal
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI GEN pneumcoccal surface adhesin A (psaA) SEBAGAI FAKTOR VIRULENSI Streptoccus pneumoniae
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 5 No. 1 (2019) · hlm. 27–33
- ISSN
- 2548-6659, 2528-7168
- Terbit
- 2019-12-31
- Penerbit
- Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
- Bahasa
- en
Abstrak
Streptococcus pneumoniae (pneumokokus) merupakan flora normal pada traktus respiratorius atas yang juga dapat menjadi bakteri patogen penyebab invasive Pneumococcal Disease (IPD) seperti pneumoniae, otitis media, dan meningitis. Namun belum banyak yang melaporkan kejadian oleh bakteri ini pada penderita IPD khususnya di Kota Makassar. Belum ada metode gold standar dalam mengidentifikasi pneumokokus menjadi salah satu faktor sulitnya menegakkan diagnosis terkait dengan bakteri ini. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kinerja metode pemeriksaan baik dengan menggunakan metode konvensioanl (bakteriologi kultur) dan metode molekuler dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam mengisolasi dan identifikasi gen psaA sebagai faktor virulensi. Metode yang digunakan secara konvensional adalah mikroskopis, kultur, dan uji biokimia dimana hasilnya mengarahkan pada spesies Streptococcus kemudin dilakukan uji susptibility dengan opthocin sedangkan untuk metode molekuler digunakan teknik PCR sebagai pembanding. Diperoleh hasil uji Opthocin 3 (12%) sampel yang sensitive kemudian dilanjutkan dengan melakukan amplifikasi PCR gen PsaA menggunakan primer spesifik maka diperoelh juga pita dengan ukuran 834 bp yang menunjukkan bahwa pada ke-3 (100%) isolate S.pneumoniae terdeteksi gen PsaA Kata kunci: Sputum, psaA, PCR, Streptococcus pneumoniae
Jaringan kolaborasi para penulis
39 penulis · 117 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Halu Oleo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ahyar Ahmad | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sitti Marwah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Niken Pujirahayu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nurhayati Hadjar | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Zakiah Uslinawaty | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sahindomi Bana | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nurnaningsih Hamzah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Abigael Kabe | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Agus Setiawan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sartini Sartini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yenti Purnamasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Faisal Attamimi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Waode Suarni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| La Ode Surazal Qalbi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M Natsir Djide | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Subhan A. Sibadu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Muhlisa Mus | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Arsyad | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Amin Nur | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yunus Musa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Burhanuddin Rasyid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muh. Jayadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abd. Haris Bahrun | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Fuad Anshori | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Achmad Kautsar Baharuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Nur Asrinawaty | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizalinda Sjahril | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rusdianto Rusdianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lokita Purnamasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Irawaty Djaharuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Asriyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bachtiar Murtala | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Amelia Bachtiar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Alfian Zainuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rosana Agus | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Zulkifli AS | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.