Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

GEN KETAHANAN PENYAKIT PADA FAMILIA ORCHIDACEAE

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 169–175

DOI
10.20956/bioma.v5i2.10570
ISSN
2548-6659, 2528-7168
Published
2020-06-30
Publisher
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Familia Orchidacae memiliki banyak jenis spesies yang terdiri dari 25.000 spesies. Beberapa contoh spesies dari Orchidaceae yaitu diantaranya adalah anggrek bulan, vanilli, anggrek tanah, Dendrobium dan lain-lainnya. Tanaman seperti anggrek dan vanilli terancam kepunahannya. Tanaman anggrek dan vanilli sering terserang oleh jamur patogen yaitu Fusarium oxysporum (Fo) yang dapat menimbulkan penyakit layu tanaman. Pengendalian penyakit yang tidak menimbulkan efek negatif bagi lingkungan sekitarnya yaitu menggunakan kultivar unggul yang resisten terhadap infeksi dari jamur patogen F. oxysporum atau melalui penambahan senyawa- senyawa atau melalui media lainnya. Tujuan review jurnal ini adalah untuk mengetahui senyawa dan gen apa saja yang tahan penyakit pada familia Orchidaceae. Berdasarkan hasil review dari beberapa jurnal dapat diketahui bahwa senyawa-senyawa seperti Asam Fusarat, Asam Salisilat dan PEG 6000 dapat menunjukkan korelasi positif antara ketahanan penyakit terhadap toksin. Gen-gen seperti gen KNAT1, POH 1, TCP, nptII, hpt dan LTP merupakan gen-gen yang tahan terhadap penyakit dan juga gen yang ditemukan dapat mempercepat proses pertumbuhan tanaman. Hasil review beberapa jurnal diperoleh kesimpulan bahwa senyawa yang tahan terhadap penyakit tanaman yaitu Asam Fusarat, Asam Salisilat dan PEG 6000. Gen yang tahan penyakit yaitu gen KNAT1, gen POH 1, gen TCP, gen nptII dan hpt dan gen LTP. Hasil yang didapat tidak hanya tahan terhadap penyakit, tetapi senyawa dan gen tersebut dapat meningkatkan baik pada pertumbuhan seperti daun, bunga dan batang. Kata Kunci: Gen, Ketahanan, Orchidaceae, Penyakit, dan Senyawa

Collaboration network of the authors

40 authors · 83 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Monash University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bambang IrawanMonash University10
YuliantyAffiliation unknown5
Meiliyani SiringoringoAffiliation unknown3
Tundjung Tripeni HandayaniAffiliation unknown3
Mahfut MahfutAffiliation unknown2
Rochmah AgustrinaAffiliation unknown2
Herta M. ManullangAffiliation unknown2
Resta TaniaAffiliation unknown2
Wanda AmeliaAffiliation unknown2
Nurshella AphertaAffiliation unknown2
Asrul SaniAffiliation unknown1
Muhammad SudiaAffiliation unknown1
Adrianus AdrianusAffiliation unknown1
Gardis AndariAffiliation unknown1
Salman FarisiAffiliation unknown1
Christina Nugroho EkowatiAffiliation unknown1
Rizka OktaviaAffiliation unknown1
Nabela H.N. HarfianiAffiliation unknown1
Ris Hadi PurwantoAffiliation unknown1
Evelin PareraAffiliation unknown1
Dwiko Budi PermadiAffiliation unknown1
Djabir HamzahAffiliation unknown1
M. Ilham Eka PutraAffiliation unknown1
Anjelina Frisca Junita PontoAffiliation unknown1
Muh. Idrus TabaAffiliation unknown1
Darnah DarnahAffiliation unknown1
Selsi SelsiAffiliation unknown1
Suhartini IsmailAffiliation unknown1
Retnaningsih RetnaningsihAffiliation unknown1
Refonda Rias AnggiriAffiliation unknown1
Sri Samiati TarjanaAffiliation unknown1
Hanna Novariana Azizah Ni'maAffiliation unknown1
Sarah SarahAffiliation unknown1
vega abresaAffiliation unknown1
Endang Nurcahyani2Affiliation unknown1
Lili ChrisnawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">GEN KETAHANAN PENYAKIT PADA FAMILIA ORCHIDACEAE</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rasmani, Risma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurcahyani, Endang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuningsih, Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sumardi, Sumardi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Familia Orchidacae memiliki banyak jenis spesies yang terdiri dari 25.000 spesies.  Beberapa contoh spesies dari Orchidaceae yaitu diantaranya adalah anggrek bulan, vanilli, anggrek tanah, Dendrobium dan lain-lainnya. Tanaman seperti anggrek dan vanilli terancam kepunahannya. Tanaman anggrek dan vanilli sering terserang oleh jamur patogen yaitu Fusarium oxysporum (Fo) yang dapat menimbulkan penyakit layu tanaman. Pengendalian penyakit yang tidak menimbulkan efek negatif bagi lingkungan sekitarnya yaitu menggunakan kultivar unggul yang resisten terhadap infeksi dari jamur patogen F. oxysporum atau melalui penambahan senyawa- senyawa atau melalui media lainnya. Tujuan review jurnal ini adalah untuk mengetahui senyawa dan gen apa saja yang tahan penyakit pada familia Orchidaceae. Berdasarkan hasil review dari beberapa jurnal dapat diketahui bahwa senyawa-senyawa seperti Asam Fusarat, Asam Salisilat dan PEG 6000 dapat menunjukkan korelasi positif antara ketahanan penyakit terhadap toksin. Gen-gen seperti gen KNAT1, POH 1, TCP, nptII, hpt dan LTP merupakan gen-gen yang tahan terhadap penyakit dan juga gen yang ditemukan dapat mempercepat proses pertumbuhan tanaman. Hasil review beberapa jurnal diperoleh kesimpulan bahwa senyawa yang tahan terhadap penyakit tanaman yaitu Asam Fusarat, Asam Salisilat dan PEG 6000. Gen yang tahan penyakit yaitu gen KNAT1, gen POH 1, gen TCP, gen nptII dan hpt dan gen LTP. Hasil yang didapat tidak hanya tahan terhadap penyakit, tetapi senyawa dan gen tersebut dapat meningkatkan baik pada pertumbuhan seperti daun, bunga dan batang. Kata Kunci : Gen, Ketahanan, Orchidaceae, Penyakit, dan Senyawa </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/10570</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bioma.v5i2.10570</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR; Vol. 5 No. 2 (2020); 169-175</dc:source>
	<dc:source>2548-6659</dc:source>
	<dc:source>2528-7168</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/10570/5474</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR</dc:rights>
</oai_dc:dc>