Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Fluktuasi Populasi Wereng Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) pada Tiga Macam Varietas Tanaman Padi (Oryza sativa L.)

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 161–168

DOI
10.20956/bioma.v5i2.10280
ISSN
2548-6659, 2528-7168
Published
2020-06-30
Publisher
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Tujuan penelitian adalah mempelajari fluktuasi populasi wereng coklat (Nilaparvata lugens Stal) yang dibiakkan pada tanaman padi Inpari 2, Inpari 31 dan Taichung Native 1 (TN 1). Percobaan berupa perbanyakan serangga dan pengujian tiga varietas padi dilaksanakan di Biringkanaya kota Makassar mulai bulan Februari sampai dengan Juni 2019. Percobaan menggunakan tiga macam varietas padi yakni: Inpari 2, Inpari 31 dan TN 1. Sebanyak 30 benih setiap varietas padi disebarkan dalam ember berlabel (diameter = 24 cm, tinggi = 15 cm) berisi tanah basah dan pupuk urea (2:1). Di atas ember dibuat sungkup dari plastik mika (diameter = 28 cm, tinggi = 45 cm) yang bagian atasnya ditutup dengan kain tile. Wereng coklat sebagai serangga uji diambil dari Kebun Percobaan Loka Balai Penelitian Penyakit Tungro, Kabupaten Sidrap. Wereng coklat dibiakkan dalam kurungan segi empat berkerangka kayu bertutup kain tile (60 cm x 60 cm x 60 cm) berisi tanaman padi sebagai sumber pakan dan tempat meletakkan telur. Ketiga varietas padi masing-masing diinfestasikan dengan 3 pasang wereng coklat berumur 2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi wereng coklat mulai ditemukan pada tanaman padi varietas Inpari 2 dan TN 1 saat 9 hari setelah infestasi (HSI), sedangkan TN 1 saat 10 HSI. Penurunan populasi wereng coklat mulai terlihat pada tanaman padi Inpari 31 dan TN 1 saat 12 sampai 19 HSI, sedangkan Inpari 2 menurun populasi wereng coklatnya saat 11 sampai 19 HSI. Kesimpulan dari percobaan adalah: fluktuasi populasi wereng coklat tertinggi masing-masing terdapat pada tanaman padi varietas TN 1 (saat 11 HSI) dengan jumlah 122 ekor, Inpari 2 saat 10 HSI dengan jumlah 80 ekor dan Inpari 31 saat 11 HSI dengan jumlah 55 ekor.Kata Kunci: Inpari 2, Inpari 31, TN 1, wereng coklat, padi

Collaboration network of the authors

22 authors · 54 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tamrin AbdullahAffiliation unknown3
Andi NasruddinAffiliation unknown2
Ahdin GassaAffiliation unknown2
Syatrawati SyatrawatiAffiliation unknown2
Asmawati AsmawatiUniversitas Halu Oleo1
Nur Indah LestariAffiliation unknown1
Etik Wukir TiniAffiliation unknown1
Dindy Darmawati PutriAffiliation unknown1
Irene Kartika Eka WijayantiAffiliation unknown1
Budi PrakosoAffiliation unknown1
Risqa NailaAffiliation unknown1
Ferawati FerawatiAffiliation unknown1
Yuli PurbaningsihAffiliation unknown1
Masitah masitahAffiliation unknown1
Campina Illa PrihantiniAffiliation unknown1
Ramlah SalehAffiliation unknown1
Erik HardiantiAffiliation unknown1
Dini SolihahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Fluktuasi Populasi Wereng Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) pada Tiga Macam Varietas Tanaman Padi (Oryza sativa L.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ngatimin, Sri Nur Aminah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fatahuddin, Fatahuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widarawati, Rosi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurfadila, Nurfadila</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan penelitian adalah mempelajari fluktuasi populasi wereng coklat (Nilaparvata lugens Stal) yang dibiakkan pada tanaman padi Inpari 2, Inpari 31 dan Taichung Native 1 (TN 1). Percobaan berupa perbanyakan serangga dan pengujian tiga varietas padi dilaksanakan di Biringkanaya kota Makassar mulai bulan Februari sampai dengan Juni 2019. Percobaan menggunakan tiga macam varietas padi yakni : Inpari 2, Inpari 31 dan TN 1. Sebanyak 30 benih setiap varietas padi disebarkan dalam ember berlabel (diameter = 24 cm, tinggi = 15 cm) berisi tanah basah dan pupuk urea (2:1). Di atas ember dibuat sungkup dari plastik mika (diameter = 28 cm, tinggi = 45 cm) yang bagian atasnya ditutup dengan kain tile. Wereng coklat sebagai serangga uji diambil dari  Kebun Percobaan Loka Balai Penelitian Penyakit Tungro, Kabupaten Sidrap. Wereng coklat dibiakkan dalam kurungan segi empat berkerangka kayu bertutup kain tile (60 cm x 60 cm x 60 cm) berisi tanaman padi sebagai sumber pakan dan tempat meletakkan telur. Ketiga varietas padi masing-masing diinfestasikan dengan 3 pasang wereng coklat berumur 2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi wereng coklat mulai ditemukan pada tanaman padi varietas Inpari 2 dan TN 1 saat 9 hari setelah infestasi (HSI), sedangkan TN 1 saat 10 HSI. Penurunan populasi wereng coklat mulai terlihat pada tanaman padi Inpari 31 dan TN 1 saat 12 sampai 19 HSI, sedangkan Inpari 2 menurun populasi wereng coklatnya saat 11 sampai 19 HSI. Kesimpulan dari percobaan adalah : fluktuasi populasi wereng coklat tertinggi masing-masing terdapat pada tanaman padi varietas TN 1 (saat 11 HSI) dengan jumlah 122 ekor, Inpari 2  saat 10 HSI dengan jumlah 80 ekor dan Inpari 31 saat 11 HSI dengan jumlah 55 ekor.Kata Kunci : Inpari 2, Inpari 31, TN 1, wereng coklat, padi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/10280</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bioma.v5i2.10280</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR; Vol. 5 No. 2 (2020); 161-168</dc:source>
	<dc:source>2548-6659</dc:source>
	<dc:source>2528-7168</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/10280/5362</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR</dc:rights>
</oai_dc:dc>